Loading...

Saat ini di Indonesia sedang musim kemarau. Musim kemarau selalu menjadi masa yang sulit untuk pengguna air sumur yang suka kering dan kalau masih ada air seringkali kualitas air berubah. Saya sendiri juga pengguna sumur dangkal di rumah saya.  Kualitas air tentu saja menjadi lebih buruk dan air tinggal sedikit. Tapi dengan cara menghemat air dan penggunaan filter air minum Nazava saya tidak perlu beli air selama musim kemarau.

1 Air sumur berubah

Pada saat musim kering Customer Service Nazava dapat banyak pertanyaan mengenai masalah air masalah air yang sering dialami adalah

  • Air menjadi kuning
  • Air mulai bau
  • Air menjadi keruh

Jadi ternyata seringkali kualitas air berubah pada saat musim kemarau.

1.1 Air menjadi kuning pada musim kemarau

Jika air awalnya jernih kemudian menjadi kuning itu disebabkan oleh kandungan besi dalam air. Itu bukan hal yang aneh karena di tanah memang ada banyak sekali besi. Kenapa kandungan besi lebih tinggi di musim kemarau? Saya coba cari tahu alasannya di majalah sains tapi tidak hanya ada satu penyebabnya.

  • Air dihisap oleh mesin pompa dari lapisan lebih dalam yang mengandung besi lebih banyak
  • Pada musim hujan kandungan besi diencerkan oleh air hujan sehingga pada musim kemarau lebih “kental”
  • Perubahan tingkat keasaman atau pH
  • Aliran air tanah berubah pada musim kemarau

Solusi air kuning pada musim kemarau

1.2 Air menjadi keruh pada musim kemarau

Memang banyak hal yang bisa menyebabkan air menjadi keruh. Mungkin ujung saluran pipa di dalam sumur terlalu dekat ke tanah.  Mungkin dinding sumur rusak sehingga tanah masuk ke dalam air.

Solusi untuk air keruh pada saat musim kemarau

  • Untuk mengatasi masalah air keruh sebaiknya kondisi sumur diperiksa dulu, apakah ada kebocoran? Apakah pipa terlalu dalam?
  • Solusi air keruh pasang filter. Untuk air minum kami tetap rekomendasikan filter air Nazava Riam. Air keruh pasti akan jernih. Untuk kebutuhan mandi dan cuci ada paket yang awet terdiri dari tabung FRP diisi I pasir silika dan paket murah terdiri dari anti lumpur plus housing .

1.3 Air sumur mulai bau pada saat kemarau.

Seringkali operator customer service dihubungi oleh saudara yang mengalami air sumur yang mulai bau got. Pada saat diperiksa lebih lanjut oleh tim Nazava ternyata ini biasanya karena ada kontaminasi dari tangki septik atau saluran air limbah. Makanya solusi di sini adalah pastikan air limbah dari tangki septik maupun dari got tidak bisa mendekati sumur Anda!

Solusi sumur bau pada saat kemarau

2 Masalah Sumur kering

Sumur dangkal lebih rentan kering pada musim kemarau daripada sumur bor yang lebih dalam. Mengapa? Sumur-sumur dangkal dan yang digali dengan tangan sering kali mengering lebih dulu saat kekeringan. Sumur yang lebih dalam mungkin lebih lambat untuk diderita tetapi dibutuhkan waktu lebih lama untuk pulih setelah kekeringan terjadi.

Selama kondisi kekeringan, sangat penting untuk mengukur konservasi air Anda. Beberapa pemilik rumah yang bergantung pada sumur pribadi tidak mulai mengkonservasi air ketika kondisi kekeringan terjadi tetapi pada kenyataannya mereka harus melakukannya sebelum kondisinya mulai berlaku.

2.1 Cara Mudah Menghemat Air di Rumah Anda

  1. Mengurangi siraman tanaman
  2. Jangan lupa mematikan Keran
  3. Memperbaiki Kebocoran
  4. Batasi Waktu Mandi
  5. Menggunakan Keran Hemat air
  6. Gunakan Air Kembali (air cuci buah buat air siram bungga contonya)

2. 2 Solusi jangka Panjang: buatlah sumur resapan

Sumur resapan sendiri jika kita ulang sedikit supaya segar dalam ingatan kita, adalah salah satu cara menanggulangi banjir akibat curah hujan. Air hujan ditampung dan ‘ditanamkan’ ke dalam tanah dengan sumur resapan ini. Akibatnya, cadangan air tanah bertambah kuantitasnya. Kita jadi memiliki cadangan air di dalam sumur kita, khususnya pada saat musim kemarau tiba. Ide sederhana yang cukup brilliant, bukan? Kadang ide sederhana ternyata adalah solusi yang kita cari selama ini! Bacah lebih disini: https://www.klopmart.com/article/detail/cara-membuat-sumur-resapan

Produk Nazava untuk mengatasi masalah sumur di musim kemarau

  • Sale!

    filter air minum Nazava Riam

    Rp 430.000 Rp 387.000
    • Filter air minum untuk rumah tangga yang paling laris
    • Menjadikan air mentah dapat langsung diminum tanpa perlu direbus
    • Penggunaannya tidak memerlukan listrik atau sumber tenaga lainnya
    • 100% bebas bakteri
    • Lebih hemat dibandingkan air isi ulang
    • Desain oleh Delft University , Belanda yang elegan dan modern
    • Dilengkapi dengan Keramik Filter Horizontal

Masalah sumur? Pelajari ini

MASALAH AIR SUMUR DAN CARA MENGATASI

baca lebih

kurang yakin dengan air isi ulang

4 Saran untuk pilih tempat jualan air isi ulang

baca lebih

sakit perut?

Menghindari dan Mengatasi Diare

baca lebih
By |2019-10-25T09:05:04+07:00September 26th, 2019|bagaimana caranya|0 Comments

About the Author:

Saya pendiri dan direktur Nazava Water Filters. Misi kami adalah menyediakan air minum yang aman dan terjangkau bagi semua orang di manapun dengan menjual filter air yang terbaik dan yang paling terjangkau. Pangkalan Nazava terletak di Indonesia, sebuah negara dengan 250 juta orang. Kami menjual teknologi yang telah menang penghargaan kami secara lokal maupun ke negara lain. Saya sangat bersemangat untuk menjual filter air minum karena saya suka mendengar cerita tentang bagaimana produk kami membuat konsumen kita hidup lebih nyaman dan lebih sehat. Terlahir di Fryslân (Belanda Utara) Saya penggemar ice skating dan bersepeda (baik untuk bersenang-senang maupun untuk perjalanan pulang-pergi). Saya sangat senang bisa menjadi lulusan Wageningen University (universitas terbaik ke-64 menurut World University Rankings dan salah satu universitas Pertanian terbaik di dunia) dimana saya mempelajari penggunaan lahan tropis. Ini mungkin tampak jauh dari pekerjaan saya saat ini tapi keduanya menyangkut kebutuhan dasar. Selama studi saya, saya menyadari bahwa perbaikan teknologi terbaik untuk petani sekala kecil harus menjadi penghematan tenaga kerja terlebih dahulu, pendapatan menghasilkan kedua dan mengurangi risiko ketiga. Saya menerapkan prinsip yang sama saat mengembangkan filter Air Nazava. Selama studi saya, saya mendirikan Resilience BV, kami mulai melakukan proyek di tanah subur yang misterius di Amazon (Terra Preta) dan dinamika spiral kemiskinan di Sub Sahara Afrika. Setelah memulai Nazava, saya hanya terlibat sebagai manajer keuangan untuk Resilience BV. Untungnya Ketahanan memenangkan hibah besar untuk mulai menjual filter Air Nazava di Ethiopia.

Leave A Comment