Video terkait Cara Melindungi Keluarga dari Diare

Diare atau yang akrab sebagai sakit perut atau mencret menjadi penyakit yang paling marak muncul di Indonesia, kehadiran water filter bisa jadi salah satu solusi utama, karena penyebab utama diare adalah konsumsi air yang kotor atau tidak layak minum. Oleh karenanya kita perlu sama-sama tahu bagaimana cara mudah lindungi keluarga dari diare dengan memanfaatkan filter air minum atau water filter sebagai teknologi wajib yang harus ada di rumah.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan RI angka prevalensi penyakit diare nasional mencapai 12,3 persen pada 2018. Tapi, ada kabar baik bahwa angka tersebut menurun pada 2019 menjadi 4,5 persen.

Penyakit yang menyerang saluran pencernaan ini memang sering terjadi pada penduduk Indonesia, dan tidak terkecuali terjadi pada anak-anak anak-anak. Tapi, sangat disayangkan penyakit ini pun sering disepelekan oleh masyarakat, padahal bukan tidak mungkin apabila tidak mendapatkan pengalaman yang tepat maka penyakit ini akan menyebabkan kematian. 

Lebih jauh tentang diare di Indonesia bisa menuju ke artikel Kemenkes RI, klik di sini.

Diare pada Bayi dan Anak-anak

Diare bisa menjangkit siapa saja, tidak hanya orang Dewasa. Apabila diare atau mencret yang terus-menerus menjangkit anak-anak, ini yang menjadi tantangan. Pertama, sangat sulit bagi mereka mengatur asupan minum agar tak kekurangan cairan. Kedua, penyakit ini bisa memicu penurunan kesadaran, kejang, kerusakan otak, bahkan kematian. Adapun cara mengatasi diare pada anak bisa dilakukan sebagai berikut.

Namun ada yang perlu diperhatikan terkait pemberian air putih pada bayi karena memiliki risiko tersendiri, salah satunya perut kembung dan keracunan air karena sistem tubuhnya belum mampu melawan bakteri.

Berdasarkan data Departemen Kesehatan RI tahun 2007 kelompok usia yang paling rentan terkena penyakit diare adalah balita, mencapai 16,7 persen. Selain itu fakta lain berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa prevalensinya lebih mudah menjangkit anak-anak yang tinggal di rumah tanpa akses air bersih, yaitu mencapai 18,4 persen.

Pelajari lebih lanjut tentang diare pada anak-anak di sini.

Penyebab Penyakit

Terdapat beberapa penyebab yang melatarbelakangi penyakit diare atau mencret, secara umum penyebabnya karena konsumsi air yang tidak layak (tercemar) yang mengandung bakteri seperti e-coli atau mengandung zat dalam kadar yang tinggi seperti halnya zat kapur. Bakteri e-coli dan zat kelebihan zat kapur menjadi dua hal yang paling umum ditemukan, di luar hal tersebut masih terdapat daftar panjang zat organik maupun anorganik yang dapat merusak kualitas air minum.

Penyebab diare berdasarkan WebMD:

  1. Infeksi virus, parasit dan bakteri
  2. Efek samping minuman beralkohol 
  3. Alergi makanan
  4. Diabetes 
  5. Penyakit usus 
  6. Efek samping obat pencahar 
  7. Aktivitas kelenjar tiroid 
  8. Efek samping pengobatan kanker 
  9. Operasi pada sistem pencernaan 
  10. Gangguan kesulitan menyerap nutrisi tertentu

Bagaimana air minum dapat menyebabkan diare?

Masyarakat Indonesia sudah  terbiasa memasak air mentah dan menjadikan air tersebut sebagai air minum. Air yang bisa berasal dari sungai, pegunungan, sumur, dan PDAM. Masyarakat percaya bahwa proses pemasakan mampu mematikan berbagai jenis kuman di dalam air. Jika kuman belum mati secara sempurna maka akan menyebabkan diare atau mencret.

Fakta merebus air:

Proses mendidihkan air harus menunggu hingga 3 menit, karena jika kurang dari kurun waktu tersebut maka sebenarnya masih terdapat kuman di dalamnya. Apalagi jika penyimpanan air yang telah matang  di tempat yang kurang bersih dan tidak tertutup. Masyarakat Indonesia sering melakukan ini dengan tujuan untuk mempercepat pendinginan air. Padahal, hal itulah yang menyebabkan kuman kembali mengkontaminasi air minum dan bisa membahayakan kesehatan.

Solusi Mudah: Air Minum Berkualitas dengan Filter Air!

Penyaring milik saya alirannya kecil bahkan tidak mengalir sama sekali/menyaring terlalu cepat, apa yang harus saya lakukan?

Gambar 1. Fiter Air Nazava tipe Riam

Dari permasalahan tersebut, Nazava menciptakan filter air minum yang dapat membantu untuk menyaring zat-zat berbahaya serta kuman yang terdapat pada air. Sehingga, air tersebut layak konsumsi tanpa perlu proses pemasakan. Jenis air apa saja yang bisa disaring oleh Filter Air Nazava bisa dipelajari di sini. Dapatkan Filter Riam untuk kebutuhan keluarga di sini.

Akses terhadap air minum sehat yang layak konsumsi menjadi solusi utama dari kemungkinan terjangkit penyakit diare. Selain itu, mencukupkan kebutuhan cairan dalam tubuh menjadi salah satu faktor yang mampu memperbaiki kondisi tersebut, karena penderita diare harus menghindari dehidrasi. Maka menjadi suatu keharusan untuk memperbanyak minum air putih.

Banyak pendekatan  untuk melakukan pengentasan penyakit diare di Indonesia, Nazava menjadi salah satu perusahaan yang turut membantu untuk mempersingkat proses pengolahan air hingga menjadi layak konsumsi. Yuk pelajari ciri-ciri air layak minum.

Mengapa rasa air milik saya seperti logam/aneh?

Gambar 2. Ilustrasi Minum Air Berkualitas

Filter air Nazava telah melalu proses pengujian di 30 laboratorium di dalam dan luar negeri, secara klinis terbukti dapat menghilangkan kuman serta zat-zat berbahaya pada air baku. Selain mendapatkan air minum yang bersih, penggunaan Nazava juga dapat menghemat pengeluaran keluarga setiap bulannya. Filter air Nazava, pilihan tepat untuk lindungi keluarga! Lebih lanjut tentang produk Filter Air Nazava.