Tutorial Cara Pemasangan Filter Air Keran Housing

Apakah Anda ingin memasang filter air keran housing tapi tidak tahu bagaimana caranya? Tenang saja! Karena Anda berkunjung ke artikel yang tepat. Di artikel ini, kami akan membahas cara mudah memasang filter air keran housing di wastafel. 

Tentu saja Anda sudah mengetahui apa tujuan dari penggunaan filter air. Tujuan utamanya adalah untuk membuat air air yang ke luar dari keran dapat langsung dikonsumsi tanpa proses memasak atau merebus. 

Jika Anda sudah memiliki satu paket filter air keran housing, berikut cara memasangnya dengan mudah di wastafel: 

1. Persiapkan Alat yang Digunakan

Langkah pertama untuk memasang filter air keran housing adalah dengan mempersiapkan alat yang digunakan. Anda perlu memperhatikan mengenai ukuran yang sebelumnya dipakai, apakah ¾ inci atau ½ inci. Pada tutorial kali ini, kami menggunakan ukuran ½ inci. 

Alat yang dibutuhkan: 

  • Double nipple ½ inci
  • P ½ inci (pastikan yang ada dratnya)
  • Elbow faucet ½ inci (dua buah)
  • Stop keran ½ inci

Alat di atas Anda pasang pada bagian aliran air wastafel, dan berguna untuk membantu jalannya air. 

Selain alat di atas, Anda juga membutuhkan alat tambahan yang akan dipasangkan pada bagian filter air keran housing. Alat tersebut adalah: 

  • Reducer socket ukuran ½ x ¾ inci
  • Sok drat luar ½ inci

Perlu Anda perhatikan bahwa kedua peralatan tersebut tidak ada di dalam paketan filter air keran, sehingga Anda perlu untuk mempersiapkannya sendiri. 

2. Pasang Pengikat Filter Air Keran Housing

Sebelum menyambungkan pipa dari wastafel ke filter air kran housing, Anda perlu untuk memasang pengikat filter air tersebut. Cara adalah dengan meletakkan pengikat filter pada bagian yang telah ditentukan (usahakan dekat dengan wastafel), dan rekatkan dengan bantuan mesin bor. 

3. Gabungkan Antara Pipa Filter Air dan Pipa Wastafel

Langkah terakhir yang perlu Anda lakukan adalah dengan menggabungkan antara pipa dari filter air dan pipa dari wastafel. Pipa dari filter air perlu Anda pasangkan setelah memasang sok drat luar dan pastikan ukuran yang dibutuhkan tepat. Jika kepanjangan, potonglah pipa tersebut. Jangan lupa untuk membersihkan sisi-sisi pipa yang sudah dipotong sehingga tidak akan terbawa oleh air. 

Setelah itu, sambungkan kedua pipa. Usahakan sambungan tersebut lurus, sehingga air tidak akan ke luar. Pastikan pula untuk melepaskan plastik pada filter air kran housing tersebut, dan filter air siap untuk digunakan!

Setelah terpasang, bagaimana cara menggunakannya? 

Cara Menggunakan Filter Air Keran Housing

Anda tidak perlu bingung dengan cara penggunaan filter air keran housing tersebut karena cara penggunaannya sama seperti Anda menggunakan keran air seperti biasa. 

Jika Anda ingin menggunakannya, bukalah stop keran tersebut. Air akan langsung terfilter dan akan ke luar dari selang berwarna biru tersebut. Air yang ke luar adalah air yang sudah siap konsumsi. 

Jika Anda tidak ingin menggunakannya, cukup dengan menutup stop keran wastafel. Mudah bukan? Apakah Anda sudah berhasil memasangnya? 

By |2021-01-03T01:15:20+07:00Oktober 10th, 2020|how to, video post|0 Comments

About the Author:

Saya pendiri dan direktur Nazava Water Filters. Misi kami adalah menyediakan air minum yang aman dan terjangkau bagi semua orang di manapun dengan menjual filter air yang terbaik dan yang paling terjangkau. Pangkalan Nazava terletak di Indonesia, sebuah negara dengan 250 juta orang. Kami menjual teknologi yang telah menang penghargaan kami secara lokal maupun ke negara lain. Saya sangat bersemangat untuk menjual filter air minum karena saya suka mendengar cerita tentang bagaimana produk kami membuat konsumen kita hidup lebih nyaman dan lebih sehat. Terlahir di Fryslân (Belanda Utara) Saya penggemar ice skating dan bersepeda (baik untuk bersenang-senang maupun untuk perjalanan pulang-pergi). Saya sangat senang bisa menjadi lulusan Wageningen University (universitas terbaik ke-64 menurut World University Rankings dan salah satu universitas Pertanian terbaik di dunia) dimana saya mempelajari penggunaan lahan tropis. Ini mungkin tampak jauh dari pekerjaan saya saat ini tapi keduanya menyangkut kebutuhan dasar. Selama studi saya, saya menyadari bahwa perbaikan teknologi terbaik untuk petani sekala kecil harus menjadi penghematan tenaga kerja terlebih dahulu, pendapatan menghasilkan kedua dan mengurangi risiko ketiga. Saya menerapkan prinsip yang sama saat mengembangkan filter Air Nazava. Selama studi saya, saya mendirikan Resilience BV, kami mulai melakukan proyek di tanah subur yang misterius di Amazon (Terra Preta) dan dinamika spiral kemiskinan di Sub Sahara Afrika. Setelah memulai Nazava, saya hanya terlibat sebagai manajer keuangan untuk Resilience BV. Untungnya Ketahanan memenangkan hibah besar untuk mulai menjual filter Air Nazava di Ethiopia.

Leave A Comment

Go to Top