Pertanyaan sering ditanyakan FAQ seputar filter air minum2021-01-16T08:15:42+07:00

FAQ | Pertanyaan yang sering diajukan mengenai Nazava

Berapa harga filter air sumur bor2021-01-23T21:36:07+07:00

Filter Silika

  • Cocok digunakan untuk mengatasi permasalahan air sumur yang keruh
  • Dilengkapi dengan 3-way-valve sehingga mudah untuk dibersihkan
  • Produk ini sanggat awat, selama dirawat bisa tahan 10 tahun
  • Tabung terbuat dari fiberglass yang aman, ringan serta tahan
  • Kecepatan penyaringan 800 liter/jam.Lihat selengkapnya >>
Cara mengatasi air sumur bau2021-01-23T21:33:17+07:00

Air sumur yang berbau amis, tidak sedap disebabkan karena faktor bakteri dan kadar H2S yang tinggi. Faktor tersebut umumnya terjadi karena sumber air atau sumur dibuat terlalu dekat dengan septic tank atau tempat pembuangan kotoran. Hal ini mungkin terjadi karena kesalahan teknis atau human error atau bisa jadi karena penurunan kualitas dari struktur tanah. Selain itu, air berbau juga bisa disebabkan karena kesalahan pembuatan sumur serapan atau terdapat tanaman yang tertimbun pada lapisan tanah jauh sebelum sumur dibuat, dan bisa saja dulunya daerah itu bekas sawah, rawa, atau hutan.

Solusi:

Umumnya, air yang berbau ini dapat diatasi menggunakan saringan pasir silika. Jika tidak mampu, kami menyarankan untuk menguji kadar H2S (hydrogensulfida), besi dan juga mangan yang terkandung dalam air. Jika kadar H2S tinggi, tapi besi dan mangan rendah, maka kami menyarankan untuk menggunakan Penjernih Air Nazava Silika dan Penjernih Air Nazava Karbon.

Baca selengkapnya >>

Kenapa air sumur bau comberan2021-01-23T21:30:55+07:00

Air sumur yang berbau amis, tidak sedap disebabkan karena faktor bakteri dan kadar H2S yang tinggi. Faktor tersebut umumnya terjadi karena sumber air atau sumur dibuat terlalu dekat dengan septic tank atau tempat pembuangan kotoran. Hal ini mungkin terjadi karena kesalahan teknis atau human error atau bisa jadi karena penurunan kualitas dari struktur tanah. Selain itu, air berbau juga bisa disebabkan karena kesalahan pembuatan sumur serapan atau terdapat tanaman yang tertimbun pada lapisan tanah jauh sebelum sumur dibuat, dan bisa saja dulunya daerah itu bekas sawah, rawa, atau hutan.

Solusi:

Umumnya, air yang berbau ini dapat diatasi menggunakan saringan pasir silika. Jika tidak mampu, kami menyarankan untuk menguji kadar H2S (hydrogensulfida), besi dan juga mangan yang terkandung dalam air. Jika kadar H2S tinggi, tapi besi dan mangan rendah, maka kami menyarankan untuk menggunakan Penjernih Air Nazava Silika dan Penjernih Air Nazava Karbon.

Baca selengkapnya >>

Cara membuat filter air sumur2021-01-23T21:30:06+07:00

Air adalah kebutuhan pokok bagi manusia. Tanpa air, manusia tak dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya. Tercatat manusia membutuhkan air setidaknya 8 liter per hari. Angka tersebut masih sebatas air yang dipakai untuk konsumsi. Belum termasuk air yang digunakan untuk keperluan mandi, cuci, dan kakus. Jumlahnya banyak sekali, hingga mencapai tidak terbatas. Adapun sumber air bersih yang paling banyak digunakan oleh penduduk Indonesia adalah sumur, khususnya masyarakat yang hidup di daerah dataran rendah. Di sini sumur mudah sekali dibuatnya.

Berdasarkan cara pembuatannya, terdapat 2 macam sumur antara lain sumur gali dan sumur bor. Sumur gali adalah sumur yang dibuat hanya cukup dengan menggali saja. Jadi tidak heran kalau kedalamannya hanya sebatas 3-10 m saja. Sedangkan sumur bor dibuat dengan metode pengeboran. Biasanya kualitas air pada sumur bor ini lebih bagus daripada sumur gali sebab kedalamannya yang lebih panjang sehingga dapat menjangkau lapisan air tanah yang lebih jernih. Selain itu, sumur bor juga tidak gampang tercemar oleh perubahan kondisi lingkungan di area sekelilingnya.

Meskipun begitu, bukan berarti sumur bor bebas dari masalah. Seiring dengan bertambahnya usia pakai, sumur tersebut akan mengalami beberapa masalah-masalah tertentu. Contohnya seperti air sumur yang sebelumnya jernih menjadi berwarna kekuning-kuningan, air mengandung endapan, ataupun air sumur yang menjadi berbau. Lebih parahnya lagi adalah ada kandungan minyak atau busa di dalam air sumur tersebut. Air sumur yang mengandung minyak atau busa tentu tidak sehat karena sudah tercemar. Jadi Anda harus berusaha untuk membersihkannya kembali.

Terdapat beberapa metode yang bisa Anda terapkan untuk mengembalikan kualitas air sumur sehingga dapat dikonsumsi dengan aman. Salah satunya yaitu menggunakan saringan yang bisa dirancang secara khusus untuk menyaring air dari kandungan partikel-partikel kotoran yang terlarut di dalamnya. Jika tak mau repot, Anda bisa membeli produk filter yang kini sudah banyak dijual di Indonesia. Namun bila Anda ingin membuatnya sendiri dengan teknik yang sangat sederhana, ikuti panduan ala Arafuru di bawah ini. Ini merupakan filter air sederhana yang bisa kita buat memakai bahan-bahan alami.

ALAT DAN BAHAN :

  • Ember
  • Pasir
  • Kain
  • Ijuk
  • Batu kerikil
  • Batu gepeng
  • Kapas akuarium
  • Keran air
  • Pipa PVC

LANGKAH KERJA :

Siapkan ember yang terbuat dari plastik. Ember ini akan kita gunakan sebagai tempat penampungan air. Jadi kita sengaja memakai bahan plastik agar tak mencemari air di dalamnya. Usahakan pakailah ember yang mempunyai tinggi minimal 50-60 cm serta diameter menyesuaikan. Semakin lebar diameter ember tersebut akan semakin bagus. Sehingga kapasitas air yang bisa ditampungnya per suatu waktu pun akan semakin banyak. Silakan letakkan ember tersebut di tempat yang aman seperti Anda sedang meletakkan tandon air. Disarankan untuk membuat menara air khusus ya.

Buatlah lubang di salah satu dinding bagian dasar ember tersebut dengan ukuran diameter yaitu ½ inci. Lubang ini sendiri berfungsi sebagai tempat saluran air keluar. Kemudian pasang pipa PVC ukuran ½ inci pada lubang tersebut. Agar pipa ini dapat terpasang dengan rapat serta tidak menyisakan lubang-lubang kecil di sekitarnya, Anda bisa memanfaatkan karet bekas ban dalam untuk mengganjalnya. Atau Anda juga dapat menambal lubang tersebut memakai adukan semen maupun dempul yang ditambah dengan waterproof agar bersifat ant-air. Pastikan semuanya tertutup rapat.

Langkah berikutnya adalah memasang keran air pada pipa PVC yang sudah terpasang pada ember plastik ini. Gunakan keran air ukuran ½ inci sama halnya seperti ukuran pipa PVC yang Anda gunakan. Kemudian pasanglah keran tersebut dengan benar. Caranya yaitu Anda harus melilitkan selotip PVC terlebih dahulu di bagian drat keran air. Lilitkan sebanyak 3-5 kali. Kemudian oleskan lem PVC di permukaan drat keran ini serta bagian dalam pipa PVC. Setelah itu, Anda bisa memasang keran tersebut ke pipa PVC. Pasanglah dengan tepat sampai ikatannya benar-benar terjalin kuat ya.

Kini waktunya untuk memasukkan bahan-bahan penyaring yang berguna sebagai air. Adapun urutannya adalah sebagai berikut :

  • Tepat di bagian lubang saluran air di ember bisa dilapisi dengan kapas akuarium di sisi dalamnya. Kapas ini sangat berguna untuk membantu proses penyaringan air pada tahap akhir. Pasanglah kapas dengan kuat agar tidak mudah hanyut terbawa aliran air.
  • Mulai dengan memasukkan batu kerikil setebal 10 cm di bagian ember yang paling dasar. Di sini Anda harus memakai batu kerikil murni ya. Bukan batu kerikil bekas dari ayakan pasir karena itu biasanya bukanlah batu kerikil tetapi hanyalah bongkahan tanah keras.
  • Kemudian masukkan pula ijuk setebal 10 cm dan kain halus setebal 1 cm di bagian atasnya. Anda bisa menumpuk ijuk tepat di atas batu kerikil terlebih dahulu. Susunlah ijuk-ijuk dengan rapi, lalu Anda dapat meletakkan lembaran kain halus di atasnya.
  • Selanjutnya masukkan pasir yang sudah diayak dengan ketebalan hingga 25 cm. Usahakan Anda memakai pasir yang telah dibersihkan ya. Caranya dengan mencuci pasir tersebut beberapa kali sampai air cuciannya bersih dan bebas tanah.
  • Dan terakhir adalah memasukkan sebuah batu gepeng tepat di posisi tengah tumpukan bahan-bahan ini. Batu ini berfungsi untuk memecah aliran air masuk sehingga tekanannya lebih kecil, menyebar ke segala arah, dan tidak merusak susunan bahan-bahan penyaring lain.

Perlu Anda perhatikan dengan baik, semua bahan yang akan digunakan di atas wajib dicuci hingga bersih terlebih dahulu. Jangan pernah Anda memakai bahan yang kotor.

Setelah semua bahan-bahan penyaring air di atas tersusun dengan baik di dalam ember, maka Anda bisa menutup ember tersebut. Pastikan Anda menutupnya dengan rapat. Buatlah lubang dengan diameter ½  inci di tengah tutup ember tadi yang nantinya akan digunakan sebagai saluran air masuk. Pasanglah pipa tetap pada lubang tersebut. Lantas ganjal menggunakan karet bekas ban dalam di setiap bagian sisinya. Saluran pipa ini lalu disambungkan dengan keran air tengah, kemudian dihubungkan lagi dengan pompa air. Sampai di sini, pekerjaan Anda dalam membuat saringan air sederhana pun telah selesai.

PRINSIP KERJA

Prinsip kerja dari saringan ini yaitu pada saat air disedot oleh pompa air, air tersebut akan terangkat naik dan mengalir melalui saluran pipa PVC yang sudah terpasang. Anda dapat membuka keran agar aliran air mampu melewati pipa tersebut, lalu masuk ke dalam ember saringan air. Di dalam ember ini, air akan disaring secara otomatis dengan memanfaatkan gaya gravitasi. Air akan menimpa batu gepeng sehingga alirannya berubah menjadi percikan ke segala arah. Setelah itu, air ini akan melewati lapisan pasir halus, lapisan kain halus, lapisan ijuk, lapisan kerikil, dan lapisan kapas akuarium. Hasilnya ialah air yang keluar melalui pipa saluran pengeluaran air pun menjadi lebih bersih, lebih jernih, dan lebih sehat karea telah melalui serangkaian proses penyaringan yang cukup panjang

Apakah menjernihkan air sumur dengan garam2021-01-23T21:24:35+07:00

Ternyata, garam dapat digunakan untuk menghilangkan bau air sumur. Bumbu dapur yang satu ini memiliki kandungan aktif yang mampu menetralisir penyebab timbulnya bau pada air sumur. Air sumur yang mengeluarkan bau tidak sedap tentu saja sangat mengganggu. Apalagi jika sumur tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari, seisi rumah pasti akan merasa jijik menggunakan air dari dalam sumur tersebut.

Bau Air Sumur

Penyebab umum timbulnya bau tidak sedap adalah bakteri dan kadar H2S yang tinggi. Biasanya, kondisi ini terjadi akibat pembangunan septic tank yang terlalu berdekatan dengan sumur. Bisa juga karena di sekitar sumur terdapat lokasi pembuangan sampah sehingga resapan air dari TPS tersebut mencemari sumur.

Jika memang di sekitar sumur tidak ada septic tank dan pembuangan sampah, maka sudah pasti penyebab utama yang patut dicurigai adalah bakteri dan kadar H2S yang tinggi. Permasalahan ini bisa kita atasi sendiri, yaitu dengan menggunakan garam dapur.

Nah, di bawah ini kami akan menjelaskan mengenai cara menghilangkan bau air sumur dengan garam. Kami akan menjelaskan langkah-langkah yang harus dilakukan agar sumur kita terbebas dari bau yang tidak sedap.

Cara Menghilangkan Bau Air Sumur Dengan Garam

Garam dapur bisa menghilangkan bau tidak sedap yang keluar dari air sumur. Kandungan garam dapur akan menyerap zat-zat yang menyebabkan timbulnya bau tidak sedap pada sumur. Berikut ini adalah langkah-langkah menghilangkan bau air sumur dengan menggunakan garam:

  1. Siapkan satu bungkus garam dapur
  2. Siapakan air bersih sekitar 1 ember
  3. Masukkan setengah bungkus garam dapur ke dalam ember
  4. Aduk hingga garam dan air tercampur dengan baik
  5. Tuangkan seluruh campuran tadi ke dalam sumur
  6. Lihat hasilnya 6 jam kemudian.
  7. Jika masih menimbulkan bau, maka ulangi langkah di atas dengan memasukkan lagi sisa setengah bungkus garam tadi, campurkan air dalam ember.
Berapa harga filter air sumur2021-01-23T21:14:03+07:00

Filter Silika

  • Cocok digunakan untuk mengatasi permasalahan air sumur yang keruh
  • Dilengkapi dengan 3-way-valve sehingga mudah untuk dibersihkan
  • Produk ini sanggat awat, selama dirawat bisa tahan 10 tahun
  • Tabung terbuat dari fiberglass yang aman, ringan serta tahan
  • Kecepatan penyaringan 800 liter/jam.Lihat selengkapnya >>
Cara mengatasi air sumur bau2021-01-23T21:09:13+07:00

Air sumur yang berbau amis, tidak sedap disebabkan karena faktor bakteri dan kadar H2S yang tinggi. Faktor tersebut umumnya terjadi karena sumber air atau sumur dibuat terlalu dekat dengan septic tank atau tempat pembuangan kotoran. Hal ini mungkin terjadi karena kesalahan teknis atau human error atau bisa jadi karena penurunan kualitas dari struktur tanah. Selain itu, air berbau juga bisa disebabkan karena kesalahan pembuatan sumur serapan atau terdapat tanaman yang tertimbun pada lapisan tanah jauh sebelum sumur dibuat, dan bisa saja dulunya daerah itu bekas sawah, rawa, atau hutan.

Solusi:

Umumnya, air yang berbau ini dapat diatasi menggunakan saringan pasir silika. Jika tidak mampu, kami menyarankan untuk menguji kadar H2S (hydrogensulfida), besi dan juga mangan yang terkandung dalam air. Jika kadar H2S tinggi, tapi besi dan mangan rendah, maka kami menyarankan untuk menggunakan Penjernih Air Nazava Silika dan Penjernih Air Nazava Karbon.

Baca selengkapnya >>

Air sumur bau comberan2021-01-23T21:07:54+07:00

Air sumur yang berbau amis, tidak sedap disebabkan karena faktor bakteri dan kadar H2S yang tinggi. Faktor tersebut umumnya terjadi karena sumber air atau sumur dibuat terlalu dekat dengan septic tank atau tempat pembuangan kotoran. Hal ini mungkin terjadi karena kesalahan teknis atau human error atau bisa jadi karena penurunan kualitas dari struktur tanah. Selain itu, air berbau juga bisa disebabkan karena kesalahan pembuatan sumur serapan atau terdapat tanaman yang tertimbun pada lapisan tanah jauh sebelum sumur dibuat, dan bisa saja dulunya daerah itu bekas sawah, rawa, atau hutan.

Solusi:

Umumnya, air yang berbau ini dapat diatasi menggunakan saringan pasir silika. Jika tidak mampu, kami menyarankan untuk menguji kadar H2S (hydrogensulfida), besi dan juga mangan yang terkandung dalam air. Jika kadar H2S tinggi, tapi besi dan mangan rendah, maka kami menyarankan untuk menggunakan Penjernih Air Nazava Silika dan Penjernih Air Nazava Karbon.

Baca selengkapnya >>

Pompa air sumur dalam2021-01-23T21:03:53+07:00

Berbeda dengan pompa air sumur dangkal, pompa air ini digunakan untuk menghisap air dengan kedalaman lebih dari 9 meter. Ciri utama dari pompa air sumur dalam ini adalah adanya Jet Injector yang berfungsi untuk menguatkan daya pancar dari air yang dihisap.

Pompa air sumur dalam terdiri dari dua jenis, yaitu pompa air semi jet (semi jet pump) dan pompa air jet (jet pump). Jenis pompa air semi jet pump digunakan untuk sumur yang memiliki kedalaman air hingga 11 meter dan tinggi 9 meter. Sedangkan mesin jet pump biasanya digunakan untuk sumur yang sangat dalam dengan kedalaman maksimal 20 meter.

Perbedaan utama dari keduanya adalah pada keberadaan tabung yang dapat menambah kekuatan pada daya hisap dan daya dorong pompa jet. Pada pompa air jet terdapat tabung, sedangkan semi jet tidak.

Karena itulah kamu perlu mengatur dengan baik pemasangan mesin pompa air sesuai dengan jenis dan fungsinya. Jika ingin kinerja mesin lebih maksimal, kamu juga harus memperhatikan sambungan dan jalur pemasangan mesin.

Rebus air pakai kayu apakah aman?2021-01-23T20:59:45+07:00

Di negara-negara berkembang dunia termasuk Indonesia, masih banyak masyarakat yang memasak dengan kayu bakar di dalam rumah. Tanpa disadari asap dari pembakaran tersebut telah menjadi bencana dan membunuh sekitar 2 juta orang per tahun.
Asap pembakaran dari memasak dengan kayu bakar tersebut telah membuat banyak anggota keluarga terpaksa menghirup gas beracun karbondioksida.

Data Clinton Global Initiative mencatat, asap dari memasak dengan kayu bakar di dalam rumah telah menyebabkan kematian pada 1,9 juta orang yang kebanyakan dialami perempuan dan anak-anak. Orang-orang ini tewas karena setiap hari selama bertahun-tahun menghirup asap dari kompor kayu di dalam rumah.

Asap dari hasil memasak dengan tungku kayu itu telah membuat gas beracun membumbung di dalam rumah. Gas ini telah menyebabkan penyakit pneumonia pada anak-anak, kanker paru-paru, bronkitis dan penyakit kardiovaskuler.

Sedangkan efek lain dari memasak dengan kayu bakar adalah ikut memberikan kontribusi terhadap perubahan iklim melalui emisi karbon dioksida dan metana yang dikeluarkan. Kedua gas ini merupakan faktor utama penyebab gas rumah kaca.

Untuk mencegah terjadinya bencana keracunan asap akibat memasak dengan kayu bakar, kini sejumlah aliansi global untuk penggunaan kompor yang lebih bersih (Global Alliance for Clean Cookstoves) berusaha menyediakan dana untuk pengadaan kompor bersih.

Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton mengumumkan rencananya untuk melawan bencana asap beracun dari memasak dengan kayu bakar yang diyakini telah membunuh dua juta orang tiap tahun itu.

“Cara memasak yang terlihat sederhana itu secara perlahan telah membunuh jutaan orang dan mencemari lingkungan,” kata Hillary dalam konferensi pers Clinton Global Initiative didirikan oleh suaminya, mantan presiden AS Bill Clinton seperti dilansir Reuters, Rabu (22/9/2010).

“Dengan menyediakan kompor yang sehat jutaan nyawa bisa diselamatkan. Ini seperti pertolongan kelambu atau vaksin untuk mencegah penyakit,” ujar Hillary.

Pemerintah AS dan aliansi global seperti United Nations Foundation, WHO, Morgan Stanley dan Shell akan berupaya mengumpulkan dana US$ 250 juta dalam 10 tahun ke depan.

Diharapkan sekitar 500 juta rumah tangga di seluruh dunia bisa menggunakan kompor yang lebih baik untuk memasak dan tidak berbahaya.

Rumah tangga tersebut nantinya bisa memasak lebih baik dengan teknologi sederhana dan harga terjangkau. Dengan kompor yang lebih efisien maka pembakaran bisa lebih baik dan mengurangi produksi asap.

Manfaat mineral di air apa?2021-01-23T20:53:03+07:00

Ragam Manfaat Air Mineral untuk Kesehatan Tubuh

Berikut ini adalah beberapa manfaat konsumsi air mineral yang perlu Anda ketahui:

1. Meningkatkan kesehatan tulang dan otot

Kalsium yang terkandung dalam air mineral bisa diserap tubuh sama baiknya dengan kalsium dalam susu, bahkan mungkin lebih baik. Hal ini berarti air mineral bisa dimanfaatkan sebagai sumber kalsium untuk meningkatkan kesehatan tulang dan otot. Tak hanya itu, magnesium dan bikarbonat dalam air mineral juga dapat memelihara kesehatan tulang dan otot.

2. Membantu menurunkan tekanan darah

Sebuah studi menyebutkan bahwa konsumsi air mineral dapat membantu menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Hal ini diduga karena kandungan kalsium dan magnesium di dalam air mineral yang tinggi. Meski demikian, kaitan antara air mineral dengan penurunan tekanan darah masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

3. Menjaga kesehatan jantung

Magnesium diketahui sebagai mineral yang berperan penting dalam mengendalikan kerja otot jantung dan irama jantung. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa kandungan magnesium dalam air mineral terbukti dapat menekan risiko terjadinya kematian akibat penyakit jantung.

4. Membantu mengatasi sembelit

Manfaat air mineral selanjutnya adalah membantu mengatasi sembelit. Hal ini bisa terjadi karena magnesium di dalam air mineral dapat menarik air ke dalam rongga usus, sehingga membuat tinja lebih lunak.

Selain manfaat-manfaat di atas, masih banyak manfaat yang bisa diperoleh dari air mineral. Kandungan bikarbonat dalam air mineral dapat membantu menetralkan asam lambung. Sedangkan sulfat dan klorida-nya bermanfaat untuk saluran pencernaan, termasuk hati dan empedu, serta zat besi yang penting untuk mencegah anemia.

Dampak Kekurangan Mineral

Kekurangan mineral dalam tubuh tidak boleh disepelekan karena kondisi ini berisiko menimbulkan sejumlah masalah, di antaranya:

  • Patah tulang, terutama pada anak-anak
  • Penyakit neurodegeneratif tertentu
  • Penyakit saraf motorik
  • Kematian mendadak

Selain itu, kekurangan mineral juga dapat memicu beberapa jenis kanker dan komplikasi kehamilan, seperti preeklamsia.

Sama seperti air putih, khasiat utama air mineral adalah untuk memenuhi kebutuhan cairan. Anak-anak idealnya meminum 5–8 gelas air mineral dalam sehari, sedangkan orang dewasa idealnya minum sekitar 10–15 gelas per hari agar tidak dehidrasi.

Air mineral juga dapat sekaligus memberikan asupan mineral yang juga dibutuhkan tubuh. Oleh karena itu, memilih air mineral sebagai minuman sehari-hari dapat mendatangkan manfaat lebih banyak daripada bila memilih air putih biasa.

Meski demikian, orang dengan penyakit tertentu, misalnya batu ginjal atau gagal ginjal, mungkin harus memperhatikan asupan air dan mineral. Jika Anda memiliki penyakit tersebut, sebaiknya konsultasikan terlebih dulu kepada dokter terkait jenis dan kandungan air mineral yang bisa Anda konsumsi.

Apa boros pakai air bermerkes2021-01-23T20:48:53+07:00

Memasak air tentu berakibat borosnya BBM dan juga memakan waktu yang lama. Opsi lain dari merebus yaitu dengan membeli air minum kemasan atau memakai jasa depot air isi ulang.

Coba bayangkan, bila harga satu galon (19L) sekarang sudah berkisar 15 ribu rupiah, dan estimasi satu keluarga menggunakan 2 galon per minggu, maka pengeluaran satu keluarga tersebut untuk kebutuhan air minum sudah bisa menghabiskan kira-kira Rp. 1.440.000.- per tahun untuk air minum saja! Hitung peluang penghematan anda disini.

Bandingkan jika Anda memiliki Nazava Riam di rumah, Anda hanya perlu merogoh saku Anda kurang dari Rp. 500.000.- untuk jangka waktu 3 tahunan. Nah, mana yang akan Anda pilih sekarang? Jadi, tunggu apalagi? Dapatkan segera filter air Nazava sekarang juga!

Apa boros pakai air isu ulang2021-01-23T20:45:56+07:00

Memasak air tentu berakibat borosnya BBM dan juga memakan waktu yang lama. Opsi lain dari merebus yaitu dengan membeli air minum kemasan atau memakai jasa depot air isi ulang.

Coba bayangkan, bila harga satu galon (19L) sekarang sudah berkisar 15 ribu rupiah, dan estimasi satu keluarga menggunakan 2 galon per minggu, maka pengeluaran satu keluarga tersebut untuk kebutuhan air minum sudah bisa menghabiskan kira-kira Rp. 1.440.000.- per tahun untuk air minum saja! Hitung peluang penghematan anda disini.

Bandingkan jika Anda memiliki Nazava Riam di rumah, Anda hanya perlu merogoh saku Anda kurang dari Rp. 500.000.- untuk jangka waktu 3 tahunan. Nah, mana yang akan Anda pilih sekarang? Jadi, tunggu apalagi? Dapatkan segera filter air Nazava sekarang juga!

Cara menjernihkan air sumur2021-01-23T12:52:15+07:00

Nazava Silika buat air yang keruh

Untuk menjernihkan air yang keruh kami sarankan mengunakan filter air Nazava Silika karena produk ini paling efektif dan awet.  Ada yang ukuran sedang (8  inchi) buat pengguna air sedang dan ada ukuran besar (10″inchi) untuk pengguna air besar. Jika air juga bau besi , karat setelah tabung Silika bisa nambah filter air Nazava Manganese

skala air keruh
Saringan air sumur2021-01-23T12:50:51+07:00

Nazava Silika buat air yang keruh

Untuk menjernihkan air yang keruh kami sarankan mengunakan filter air Nazava Silika karena produk ini paling efektif dan awet.  Ada yang ukuran sedang (8  inchi) buat pengguna air sedang dan ada ukuran besar (10″inchi) untuk pengguna air besar. Jika air juga bau besi , karat setelah tabung Silika bisa nambah filter air Nazava Manganese

skala air keruh
Penjernih air sumur2021-01-23T12:48:40+07:00

Nazava Silika buat air yang keruh

Untuk menjernihkan air yang keruh kami sarankan mengunakan filter air Nazava Silika karena produk ini paling efektif dan awet.  Ada yang ukuran sedang (8  inchi) buat pengguna air sedang dan ada ukuran besar (10″inchi) untuk pengguna air besar. Jika air juga bau besi , karat setelah tabung Silika bisa nambah filter air Nazava Manganese

skala air keruh
Filter air sumur bor2021-01-23T12:41:21+07:00

Sebagai solusi, Filter Nazava Riam dapat digunakan untuk menyaring butir-butir karat dan beberapa jenis logam terlarut lainnya. Namun, alangkah lebih baik juga jika sebelum disaring menggunakan filter, air terlebih dahulu diendapkan pada wadah lain. Memang langkah ini akan sedikit memakan waktu, tetapi untuk memastikan agar filter dapat lebih efektif dan tahan lama.

Sementara, untuk kebutuhan mandi dan mencuci ( MCK) , maka Filter Manganese Nazava dapat pula untuk digunakan. Pasir manganese sebagai inti bahan dari filter ini dapat menyerap kandungan besi dengan efektif. Namun, Pasir manganese ini harus rutin dibersihkan bila sudah terlihat kotor. Pembersihan bisa dilakukan dengan menggunakan pengaktif mangan dan cairan KMNO4. Lamanya pembersihan tergantung kadar besi dan kadar mangan serta logam lain dalam air yang disaring.

Tetapi, jika air dari awal sudah terlihat keruh, maka saringan air silika dapat digunakan untuk menyaring kotoran yang tidak larut (yang menyebabkan kekeruhan pada air).

Untuk memastikan kadar besi dalam air dibutuhkan tes sehingga masalah dapat ditangani dengan efektif. Nazava dapat membantu Anda maupun lingkungan tempat Anda tinggal dalam melakukan tes kadar besi tersebut. Kirimkan sampel air tersebut ke alamat kantor Nazava yang bisa di cek pada link ini: https://www.nazava.com/kontak-kami/ Tes kadar besi tersebut hanya dikenai biaya Rp. 25.000.-/sampel dan tes untuk kadar besi serta kadar mangan dikenai biaya Rp. 100.000.-/sampel.

Baca selengkapnya filter air sumur

Cara menghilangkan bau air sumur2021-01-23T12:31:47+07:00

Air sumur yang berbau amis, tidak sedap disebabkan karena faktor bakteri dan kadar H2S yang tinggi. Faktor tersebut umumnya terjadi karena sumber air atau sumur dibuat terlalu dekat dengan septic tank atau tempat pembuangan kotoran. Hal ini mungkin terjadi karena kesalahan teknis atau human error atau bisa jadi karena penurunan kualitas dari struktur tanah. Selain itu, air berbau juga bisa disebabkan karena kesalahan pembuatan sumur serapan atau terdapat tanaman yang tertimbun pada lapisan tanah jauh sebelum sumur dibuat, dan bisa saja dulunya daerah itu bekas sawah, rawa, atau hutan.

Solusi:

Umumnya, air yang berbau ini dapat diatasi menggunakan saringan pasir silika. Jika tidak mampu, kami menyarankan untuk menguji kadar H2S (hydrogensulfida), besi dan juga mangan yang terkandung dalam air. Jika kadar H2S tinggi, tapi besi dan mangan rendah, maka kami menyarankan untuk menggunakan Penjernih Air Nazava Silika dan Penjernih Air Nazava Karbon.

Baca selengkapnya mengenai air sumur

Menghilangkan bau air sumur2021-01-23T12:30:03+07:00

Air sumur yang berbau amis, tidak sedap disebabkan karena faktor bakteri dan kadar H2S yang tinggi. Faktor tersebut umumnya terjadi karena sumber air atau sumur dibuat terlalu dekat dengan septic tank atau tempat pembuangan kotoran. Hal ini mungkin terjadi karena kesalahan teknis atau human error atau bisa jadi karena penurunan kualitas dari struktur tanah. Selain itu, air berbau juga bisa disebabkan karena kesalahan pembuatan sumur serapan atau terdapat tanaman yang tertimbun pada lapisan tanah jauh sebelum sumur dibuat, dan bisa saja dulunya daerah itu bekas sawah, rawa, atau hutan.

Solusi:

Umumnya, air yang berbau ini dapat diatasi menggunakan saringan pasir silika. Jika tidak mampu, kami menyarankan untuk menguji kadar H2S (hydrogensulfida), besi dan juga mangan yang terkandung dalam air. Jika kadar H2S tinggi, tapi besi dan mangan rendah, maka kami menyarankan untuk menggunakan Penjernih Air Nazava Silika dan Penjernih Air Nazava Karbon.

Baca selengkapnya mengenai air sumur

Manfaat minum air putih setelah bangun tidur2021-01-23T12:26:07+07:00

Setiap harinya, tubuh manusia butuh asupan air mineral atau air putih agar dapat bekerja dengan baik. Idealnya, seseorang harus meminum air putih sebanyak delapan gelas per hari atau setara dengan dua liter air.

Selain itu, ternyata mengonsumsi air putih di waktu yang tepat juga dapat membantu kinerja organ tubuh secara maksimal lho! Berikut ini tujuh waktu yang tepat untuk minum air putih!

Setelah bangun tidur di pagi hari

Awali aktivitasmu dengan satu hingga dua gelas air mineral di pagi hari. Setelah bangun tidur, tubuh membutuhkan isi ulang cairan untuk proses metabolisme dan membuang racun yang ada dalam tubuh.

Bolehkah bayi minum air putih2021-01-23T12:22:31+07:00

Berbagai institusi kesehatan menyarankan agar bayi sebaiknya diberikan asupan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupannya. Yang dimaksud dengan ASI eksklusif adalah bayi hanya diberikan ASI sebagai satu-satunya asupan nutrisi dan tidak mengonsumsi makanan atau minuman tambahan lain, termasuk air putih dan jus.

Jika pemberian ASI eksklusif tidak memungkinkan karena alasan tertentu, maka bayi dapat diberikan susu formula. Namun, kandungan dalam susu formula tersebut harus sesuai dengan kebutuhan nutrisi bayi di usianya.

Untuk menentukan jenis susu formula yang cocok diberikan kepada Si Kecil, Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter anak.

Risiko Memberikan Air Putih untuk Bayi

Jika diberikan air putih, bayi berusia di bawah 6 bulan dapat berisiko mengalami beberapa gangguan kesehatan, di antaranya:

1. Perut kembung

Memberikan air putih ke bayi dapat membuat perutnya terasa kembung, karena sistem pencernaannya belum mampu menyerap cairan dengan baik. Tak hanya itu, kapasitas perut bayi yang baru lahir masih belum maksimal, sehingga belum bisa menerima terlalu banyak asupan cairan.

2. Diare

Jika bayi Anda mengonsumsi susu formula, gunakanlah air yang telah dimasak hingga matang dengan suhu minimal 80°C, lalu dinginkan sebelum diberikan ke bayi. Penggunaan air yang tidak bersih bisa meningkatkan risiko buah hati Anda terkena diare.

Bila Anda menggunakan air kemasan, pastikan untuk melihat kandungan mineralnya terlebih dahulu. Jangan pilih air mineral yang mengandung terlalu banyak natrium maupun sulfat. Periksa label pada kemasan air dan pastikan kadar natrium (Na) tidak lebih dari 200 mg per liter dan kadar sulfat (SO atau SO4) kurang dari 250 mg per liter.

3. Keracunan air (intoksikasi air)

Meski jarang terjadi, memberikan terlalu banyak air putih dapat menyebabkan Si Kecil mengalami keracunan air. Hal ini terjadi ketika kadar garam (natrium) dalam darahnya menurun terlalu banyak, sehingga mengganggu keseimbangan elektrolit di dalam tubuhnya.

Gejala yang muncul apabila bayi mengalami keracunan air adalah muntah, diare, dan tubuhnya terlihat membengkak. Kondisi ini perlu diwaspadai karena dapat membuat bayi kejang dan bahkan koma.

4. Kekurangan gizi

Memberikan air putih dapat membuat bayi merasa kenyang, sehingga keinginannya untuk minum ASI atau susu formula jadi berkurang.

Hal ini dapat membuat bayi tidak memperoleh asupan nutrisi yang cukup dari ASI atau susu formula untuk tumbuh kembangnya. Akibatnya, Si Kecil berisiko mengalami gizi buruk dan penurunan berat badan.

Kapan Bayi Boleh Meminum Air Putih?

Bayi baru diperbolehkan untuk diberikan air putih dalam situasi dan kondisi sebagai berikut:

  • Dehidrasi
    Jika Si Kecil mengalami dehidrasi, misalnya karena diare, demam tinggi, atau muntah-muntah, dokter biasanya akan menyarankan untuk memberikan minuman elektrolit khusus bayi. Tujuannya adalah untuk mengganti kembali cairan dan elektrolit yang hilang dari tubuh Si Kecil.
  • Kehausan
    Setelah berusia 6 bulan, bayi boleh diberi air putih saat ia haus. Namun, dianjurkan untuk tidak memberikannya lebih dari 8 sendok makan atau setengah gelas air putih per hari. Tetap utamakan ASI sebagai asupan nutrisi utama meski bayi sudah berusia di atas enam bulan.
  • Sudah dapat mengonsumsi MPASI
    Bayi boleh minum air putih setelah ia berusia 6 bulan dan mulai mengonsumsi makanan padat (MPASI). Namun, sebagian dokter mungkin menyarankan untuk menunda pemberian air putih pada bayi hingga usia 1 tahun.

Tidak semua minuman cocok untuk bayi dan anak-anak, terutama yang berusia di bawah 6 bulan. Selain air putih untuk bayi, beberapa macam minuman lain, seperti teh, minuman bersoda, jus, dan kopi, juga tidak dianjurkan untuk diberikan kepada bayi.

Manfaat minum air putih banyak2021-01-23T12:17:52+07:00

Sebagian besar orang lebih memilih minuman berperasa ketimbang air putih yang rasanya tawar. Padahal, Anda dianjurkan untuk minum air putih sebanyak delapan gelas setiap harinya atau setara dengan dua liter.

Dengan tercukupinya air putih, tubuh dapat menjalankan fungsinya dengan maksimal. Selain membantu fungsi tubuh, berikut ini adalah beberapa manfaat air putih untuk kesehatan tubuh:

  1. Memaksimalkan Performa Fisik
    Minum Air Putih Memaksimalkan Performa Fisik. Performa fisik akan terdampak jika hidrasi tubuh tak terjaga. Ini penting, apalagi jika Anda berolahraga intens. Atlet dapat kehilangan 6-10 persen cairan tubuhnya lewat keringat. Kondisi ini bisa menyebabkan perubahan suhu tubuh, menurunnya motivasi, peningkatan rasa lelah, serta olahraga makin terasa berat, baik secara fisik maupun mental. Dehidrasi bisa menjadi efek nyata meski Anda hanya kehilangan 2 persen cairan tubuh. Nah, di sinilah manfaat air putih berperan, yakni untuk memaksimalkan performa fisik.
    Berikut adalah panduan untuk mempersiapkan kehilangan cairan tubuh saat berolahraga.
    – Minumlah sebanyak 400-600 ml air 1-2 jam sebelum mulai berolahraga untuk mempersiapkan hilangnya cairan.
    – Minum lagi 200-300 ml air 15 menit sebelum memulai olahraga.
    – Selama berolahraga, minum 200 ml air setiap 15 menit untuk mengganti cairan yang hilang selama berolahraga.
    – Jika setelah berolahraga berat badan Anda turun, ganti setiap 0,5 kg yang hilang dengan 500-600 ml air.
  2. Berdampak Besar pada Tingkat Energi dan Fungsi Otak
    Jika hidrasi menurun, otak bisa merasakan efeknya karena otak sebagian besar terdiri dari air. Karena itulah, manfaat minum air putih juga berhubungan dengan fungsi otak.
    Sebuah studi yang diterbitkan di British Journal of Nutrition menyebutkan bahwa 1,59 persen hilangnya cairan tubuh pada pria muda dapat memengaruhi kerja memori dan meningkatnya rasa cemas dan kelelahan.
  3. Mencegah dan Mengatasi Sakit Kepala
    Minum Air Putih dapat Mencegah dan Mengatasi Sakit Kepala. Ketika tubuh kekurangan cairan, keluhan sakit kepala bisa timbul sebagai efeknya. Studi yang dipublikasikan di jurnal Headache tahun 2004 mengungkapkan, manfaat air putih bisa mengurangi sakit kepala (tipe tegang) pada orang-orang yang dehidrasi.
    Ada pula studi lainnya pada tahun 2005 di European Journal of Neurology menyebutkan, air putih tak punya efek apa pun terhadap frekuensi sakit kepala, tapi tetap bisa mengurangi intensitas dan durasinya.
  4. Meringankan Konstipasi
    Salah satu manfaat air putih adalah dapat membantu meringankan susah BAB. Jika tinja yang terbentuk memiliki sedikit air, teksturnya akan cenderung keras.
    Tinja yang keras dapat menyebabkan sulit buang air besar atau konstipasi. Bila konstipasi tak ditangani dengan baik, akan timbul gangguan kesehatan lainnya seperti ambeien.
  5. Mencegah Batu Ginjal
    Air Putih Mencegah Batu Ginjal. Batu ginjal terbentuk akibat tingginya konsentrasi zat-zat yang kelarutannya rendah, seperti kalsium dan oksalat. Keduanya merupakan bahan tersering yang membentuk batu ginjal di dalam urine.
    Namun, tak perlu risau sebab manfaat air putih dapat mencegah hal ini. Oleh karena itu, minumlah air dengan cukup agar konsentrasi bahan-bahan di atas tidak tinggi di urine sehingga batu ginjal tidak terbentuk.
  6. Mencegah Hangover
    Salah satu manfaat air putih adalah mencegah hangover. Peminum alkohol tentunya tahu ketidaknyamanan yang timbul kala bangun keesokan hari akibat minum minuman beralkohol di malam sebelumnya, alias hangover.
    Alkohol bersifat diuretik sehingga membuat Anda kehilangan cairan lebih banyak. Ini bisa berujung pada dehidrasi. Meskipun dehidrasi bukanlah penyebab utama hangover, kondisi ini memunculkan gejala seperti haus, kelelahan, sakit kepala, dan mulut kering.
  7. Bantu Turunkan Berat Badan
    Minum Air Putih Bantu Turunkan Berat Badan. Air putih membantu sistem pencernaan untuk membuang limbah dari dalam tubuh. Karenanya, manfaat air putih dianggap dapat membantu menurunkan berat badan. Air putih pun membantu perut terasa kenyang sehingga seseorang akan makan lebih sedikit. Menurut studi di Journal of Clinical and Endocrinology and Metabolism tahun 2008, minum setengah liter (17 ons) air putih bisa meningkatkan metabolisme sebesar 24-30 persen selama 1,5 jam. Hal tersebut menunjukkan bahwa minum air putih dua liter per hari bisa tingkatkan pengeluaran energi total hingga 96 kalori per hari.
  8. Menjaga Kesehatan Kulit
    Sebanyak 60 persen jaringan tubuh terdiri dari air, termasuk sel-sel kulit. Oleh karena itu, jika Anda kurang minum air putih, proses fisiologis tubuh akan terganggu, termasuk sel-sel kulit. Kulit yang mengalami dehidrasi akan terlihat kering dan kusam.
  9. Menjaga Suhu Tubuh
    Minum Air Putih Menjaga Suhu Tubuh. Manfaat minum air putih yang tak kalah penting lainnya adalah untuk menjaga suhu tubuh. Tubuh kehilangan cairan melalui keringat saat menjalani aktivitas fisik dan berada di lingkungan yang panas. Nah, keringat membantu menjaga tubuh tetap ‘dingin’. Namun, suhu tubuh dapat meningkat jika Anda tidak mengganti kehilangan cairan. Oleh karena itu, jika Anda berkeringat lebih banyak dari biasanya, pastikan Anda minum air putih lebih banyak lagi untuk terhindar dari dehidrasi.
  10. Membantu Penyerapan Nutrisi
    Tak hanya untuk menjaga kesehatan saluran cerna saja, manfaat air putih juga bisa untuk membantu penyerapan nutrisi. Dalam proses pemecahan makanan, air dapat membantu pemisahan vitamin, mineral, dan nutrisi lain dari makan untuk kemudian dikirimkan ke seluruh tubuh.
Waktu minum air putih2021-01-23T12:05:08+07:00

Setiap harinya, tubuh manusia butuh asupan air mineral atau air putih agar dapat bekerja dengan baik. Idealnya, seseorang harus meminum air putih sebanyak delapan gelas per hari atau setara dengan dua liter air.

Selain itu, ternyata mengonsumsi air putih di waktu yang tepat juga dapat membantu kinerja organ tubuh secara maksimal lho! Berikut ini tujuh waktu yang tepat untuk minum air putih!

1. Setelah bangun tidur di pagi hari

Sudah Tahu 7 Waktu Paling Tepat untuk Minum Air Putih Ini?parentcircle.com

Awali aktivitasmu dengan satu hingga dua gelas air mineral di pagi hari. Setelah bangun tidur, tubuh membutuhkan isi ulang cairan untuk proses metabolisme dan membuang racun yang ada dalam tubuh.

 

 

2. Satu gelas air sebelum mandi

Sudah Tahu 7 Waktu Paling Tepat untuk Minum Air Putih Ini?secondwindwater.com

Manfaat mengonsumsi segelas air sebelum mandi adalah untuk menurunkan tekanan darah. Namun, lebih baik kamu minum air dengan suhu normal atau cenderung hangat ya, terutama kalau kamu akan mandi dengan air hangat!

3. Sebelum dan sesudah makan

Sudah Tahu 7 Waktu Paling Tepat untuk Minum Air Putih Ini?stylecaster.com

Kamu bisa meneguk segelas air putih pada 30 menit sebelum makan. Hal tersebut dapat membantu kerja sistem pencernaan lebih baik. Bahkan, lebih baik minum air sebelum makan, daripada kamu meminumnya saat sedang makan.

Tujuannya supaya tubuh dapat menyerap nutrisi makanan yang baru saja dikonsumsi, kamu bisa membantunya dengan minum air setelah makan.

4. Sebelum dan sesudah berolahraga

Sudah Tahu 7 Waktu Paling Tepat untuk Minum Air Putih Ini?pixabay.com/priyanka Sharma

Saat berolahraga, kamu pasti akan berkeringat dan lama kelamaan merasa lelah. Untuk membangkitkan tenagamu kembali, kamu harus mengonsumsi segelas air putih. Minum banyak air sebelum dan sesudah berolahraga dapat meningkatkan daya otot tubuh, lho!

5. Minumlah saat merasa lelah

Sudah Tahu 7 Waktu Paling Tepat untuk Minum Air Putih Ini?thrillist.com

Mengonsumsi air putih secara teratur dan dalam jumlah cukup dapat membantu kerja organ tubuh dengan baik. Termasuk kerja otak.

Kekurangan air dalam tubuh atau otak dapat menyebabkan kelelahan, hilang fokus serta berbagai macam masalah lainnya. Agar hal tersebut tidak terjadi, maka segera minum air putih ya.

6. Minum banyak air saat sakit

Sudah Tahu 7 Waktu Paling Tepat untuk Minum Air Putih Ini?sun-gazing.com

Tubuh yang sakit juga tetap membutuhkan cairan. Bahkan, kebutuhan cairan harus dipenuhi lebih banyak dibandingkan biasanya. Minum banyak air putih saat sakit dapat membantu memperbaiki daya tahan tubuh lebih cepat.

7. Satu gelas sebelum tidur

Sudah Tahu 7 Waktu Paling Tepat untuk Minum Air Putih Ini?pixabay.com/Engin_Akyurt

Jangan lupa minum segelas air saat hendak tidur. Tujuannya untuk membantu tubuh mengisi kembali cairan yang hilang karena aktivitas sepanjang hari. Selain itu, tidur pun akan terasa lebih nyenyak.

Air putih memberi banyak manfaat untuk tubuh kita. Jadi, kamu tak perlu khawatir mengonsumsinya meski dalam jumlah banyak, tapi jangan berlebihan juga ya. Idealnya, dua liter air putih dalam kondisi normal setiap harinya.  Hayoo…kamu sudah memenuhi, belum?

Sehari minum air putih berapa liter2021-01-23T11:59:38+07:00

Karena sangat penting, maka air bersih adalah kebutuhan utama manusia. Kita menggunakan air bersih dan air minum untuk dikonsumsi dan juga keperluan bersih-bersih, memasak, mencuci mandi dan sebagainya. Tapi air apa layak minum dan air yang mana layak minum? Apa persyaratan air minum? Untuk dewasa, kita dianjurkan untuk meminum kuranglebih 2 hingga 3 liter perhari. Namun, masalahnya saat ini adalah pasokan air bersih semakin sedikit karena kurangnya sanitasi dan kontaminasi berbagai zat kimiawi.

Baca selengkapnya mengenai kebutuhan air

Kebutuhan air minum per hari berapa?2021-01-23T11:57:06+07:00

Karena sangat penting, maka air bersih adalah kebutuhan utama manusia. Kita menggunakan air bersih dan air minum untuk dikonsumsi dan juga keperluan bersih-bersih, memasak, mencuci mandi dan sebagainya. Tapi air apa layak minum dan air yang mana layak minum? Apa persyaratan air minum? Untuk dewasa, kita dianjurkan untuk meminum kuranglebih 2 hingga 3 liter perhari. Namun, masalahnya saat ini adalah pasokan air bersih semakin sedikit karena kurangnya sanitasi dan kontaminasi berbagai zat kimiawi.

Baca selengkapnya mengenai kebutuhan air

Apa yang terjadi jika kita minum air yang tercemar kuman penyebab penyakit2021-01-23T11:52:59+07:00

Berdasarkan data WHO pada tahun 2017, sekitar 71 persen populasi manusia di dunia telah memiliki sumber air minum yang reliabel dan terjamin. Namun, sekitar 2 juta penduduk masih mengonsumsi air minum dari sumber yang tercemar, terutama oleh kotoran manusia atau hewan.

Hal ini tentu sangat berbahaya karena banyak penyakit yang mudah ditularkan melalui air, baik yang dikonsumsi maupun yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mandi dan mencuci. Beberapa penyakit yang dapat ditularkan melalui air yang tercemar antara lain diare, kolera, disentri, tifoid, bahkan polio.

Pencemaran air pun tidak hanya oleh mikroorganisme hidup –seperti parasit dan bakteri, tapi juga kontaminan lain –seperti logam berat. Beberapa kontaminan air tercemar yang kerap ditemukan antara lain aluminium, amonia, arsen, krom, nitrat, merkuri, dan selenium.

Berdasarkan data WHO, air yang tercemar merupakan penyebab 485.000 kematian setiap tahunnya. Data ini semakin menekankan betapa penting mengenali ciri-ciri air minum yang tercemar.

Ciri khas air minum yang tercemar

Mengenali air minum yang tercemar sesungguhnya bukan merupakan hal yang sulit, dan dapat dilakukan tanpa alat-alat khusus. Ciri khas air minum tercemar antara lain:

  • Berbau

Jika air minummemiliki bau yang tidak biasa, patut dicurigai air tersebut sudah tercemar. Misalnya bau busuk seperti kotoran atau memiliki aroma kimia seperti bau kolam renang (klorin), berbau seperti deterjen, atau berbau asam.

Kalau mendeteksi ada bau-bau tersebut, sebaiknya hentikan konsumsi air tersebut.

  • Berwarna

Air yang berwarna tidak harus tampak berwarna menyatu seperti air sirup. Air tercemar dapat pula tampak berawan atau butek, seperti susu. Air minum yang baik untuk dikonsumsi seharusnya bening transparan, tidak berwarna.

  • Kotor

Tentuair yang kotor akan sangat mudah dikenali. Namun tak jarang, partikel yang tercampur di dalam air sangat kecil hingga harus ditunggu sesaat untuk mengendap di bawah atau mengambang di atas wadah agar terlihat.

Kotoran pada air dapat berupa seperti pasir, kotoran seperti kerikil, atau berserabut seperti tanaman air.

  • Meninggalkan noda

Jika air minum meninggalkan noda pada barang-barang, seperti kain, meja, atau bahkan wastafel, kemungkinan air minum tersebut sudah tercemar. Biasanya, air yang meninggalkan noda tercemar oleh senyawa kimia atau logam berat lain.

  • Memiliki rasa yang aneh

Jika air minum memiliki rasa seperti metal atau logam, terasa kasar atau berpasir saat diminum, atau terasa seperti tanah atau tanaman mentah, waspadalah. Itu juga pertanda air minum tersebut sudah tercemar.

  • Air berbusa

Tanda-tanda lain yang wajib diperhatikan adalah apakah air minum memiliki karakteristik yang berbeda dari biasanya, misalnya memiliki busa. Jika ya, jangan konsumsi  air tersebut.

Bahaya air tercemar untuk tubuh

Mengonsumsi air yang tercemar dapat menyebabkan gangguan kesehatan akut dan kronis. Gangguan kesehatan akut adalah ketika gejala keracunan air minum langsung terlihat. Adapun gangguan kesehatan kronis adalah masalah kesehatan akibat konsumsi air tercemar terus-menerus yang baru dirasakan dalam jangka waktu panjang.

Salah satu gangguan kesehatan akut yang kerap dialami karena minum air tercemar adalah diare. Meski jarang menyebabkan kerusakan permanen, tentu diare akut yang tak tertangani dengan baik dapat menyebabkan gangguan yang fatal, bahkan kematian.

Sementara itu, gangguan kronis akibat konsumsi air tercemar, misalnya kanker, gangguan hati, serta sakit ginjal. Ini terjadi karena air terkontaminasi bahan kimia atau radionuklir seperti radium dan arsenik.

Karena bahaya yang ditimbulkan, sangat penting untuk mengenali ciri-ciri air minum tercemar dan menghindarinya. Selain itu, cermatlah memilih sumber air minum yang terjamin kebersihan, keamanan, dan kualitasnya, terkhusus untuk balita. Pencernaan yang masih lemah membuat pemilihan air yang streril dan sehat sangatlah penting. Bunda bisa memilih air minum dalam kemasan yang sudah lulus uji BPOM agar aman untuk seluruh keluarga.

Apa ada perbedahan saringan air, filter air, suling air, water filters, water purifier2021-01-23T11:47:53+07:00

Air purifikasi (Purified water)

Purified water (air purifikasi) atau air yang dimurnikan adalah air yang telah disaring atau diproses untuk menghilangkan kotoran seperti bahan kimia dan zat pencemar lainnya.

Biasanya diproduksi menggunakan air tanah atau air keran. Melalui proses pemurnian, banyak jenis kontaminan yang dibuang seperti bakteri, jamur, parasit, ganggang, logam (tembaga, timah), dan polutan kimia.

Air yang dimurnikan dibuat melalui beberapa proses, antara lain:

  • Koagulasi dan flokulasi: Bahan kimia bermuatan positif ditambahkan ke air untuk mengikat partikel bermuatan negatif sehingga mereka dapat disaring. Ini membentuk partikel yang lebih besar yang disebut floc.
  • Sedimentasi: Memisahkan floc yang mengendap di bagian bawah dari air bersih.
  • Penyaringan: Air bersih kemudian mengalir melalui banyak sistem penyaringan yang terbuat dari pasir, arang dan kerikil. Ini menghilangkan kontaminan seperti debu, bakteri, bahan kimia dan virus.
  • Disinfeksi: Selama langkah ini, disinfektan kimia seperti klorin ditambahkan ke dalam air untuk membunuh bakteri atau virus yang tersisa, yang mungkin telah selamat dari beberapa langkah pertama.

Selain itu, air yang dimurnikan melalui proses penyaringan dengan beberapa pilihan metode, yaitu:

  • Reverse osmosis, menyaring air melalui material khusus yang disebut membran semipermeabel. Bahan ini memungkinkan cairan mengalir, tetapi menghilangkan garam dan kotoran.
  • Distilasi, mendidihkan air, dan kemudian mengumpulkan uap yang kembali ke dalam cairan untuk menghilangkan kotoran dan mineral.
  • Deionisasi, menghilangkan garam dan ion mineral lainnya (molekul) dari air.

Air suling (Distilled water)

Distilled water atau air suling adalah salah satu jenis dari air yang dimurnikan. Air suling telah melalui proses distilasi untuk menghilangkan kotoran.

Distilasi adalah proses pendidihan air untuk mengumpulkan uapnya, yang kemudian kembali menetes ke air setelah dingin. Proses ini sangat efektif untuk menghilangkan kontaminan bakteri, virus, protozoa, dan bahan kimia seperti timbal dan sulfat.

Itu kenapa selain diminum, air suling juga sering digunakan di fasilitas medis atau laboratorium karena dianggap sangat murni.

Apa itu patogen2021-01-23T11:41:01+07:00

Patogen (Bahasa Yunani: παθογένεια, “penyebab penderitaan”) adalah agen biologis yang menyebabkan penyakit pada inangnya.[1] Sebutan lain dari patogen adalah mikroorganisme parasit.[2] Umumnya istilah ini diberikan untuk agen yang mengacaukan fisiologi normal hewan atau tumbuhan multiselular. Namun, patogen dapat pula menginfeksi organisme uniselular dari semua kerajaan biologi.[1]

Baca selengkapnya >>

Minum Air Setelah Olahraga Harus Berapa Banyak2021-01-23T11:35:37+07:00

Minum air setelah olahraga tentunya sudah menjadi naluri bagi semua orang. Namun, minum air ini bukan hanya penting dilakukan setelah berolahraga saja. Pasalnya, kurang cairan saat berolahraga bisa menyebabkan pusing, sakit kepala, kram, dan kondisi kesehatan lainnya. Dengan semakin banyaknya cairan yang diminum, tubuh akan semakin bertenaga dan berstamina untuk melanjutkan aktivitas.

Lantas, berapa banyak air yang harus diminum saat olahraga? Yuk, simak jawabannya di bawah ini.

Berapa banyak air yang harus diminum?

Hal pertama yang harus dipertimbangkan dalam menentukan jumlah minum air setelah olahraga adalah dengan menyeimbangkan seberapa banyak tubuh kehilangan cairan. Berkurangnya berat badan bukan berarti mengindikasikan berkurangnya lemak dalam tubuh, melainkan berkurangnya cairan dari tubuh.

Idealnya, Anda harus minum 250 ml air dalam waktu 30 menit setelah berolahraga. Dan untuk setiap 0,5 kg berat badan yang berkurang, Anda harus menggantinya dengan 450 sampai 500 ml air mineral.

Begitupun sebaliknya, coba minum air putih sebelum berolahraga untuk mencegah dehidrasi. Petunjuk umum menunjukkan, bahwa 2 atau 3 jam sebelum berolahraga Anda disarankan untuk minum sebanyak 500l sampai 600 ml air.

Anda juga harus minum air sebanyak 200 ml sampai 300 ml setiap 10-20 menit selama latihan atau olahraga. Lakukan dan coba minum air sedikit demi sedikit sampai berat badan kembali seperti sebelum olahraga.

Penjelasan di atas tersebut hanya perkiraan kasarnya saja. Namun, seberapa banyak air yang harus diminum biasanya tergantung pada usia, jenis kelamin, seberapa banyak Anda harus minum, tinggi dan berat badan, intensitas berolahraga, dan berapa lama Anda berolahraga. Umumnya, orang yang berkeringat banyak mungkin lebih memerlukan minum yang lebih banyak juga.

Bolehkah minum air setelah olahraga dengan sebanyak-banyaknya?

Meski minum air setelah olahraga adalah hal yang wajib untuk dilakukan, minum air putih terlalu banyak dapat menyebabkan hiponatremia. Apa itu hiponatremia? Hiponatremia adalah kondisi yang terjadi ketika darah Anda menjadi encer karena terlalu banyak minum air sehingga kadar natrium darah Anda turun drastis. Hal ini jarang terjadi pada orang dengan aktivitas normal, tapi terkadang terjadi pada atlet seperti pelari maraton yang mengonsumsi air sangat banyak selama dan sesudah berolahraga.

Kondisi hiponatremia ini bisanya menyebabkan kebingungan, kelemahan, agitasi, dan kejang. Dalam kasus yang ekstrim, kematian bisa saja terjadi. Gejala awal hiponatremia meliputi mual, dan kram otot. Gejala ini juga bisa meniru gejala dehidrasi dengan membuat Anda minum air lebih banyak, seperti kasus para atlet.

Hiponatremia adalah keadaan darurat medis, dan memerlukan perawatan segera. Salah satu cara untuk mencegah hiponatremia adalah bisa dengan mengganti cairan tubuh yang hilang dengan minuman yang mengandung elektrolit.

Apa cara mudah untuk minum air lebih banyak2021-01-23T11:31:52+07:00

Setiap hari Anda kehilangan banyak cairan tubuh lewat keringat, urusan kamar mandi, dan bahkan setiap kali Anda bernapas. Kekurangan air dapat menyebabkan tubuh dehidrasi, yang membuat Anda cepat lesu dan lemas. Agar tubuh bisa berfungsi dengan baik, Anda harus mengisi ulang persediaan air dalam tubuh dengan banyak minum air putih.

Tapi bagi banyak orang, mencukupi kebutuhan cairan tubuh untuk seharian menjadi sebuah tantangan tersendiri. Mungkin Anda jarang bangkit dari meja kantor karena tenggelam oleh kesibukan. Atau mungkin, Anda tidak suka dengan rasa air putih yang hambar membosankan. Padahal, air putih mendatangkan seribu satu kebaikan berbeda untuk tubuh, termasuk melancarkan pencernaan dan memberikan tampilan kulit yang bersih, mulus, dan kenyal.

Ingin lebih banyak minum air putih? Begini caranya

Jika Anda termasuk tipe orang yang jarang minum air putih, Anda tidak sendirian. Itu sebabnya kami telah merangkum 11 tips jitu tapi menyenangkan agar Anda bisa lebih banyak minum air putih setiap hari.

1. Taruh segelas air di meja tidur

Triknya, tuang air dalam segelas besar sebelum Anda beranjak tidur dan taruh di meja kamar atau dekat Anda menaruh handphone. Dan begitu terbangun oleh suara alarm, Anda bisa segera meneguk air sambil cek timeline Facebook. Tidak percaya trik ini ampuh? Coba dulu lakukan ini selama empat hari, dan Anda akan mulai menyadari bahwa tangan Anda mulai otomatis meraih gelas setelahnya.

2. Bikin alarm minum

Ada banyak aplikasi pintar di luaran sana yang bisa membantu untuk melacak asupan air Anda, jika Anda orang yang butuh untuk selalu diingatkan. Coba unduh Daily Water Free (untuk iPhone) dan Waterlogged (untuk Android dan iPhone), atau Water Alert (untuk iPhone).

Pilihan lainnya, Anda bisa mengatur alarm ponsel per dua jam sekali (atau lebih) guna mengingatkan Anda untuk lebih banyak minum air putih.

3. Simpan botol minum di dekat Anda

Akan lebih mudah untuk mengingat agar banyak minum air putih jika sumber airnya dekat. Ketika Anda terjebak oleh tumpukan pekerjaan di kantor, barang berjalan sepuluh meter ke pantry belakang untuk isi gelas seperti ribuan kilometer jauhnya. Begitu sampai kantor pagi-pagi, isi botol air besar hingga penuh dan taruh di atas meja, di depan mata, sehingga Anda bisa dengan mudah melihat dan meraihnya.

4. Minum air sebelum makan

Minum segelas air putih sebelum makan dapat memangkas asupan kalori dengan membuat Anda lebih cepat kenyang. Hanya dengan mengetahui bahwa lebih banyak minum air putih dapat membantu Anda makan lebih sedikit dan menurunkan berat badan, harusnya ini lebih cukup untuk memotivasi Anda minum air putih.

5. Campur minuman manis dengan air putih dan es batu

Jika kebiasaan minum jus, soda, atau es teh manis tidak bisa dipisahkan dari Anda, cairkan minuman manis favorit Anda dengan air putih dan es batu yang banyak. Anda masih dapat tetap mendapatkan rasa manis segarnya, namun juga sekaligus minum lebih banyak air putih untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

6. Minum air setelah sikat gigi

Bagaimana, sih, rutinitas sikat gigi Anda? Banyak orang yang langsung angkat kaki dari kamar mandi setelah menggosok gigi. Nah, untuk memperbanyak porsi asupan air Anda, siapkan dulu segelas air putih di wastafel, dan teguk habis setelah menyikat gigi dan berkumur. Dengan cara ini, Anda akan mendapatkan asupan air putih yang cukup sebelum tidur, dan setelah bangun tidur.

7. Tandai botol minum Anda

Menandai botol minum Anda dengan jarak per jam hingga ke dasar botol, misalnya dari 7 pagi – 9 pagi – 11 siang – 1 siang – dst, dapat membantu Anda mencapai tujuan pribadi Anda untuk lebih banyak minum air putih dalam seharian. Ditambah lagi, Anda bisa tahu persis harus berapa kali mengisi ulang botol Anda.

8. Minum air setelah dari kamar mandi

Mulai satu kebiasaan baru dengan menghubungkan air dengan sejumlah kegiatan sehari-hari Anda yang paling umum. Kalau minum sebelum makan dan sesudah bangun tidur sudah kami bahas di atas, ada satu lagi rutinitas hidup yang bisa Anda tambahkan demi gol harian Anda minum banyak air putih — urusan kamar mandi. Akhirnya beranjak untuk buang air kecil, setelah berjam-jam menempel di kubikel kantor? Sekembalinya dari kamar mandi, mampir dulu ke pantry untuk menenggak segelas air. Setiap kali Anda melewati dispenser air, isi gelas Anda.

9. Makan makanan pedas

Makan makanan pedas dapat menjadi pemicu Anda untuk lebih banyak minum air putih tanpa Anda sadari. Selain itu, studi menunjukkan bahwa makanan pedas dapat meningkatkan metabolisme.

10. Tambahkan perasa yang sehat

Jika segala cara sudah dicoba tapi Anda tetap malas minum air putih karena rasanya yang hambar, kenapa tidak tambahkan saja beberapa irisan buah segar untuk sedikit memberikan “tendangan” rasa. Ya, mungkin Anda sudah tak asing lagi dengan yang namanya infused water. Dan selain menambah asupan cairan tubuh, infused water juga memberikan Anda asupan gizi dan nutrisi dari buah-buahan yang Anda gunakan. Sekali dayung, dua tiga pulau terlewati, bukan?

Tambahkan sedikit kegembiraan dalam air putih Anda dengan mencelupkan irisan buah segar (jeruk, stroberi, lemon, kiwi, semangka), rempah (basil, mint, lavender, jahe), atau sayuran (mentimun, seledri). Yang lebih menyenangkannya lagi, Anda bisa berkreasi menciptakan resep favorit Anda sendiri. Untuk lebih meningkatkan rasanya, simpan infused water Anda di dalam kulkas selama beberapa jam sebelum menenggaknya.

11. Minum kopi atau teh

Kami yakin tidak ada yang merasa keberatan dengan cara yang satu ini. Lho, tapi bukannya artikel ini membahas tentang minum air? Jangan protes dulu. Minuman berkafein favorit Anda juga mengandung banyak air, jadi Anda bisa memasukkan ritual nge-teh atau ngopi sebagai cara darurat mendapatkan asupan cairan saat bosan minum air putih.

Banyak yang percaya bahwa teh dan kopi bikin cepat haus dan bolak-balik ke kamar mandi, membuat tubuh dehidrasi. Tapi mitos ini telah dipatahkan. Efek diuretik teh dan kopi tidak merugikan cairan tubuh.

Tapi ingat, jangan dicampur gula, ya.

Kenapa filter air Nazava lebih nyaman2021-01-23T11:27:53+07:00

Filter air minum Nazava adalah solusi untuk mendapatkan air minum yang layak dan 100% aman dirumah anda. Setelah proses filter air Nazava, air PDAM, air sumur, bahkan air hujan dapat diminum langsung, tanpa perlu direbus terlebih dahulu dan tanpa menggunakan listrik sehingga jauh lebih hemat dari membeli air kemasan galon maupun memasak air. Filter air Nazava sangat terjangkau, dan amat mudah untuk digunakan. Filter air Nazava sudah digunakan oleh lebih dari 150 ribu rumah tangga di Indonesia. Tunggu apalagi?  Dapatkan segara filter air  Nazava sekarang juga online atau lewat agen terdekat

Baca selengkapanya >>

Mengapa air yang digunakan untuk keperluan keluarga harus jernih?2021-01-23T11:21:31+07:00

Ketersediaan air: fraksi populasi yang menggunakan sumber air yang lebih baik menurut negara

Tubuh manusia  mengandung dari 55% untuk 78% air, tergantung pada ukuran tubuh. [44]  untuk berfungsi dengan baik, tubuh membutuhkan antara satu dan tujuh liter (0,22 dan 1,54 Imp Gal; 0,26 dan 1,85 US Gal)[rujukan?]    air per hari untuk menghindari  dehidrasi; jumlah yang tepat tergantung pada tingkat aktivitas, suhu, kelembaban, dan faktor lainnya. Sebagian besar ini tertelan melalui makanan atau minuman selain minum air lurus. Tidak jelas berapa banyak asupan air yang dibutuhkan oleh orang sehat, meskipun British Dietetic Association menyarankan bahwa 2,5 liter air Total setiap hari adalah minimum untuk mempertahankan hidrasi yang tepat, termasuk 1,8 liter (6 sampai 7 gelas) diperoleh langsung dari minuman. [45]  kesusastraan medis nikmat konsumsi yang lebih rendah, biasanya 1 liter air untuk pria rata-rata, tidak termasuk persyaratan tambahan karena kehilangan cairan dari olahraga atau cuaca hangat. [46]

Ginjal sehat dapat mengeluarkan 0,8 sampai 1 liter air per jam, tetapi stres seperti latihan dapat mengurangi jumlah ini. Orang dapat minum air jauh lebih dari yang diperlukan saat berolahraga, menempatkan mereka pada risiko keracunan air  (hyperhidrasi), yang dapat berakibat fatal. [47] [48]  klaim populer bahwa “seseorang harus mengkonsumsi delapan gelas air per hari” tampaknya tidak memiliki dasar nyata dalam ilmu pengetahuan. [49]  penelitian telah menunjukkan bahwa asupan air tambahan, terutama sampai 500 mililiter (18 Imp fl oz; 17 US fl oz) pada waktu makan sangat kondusif untuk penurunan berat badan. [50] [51] [52] [53] [54] [55]  asupan cairan yang cukup membantu mencegah sembelit. [56]

Simbol bahaya untuk air non-Potable

Rekomendasi asli untuk asupan air di 1945 oleh badan makanan dan gizi Dewan riset Nasional Amerika Serikat  membaca: “sebuah standar biasa untuk beragam orang adalah 1 mililiter untuk setiap kalori makanan. Sebagian besar kuantitas ini terkandung dalam makanan siap saji. ” [57]    laporan asupan makanan referensi terbaru oleh  Dewan riset Nasional Amerika Serikat  pada umumnya direkomendasikan, berdasarkan jumlah median asupan air dari kami data survei (termasuk sumber makanan): 3,7 liter ( 0,81 Imp Gal; 0,98 US Gal) untuk pria dan 2,7 liter (0,59 Imp Gal; 0,71 US Gal) dari total air untuk wanita, mencatat bahwa air yang terkandung dalam makanan yang disediakan sekitar 19% dari total asupan air dalam survei. [58]

Khusus, wanita hamil dan menyusui  membutuhkan cairan tambahan untuk tetap terhidrasi.  Institut Kedokteran  (kami) merekomendasikan bahwa, rata, orang mengkonsumsi 3 liter (0,66 Imp Gal; 0,79 US gal) dan wanita 2,2 liter (0,48 Imp Gal; 0,58 US Gal); wanita hamil harus meningkatkan asupan untuk 2,4 liter (0,53 Imp Gal; 0,63 US Gal) dan wanita menyusui harus mendapatkan 3 liter (12 cangkir), karena jumlah yang sangat besar cairan hilang selama menyusui. [59]  juga dicatat adalah bahwa biasanya, sekitar 20% dari asupan air berasal dari makanan, sedangkan sisanya berasal dari air minum dan minuman (berkafein  termasuk). Air diekskresikan dari tubuh dalam berbagai bentuk; melalui  urin  dan  kotoran, melalui  berkeringat, dan dengan menghembuskan uap air dalam napas. Dengan pengerahan tenaga fisik dan paparan panas, kehilangan air akan meningkat dan kebutuhan cairan sehari-hari juga dapat meningkat.

Manusia membutuhkan air dengan sedikit kotoran. Pengotor umum termasuk garam logam dan oksida, termasuk tembaga, besi, kalsium dan timah,[60]  dan/atau bakteri berbahaya, seperti  Vibrio. Beberapa  zat terlarut   dapat diterima dan bahkan diinginkan untuk peningkatan rasa dan untuk memberikan  elektrolityang diperlukan. [61]

Sumber air tawar tunggal terbesar (menurut volume) yang cocok untuk diminum adalah Danau Baikal  di Siberia. [62]

Baca selengkapnya >>

Bagaimana cara membedakan air yang layak dan tidak layak digunakan?2021-01-23T11:08:48+07:00

Ketersediaan air: fraksi populasi yang menggunakan sumber air yang lebih baik menurut negara

Tubuh manusia  mengandung dari 55% untuk 78% air, tergantung pada ukuran tubuh. [44]  untuk berfungsi dengan baik, tubuh membutuhkan antara satu dan tujuh liter (0,22 dan 1,54 Imp Gal; 0,26 dan 1,85 US Gal)[rujukan?]    air per hari untuk menghindari  dehidrasi; jumlah yang tepat tergantung pada tingkat aktivitas, suhu, kelembaban, dan faktor lainnya. Sebagian besar ini tertelan melalui makanan atau minuman selain minum air lurus. Tidak jelas berapa banyak asupan air yang dibutuhkan oleh orang sehat, meskipun British Dietetic Association menyarankan bahwa 2,5 liter air Total setiap hari adalah minimum untuk mempertahankan hidrasi yang tepat, termasuk 1,8 liter (6 sampai 7 gelas) diperoleh langsung dari minuman. [45]  kesusastraan medis nikmat konsumsi yang lebih rendah, biasanya 1 liter air untuk pria rata-rata, tidak termasuk persyaratan tambahan karena kehilangan cairan dari olahraga atau cuaca hangat. [46]

Ginjal sehat dapat mengeluarkan 0,8 sampai 1 liter air per jam, tetapi stres seperti latihan dapat mengurangi jumlah ini. Orang dapat minum air jauh lebih dari yang diperlukan saat berolahraga, menempatkan mereka pada risiko keracunan air  (hyperhidrasi), yang dapat berakibat fatal. [47] [48]  klaim populer bahwa “seseorang harus mengkonsumsi delapan gelas air per hari” tampaknya tidak memiliki dasar nyata dalam ilmu pengetahuan. [49]  penelitian telah menunjukkan bahwa asupan air tambahan, terutama sampai 500 mililiter (18 Imp fl oz; 17 US fl oz) pada waktu makan sangat kondusif untuk penurunan berat badan. [50] [51] [52] [53] [54] [55]  asupan cairan yang cukup membantu mencegah sembelit. [56]

Simbol bahaya untuk air non-Potable

Rekomendasi asli untuk asupan air di 1945 oleh badan makanan dan gizi Dewan riset Nasional Amerika Serikat  membaca: “sebuah standar biasa untuk beragam orang adalah 1 mililiter untuk setiap kalori makanan. Sebagian besar kuantitas ini terkandung dalam makanan siap saji. ” [57]    laporan asupan makanan referensi terbaru oleh  Dewan riset Nasional Amerika Serikat  pada umumnya direkomendasikan, berdasarkan jumlah median asupan air dari kami data survei (termasuk sumber makanan): 3,7 liter ( 0,81 Imp Gal; 0,98 US Gal) untuk pria dan 2,7 liter (0,59 Imp Gal; 0,71 US Gal) dari total air untuk wanita, mencatat bahwa air yang terkandung dalam makanan yang disediakan sekitar 19% dari total asupan air dalam survei. [58]

Khusus, wanita hamil dan menyusui  membutuhkan cairan tambahan untuk tetap terhidrasi.  Institut Kedokteran  (kami) merekomendasikan bahwa, rata, orang mengkonsumsi 3 liter (0,66 Imp Gal; 0,79 US gal) dan wanita 2,2 liter (0,48 Imp Gal; 0,58 US Gal); wanita hamil harus meningkatkan asupan untuk 2,4 liter (0,53 Imp Gal; 0,63 US Gal) dan wanita menyusui harus mendapatkan 3 liter (12 cangkir), karena jumlah yang sangat besar cairan hilang selama menyusui. [59]  juga dicatat adalah bahwa biasanya, sekitar 20% dari asupan air berasal dari makanan, sedangkan sisanya berasal dari air minum dan minuman (berkafein  termasuk). Air diekskresikan dari tubuh dalam berbagai bentuk; melalui  urin  dan  kotoran, melalui  berkeringat, dan dengan menghembuskan uap air dalam napas. Dengan pengerahan tenaga fisik dan paparan panas, kehilangan air akan meningkat dan kebutuhan cairan sehari-hari juga dapat meningkat.

Manusia membutuhkan air dengan sedikit kotoran. Pengotor umum termasuk garam logam dan oksida, termasuk tembaga, besi, kalsium dan timah,[60]  dan/atau bakteri berbahaya, seperti  Vibrio. Beberapa  zat terlarut   dapat diterima dan bahkan diinginkan untuk peningkatan rasa dan untuk memberikan  elektrolityang diperlukan. [61]

Sumber air tawar tunggal terbesar (menurut volume) yang cocok untuk diminum adalah Danau Baikal  di Siberia. [62]

Baca selengkapnya >>

Apa syarat air yang dikonsumsi manusia?2021-01-23T11:06:40+07:00

Ketersediaan air: fraksi populasi yang menggunakan sumber air yang lebih baik menurut negara

Tubuh manusia  mengandung dari 55% untuk 78% air, tergantung pada ukuran tubuh. [44]  untuk berfungsi dengan baik, tubuh membutuhkan antara satu dan tujuh liter (0,22 dan 1,54 Imp Gal; 0,26 dan 1,85 US Gal)[rujukan?]    air per hari untuk menghindari  dehidrasi; jumlah yang tepat tergantung pada tingkat aktivitas, suhu, kelembaban, dan faktor lainnya. Sebagian besar ini tertelan melalui makanan atau minuman selain minum air lurus. Tidak jelas berapa banyak asupan air yang dibutuhkan oleh orang sehat, meskipun British Dietetic Association menyarankan bahwa 2,5 liter air Total setiap hari adalah minimum untuk mempertahankan hidrasi yang tepat, termasuk 1,8 liter (6 sampai 7 gelas) diperoleh langsung dari minuman. [45]  kesusastraan medis nikmat konsumsi yang lebih rendah, biasanya 1 liter air untuk pria rata-rata, tidak termasuk persyaratan tambahan karena kehilangan cairan dari olahraga atau cuaca hangat. [46]

Ginjal sehat dapat mengeluarkan 0,8 sampai 1 liter air per jam, tetapi stres seperti latihan dapat mengurangi jumlah ini. Orang dapat minum air jauh lebih dari yang diperlukan saat berolahraga, menempatkan mereka pada risiko keracunan air  (hyperhidrasi), yang dapat berakibat fatal. [47] [48]  klaim populer bahwa “seseorang harus mengkonsumsi delapan gelas air per hari” tampaknya tidak memiliki dasar nyata dalam ilmu pengetahuan. [49]  penelitian telah menunjukkan bahwa asupan air tambahan, terutama sampai 500 mililiter (18 Imp fl oz; 17 US fl oz) pada waktu makan sangat kondusif untuk penurunan berat badan. [50] [51] [52] [53] [54] [55]  asupan cairan yang cukup membantu mencegah sembelit. [56]

Simbol bahaya untuk air non-Potable

Rekomendasi asli untuk asupan air di 1945 oleh badan makanan dan gizi Dewan riset Nasional Amerika Serikat  membaca: “sebuah standar biasa untuk beragam orang adalah 1 mililiter untuk setiap kalori makanan. Sebagian besar kuantitas ini terkandung dalam makanan siap saji. ” [57]    laporan asupan makanan referensi terbaru oleh  Dewan riset Nasional Amerika Serikat  pada umumnya direkomendasikan, berdasarkan jumlah median asupan air dari kami data survei (termasuk sumber makanan): 3,7 liter ( 0,81 Imp Gal; 0,98 US Gal) untuk pria dan 2,7 liter (0,59 Imp Gal; 0,71 US Gal) dari total air untuk wanita, mencatat bahwa air yang terkandung dalam makanan yang disediakan sekitar 19% dari total asupan air dalam survei. [58]

Khusus, wanita hamil dan menyusui  membutuhkan cairan tambahan untuk tetap terhidrasi.  Institut Kedokteran  (kami) merekomendasikan bahwa, rata, orang mengkonsumsi 3 liter (0,66 Imp Gal; 0,79 US gal) dan wanita 2,2 liter (0,48 Imp Gal; 0,58 US Gal); wanita hamil harus meningkatkan asupan untuk 2,4 liter (0,53 Imp Gal; 0,63 US Gal) dan wanita menyusui harus mendapatkan 3 liter (12 cangkir), karena jumlah yang sangat besar cairan hilang selama menyusui. [59]  juga dicatat adalah bahwa biasanya, sekitar 20% dari asupan air berasal dari makanan, sedangkan sisanya berasal dari air minum dan minuman (berkafein  termasuk). Air diekskresikan dari tubuh dalam berbagai bentuk; melalui  urin  dan  kotoran, melalui  berkeringat, dan dengan menghembuskan uap air dalam napas. Dengan pengerahan tenaga fisik dan paparan panas, kehilangan air akan meningkat dan kebutuhan cairan sehari-hari juga dapat meningkat.

Manusia membutuhkan air dengan sedikit kotoran. Pengotor umum termasuk garam logam dan oksida, termasuk tembaga, besi, kalsium dan timah,[60]  dan/atau bakteri berbahaya, seperti  Vibrio. Beberapa  zat terlarut   dapat diterima dan bahkan diinginkan untuk peningkatan rasa dan untuk memberikan  elektrolityang diperlukan. [61]

Sumber air tawar tunggal terbesar (menurut volume) yang cocok untuk diminum adalah Danau Baikal  di Siberia. [62]

Baca selengkapnya >>

Apa saja syarat air bersih dan dapat diminum?2021-01-23T10:55:58+07:00
  1. Syarat fisik, antara lain: 
    – Air harus bersih dan tidak keruh
    – Tidak berwarna apapun
    – Tidak berasa apapun
    – Tidak berbau apaun
    – Suhu antara 10-25 C (sejuk)
    – Tidak meninggalkan endapan
  2. Syarat kimiawi, antara lain:
    – Tidak mengandung bahan kimiawi yang mengandung racun
    – Tidak mengandung zat-zat kimiawi yang berlebihan
    – Cukup yodium
    – pH air antara 6,5 – 9,2
  3. Syarat mikrobiologi, antara lain:
    Tidak mengandung kuman-kuman penyakit seperti disentri, tipus, kolera, dan bakteri patogen penyebab penyakit.
    Seperti kita ketahui jika standar mutu air sudah diatas standar atau sesuai dengan standar tersebut maka yang terjadi adalah akan menentukan besar kecilnya investasi dalam pengadaan air bersih tersebut, baik instalasi penjernihan air dan biaya operasi serta pemeliharaannya. Sehingga semakin jelek kualitas air semakin berat beban masyarakat untuk membayar harga jual air bersih. Dalam penyediaan air bersih yang layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat banyak mengutip Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 173/Men.Kes/Per/VII/1977, penyediaan air harus memenuhi kuantitas dan kualitas, yaitu:
    – Aman dan higienis.
    – Baik dan layak minum.
    – Tersedia dalam jumlah yang cukup.
    – Harganya relatif murah atau terjangkau oleh sebagian besar masyarakat
    Parameter yang ada digunakan untuk metode dalam proses perlakuan, operasi dan biaya. Parameter air yang penting ialah parameter fisik, kimia, biologis dan radiologis yaitu sebagai berikut:

Parameter Air Bersih secara Fisika  

1. Kekeruhan

2. Warna

3. Rasa & bau

4. Endapan

5. Temperatur

Parameter Air Bersih secara Kimia  

1. Organik, antara lain: karbohidrat, minyak/ lemak/gemuk, pestisida, fenol, protein, deterjen, dll.

2. Anorganik, antara lain: kesadahan, klorida, logam berat, nitrogen, pH, fosfor,belerang, bahan-bahan beracun.

3. Gas-gas, antara lain: hidrogen sulfida, metan, oksigen.

Parameter Air Bersih secara Biologi  

1. Bakteri

2. Binatang

3. Tumbuh-tumbuhan

4. Protista

5. Virus

Parameter Air Bersih secara Radiologi  

1. Konduktivitas atau daya hantar

2. Pesistivitas

3. PTT atau TDS (Kemampuan air bersih untuk menghantarkan arus listrik)

Apa saja syarat mikrobiologis air bersih layak minum?2021-01-23T10:53:40+07:00
  1. Syarat fisik, antara lain: 
    – Air harus bersih dan tidak keruh
    – Tidak berwarna apapun
    – Tidak berasa apapun
    – Tidak berbau apaun
    – Suhu antara 10-25 C (sejuk)
    – Tidak meninggalkan endapan
  2. Syarat kimiawi, antara lain:
    – Tidak mengandung bahan kimiawi yang mengandung racun
    – Tidak mengandung zat-zat kimiawi yang berlebihan
    – Cukup yodium
    – pH air antara 6,5 – 9,2
  3. Syarat mikrobiologi, antara lain:
    Tidak mengandung kuman-kuman penyakit seperti disentri, tipus, kolera, dan bakteri patogen penyebab penyakit.
    Seperti kita ketahui jika standar mutu air sudah diatas standar atau sesuai dengan standar tersebut maka yang terjadi adalah akan menentukan besar kecilnya investasi dalam pengadaan air bersih tersebut, baik instalasi penjernihan air dan biaya operasi serta pemeliharaannya. Sehingga semakin jelek kualitas air semakin berat beban masyarakat untuk membayar harga jual air bersih. Dalam penyediaan air bersih yang layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat banyak mengutip Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 173/Men.Kes/Per/VII/1977, penyediaan air harus memenuhi kuantitas dan kualitas, yaitu:
    – Aman dan higienis.
    – Baik dan layak minum.
    – Tersedia dalam jumlah yang cukup.
    – Harganya relatif murah atau terjangkau oleh sebagian besar masyarakat
    Parameter yang ada digunakan untuk metode dalam proses perlakuan, operasi dan biaya. Parameter air yang penting ialah parameter fisik, kimia, biologis dan radiologis yaitu sebagai berikut:

Parameter Air Bersih secara Fisika  

1. Kekeruhan

2. Warna

3. Rasa & bau

4. Endapan

5. Temperatur

Parameter Air Bersih secara Kimia  

1. Organik, antara lain: karbohidrat, minyak/ lemak/gemuk, pestisida, fenol, protein, deterjen, dll.

2. Anorganik, antara lain: kesadahan, klorida, logam berat, nitrogen, pH, fosfor,belerang, bahan-bahan beracun.

3. Gas-gas, antara lain: hidrogen sulfida, metan, oksigen.

Parameter Air Bersih secara Biologi  

1. Bakteri

2. Binatang

3. Tumbuh-tumbuhan

4. Protista

5. Virus

Parameter Air Bersih secara Radiologi  

1. Konduktivitas atau daya hantar

2. Pesistivitas

3. PTT atau TDS (Kemampuan air bersih untuk menghantarkan arus listrik)

Apakah syarat air dikatakan layak minum?2021-01-23T10:01:30+07:00

Menurut WHO (World Health Organization), kandungan mineral dalam air tidak akan berpengaruh terhadap kesehatan selama air masih dikategorikan tawar. Meski begitu, WHO menetapkan standar kandungan padatan terlarut dalam air minum yang terbagi menjadi beberapa kriteria level.

Kandungan TDS (mg/l atau ppn) Penilaian Rasa air
Kurang dari 300 Bagus sekali
300 – 600 Baiki
600 – 900 Bisa diminum
900 – 1200/ Buruk (rasa payau)
lebih dari 1200/ berbahaya (terlalu asin)

Baca selengkapnya mengenai standar air sehat

Mengapa air yang kita minum harus berkualitas2021-01-23T09:59:07+07:00

Sebanyak 90% dari kasus penyakit diare yang menimpa masyarakat, terutama pada balita dan ibu hamil di negara berkembang salah satunya terjadi karena sumber air minum yang tidak berkualitas. Seperti yang terjadi di Bangladesh, sekitar setengah dari 12 juta air sumur di negara tersebut dipastikan telah terkontaminasi oleh zat arsenik. Hal ini terjadi dikarenakan sumur-sumur tersebut tidak digali cukup dalam (kurang dari 100 meter) sehingga zat-zat seperti arsenik menjadi pekat. Padahal, pada tahun 1980-an, United Nation (PBB) berasumsi bahwa air dalam tanah lebih sehat daripada air yang berasal dari sungai dan kanal. Namun nyatanya air tersebut memungkinkan terkontaminasi arsenik dan florida. Bacalah mengenai masalah air sumur disini

Sebanyak 60 juta orang telah teracuni air sumur yang terkontaminasi florida berlebih, yang merupakan larutan dari bebatuan granit. Meskipun penggunaan florida, dalam dosis kecil, membantu memelihara kesehatan, namun dalam dosis besar dapat mengakibatkan deformasi tulang pada anak-anak. Hal yang sama terjadi di Negara Cina, Uzbekistan hingga Etiopia.

Di Indonesia sendiri, permasalahan yang sering muncul terkait masalah kualitas air minum tidak berasal dari faktor air tanah (air sumur) yang terkontaminasi oleh oleh florida dan arsenik. Berdasarkan hasil survey Nazava bersama Departemen Kesehatan Republik Indonesia dan Universitas ITB Bandung, masalah kualitas air minum di Indonesia meliputi kontaminasi bakteri, besi, mangan, dan intrusi, air laut (TDS tinggi) serta gambut. Sementara untuk zat arsenik, meski sempat terdapat laporan kontaminasi arsenik pada beberapa sumur di Sumatera Selatan, namun sejauh ini, menurut Kementerian Kesehatan, kontaminasi arsenik sangat jarang terjadi pada sumur di luar daerah pertambangan.

Selama ini diketahui bahwa untuk membersihkan air dari bakteri maupun dari zat-zat lainnya adalah dengan merebus air tersebut hingga 100 °C terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Namun, kenyataannya, tindakan tersebut tidaklah benar-benar membersihkan air, sebab beberapa zat kimia terutama logam yang terlarut tidak dapat hilang meski telah dilakukan perebusan pada air.Oleh karena itu, metode filterisasi pada air dapat menjadi solusi untuk mengatasi hal tersebut.

Baca selengkapnya tentang kualitas air >>

Bagaimana ciri-ciri air minum yang sehat dan aman untuk di minum?2021-01-23T09:54:36+07:00

Menurut WHO (World Health Organization), kandungan mineral dalam air tidak akan berpengaruh terhadap kesehatan selama air masih dikategorikan tawar. Meski begitu, WHO menetapkan standar kandungan padatan terlarut dalam air minum yang terbagi menjadi beberapa kriteria level.

Kandungan TDS (mg/l atau ppn) Penilaian Rasa air
Kurang dari 300 Bagus sekali
300 – 600 Baiki
600 – 900 Bisa diminum
900 – 1200/ Buruk (rasa payau)
lebih dari 1200/ berbahaya (terlalu asin)

Baca selengkapnya mengenai standar air sehat

Apa yang dimaksud dengan air sehat2021-01-23T09:53:12+07:00

Menurut WHO (World Health Organization), kandungan mineral dalam air tidak akan berpengaruh terhadap kesehatan selama air masih dikategorikan tawar. Meski begitu, WHO menetapkan standar kandungan padatan terlarut dalam air minum yang terbagi menjadi beberapa kriteria level.

Kandungan TDS (mg/l atau ppn) Penilaian Rasa air
Kurang dari 300 Bagus sekali
300 – 600 Baiki
600 – 900 Bisa diminum
900 – 1200/ Buruk (rasa payau)
lebih dari 1200/ berbahaya (terlalu asin)

Baca selengkapnya mengenai standar air sehat

Bagaimana ciri ciri air yang sehat?2021-01-23T09:51:15+07:00

Menurut WHO (World Health Organization), kandungan mineral dalam air tidak akan berpengaruh terhadap kesehatan selama air masih dikategorikan tawar. Meski begitu, WHO menetapkan standar kandungan padatan terlarut dalam air minum yang terbagi menjadi beberapa kriteria level.

Kandungan TDS (mg/l atau ppn) Penilaian Rasa air
Kurang dari 300 Bagus sekali
300 – 600 Baiki
600 – 900 Bisa diminum
900 – 1200/ Buruk (rasa payau)
lebih dari 1200/ berbahaya (terlalu asin)

Baca selengkapnya mengenai standar air sehat

Air galon isi ulang apakah sehat?2021-01-23T09:45:59+07:00

Apakakah Anda suka belih air isi ulang? Bacalah informasi ini untuk pilih depot yang aman.  Di dalam tubuh manusia sendiri terdapat unsur air yaitu sebanyak 70%, sehingga memang sudah sewajarnya air menjadi kebutuhan utama manusia untuk dikonsumsi. Karena jika air sebanyak 70% tidak dipenuhi, maka kondisi tubuh anda tidak akan seimbang, anda akan mulai merasa lemas, susah berkonsentrasi, dan jika diteruskan tubuh akan mengalami dehidrasi akut.

Baca selengkapanya >>

Cara dapat air minum lebih terjangkau2021-01-23T09:44:00+07:00

Air hasil saringan dari filter air keran dapat digunakan langsung untuk minum tanpa mesti harus dimasak lagi. Sebab, filter keramik yang menjadi inti dari Naqi Tap ini dapat langsung membunuh bakteri. Fakta bahwa seluruh produk Nazava benar-benar bisa menghilangkan 100% bakteri bukanlah bualan semata atau cuma untuk kepentingan marketing saja. Tetapi memang dibuktikan dari hasil uji laboratorium. Hingga saat ini, total uji laboratorium yang dilakukan Nazava mencapai 30 kali pengujian yang berlangsung di 11 negara, termasuk di Indonesia.

Baca selengkapnya >>

Cara jaga Kesehatan keluarga2021-01-23T09:40:54+07:00

Kesehatan keluarga adalah harta paling berharga karena tidak dapat dibeli dengan uang. Setiap anggota keluarga mempunyai tanggung jawab untuk menjaga kesehatannya sendiri. Namun, tidak ada yang mampu merawat keluarga sebaik ibu pintar.

1. Dapur Sehat, Keluarga Sehat

ibu dan anak memasak di dapur yang putih dengan sayur

Dapur merupakan jantung dari keluarga. Bagaimana tidak? Hidangan yang disajikan di meja makan datang dari dapur di mana ibu memasak dan menyimpan bahan makanan. Tentu, jalan menuju kesehatan keluarga dimulai dari dapur yang sehat juga. Menurut hasil penelitian oleh Food Lab dari Cornell University, dapur yang tidak sehat bisa memicu anggota keluarga makan 15% lebih banyak dari semestinya.

Demi kesehatan keluarga, ibu pintar harus jeli dalam menata dapurnya. Simpan camilan tidak sehat dan hidangkan makanan sehat seperti buah-buahan. Hindari susunan kursi yang terlalu ramai di dapur agar tidak mengundang anggota keluarga yang hendak mengambil makanan langsung dari dapur. Hidangkan makanan sesuai dengan porsi setiap anggota keluarga agar kesehatan keluarga lebih terjaga.

2. Efek Tirai Jendela

perempuan membuka tirai jendelashutterstock.com

Siapa sangka kalau tirai jendela punya efek positif bagi kesehatan keluarga juga? Ibu pintar harus tahu kalau hasil studi oleh Cambridge University menyatakan bahwa manusia saat ini mendapatkan paparan sinar matahari yang 10 kali lebih sedikit dibandingkan nenek moyang kita.

Alhasil, ritme dan kinerja tubuh juga menurun akibat ruangan yang terlalu gelap atau suram. Keberadaan pencahayaan alami sangat berpengaruh terhadap fungsi biokimia tubuh dan kualitas tidur yang pastinya mengancam kesehatan keluarga. Sebagai ibu pintar, usahakan untuk memilih tirai jendela yang tidak terlalu gelap demi menjaga kesehatan keluarga, ya.

3. Membersihkan Tempat Tidur

perempuan merapikan tempat tidur putihshutterstock.com

Menurut The National Sleep Foundation, mereka yang rajin merapikan tempat tidur di pagi hari punya 19% kemungkinan untuk tidur semakin pulas pada malam harinya. Ibu pintar tentu akan membiasakan diri untuk membersihkan seisi rumah setiap harinya, tidak terkecuali ruang tidur.

Kesehatan keluarga yang baik tentu perlu tidur yang pulas di atas kasur yang bersih. Biasakanlah merapikan tempat tidur dan mengganti sprei kasur secara berkala demi menjaga kasur yang bersih. Tak hanya kebersihan saja, penggunaan kasur yang nyaman dan berkualitas, seperti kasur Dunlopillo juga bisa membuat tidur kamu dan keluarga lebih pulas, lho! Dengan demikian, kesehatan keluarga pun akan makin terjaga.

4. Cat Dinding untuk Memicu Kebiasaan Sehat

ruang tidur dengan dinding warna biru lembutcachecrazy.com

Tahukah kalian kalau warna cat rumah minimalis bisa mempengaruhi kualitas tidur, selera makan, dan semangat diri di dalam rumah? Menurut Pantone Color Institute, efek psikologi warna dapat berpengaruh terhadap kesehatan keluarga di rumah. Misalkan warna merah bisa menstimulasi nafsu makan dan meningkatkan tekanan darah. Mengetahui efek psikologi warna tentu akan berguna demi menjaga kesehatan keluarga.

Untuk kesehatan keluarga, ibu pintar disarankan untuk memilih warna hijau dan biru yang lembut supaya menurunkan detak jantung dan ritme pernafasan. Efek menenangkan ini bisa diaplikasikan ke ruang keluarga atau ruang tidur, apalagi untuk anak remaja yang rentan stress.

5. Penghijauan di dalam Rumah

beberapa tanaman dalam pot warna-warni di ujung jendelashutterstock.com

Kesehatan keluarga tidak lepas dari pengaruh kualitas udara dalam rumah. Riset membuktikan bahwa udara dalam ruangan 12 kali lebih berpolusi dibandingkan udara luar.

Walaupun ada banyak faktor yang membuat udara dalam ruangan berpolusi, solusi tepat untuk kesehatan keluarga adalah dengan menghadirkan tanaman hijau di dalam ruangan yang berfungsi sebagai filter atau penyaring udara, membersihkan racun, dan juga menyegarkan kualitas udara.

6. Jeli dengan Produk Kimia

keranjang penuh dengan cairan kimia pembersih dan alat pembersih seperti lap dan sarung tangan kuningshutterstock.com

Konsidi rumah yang bersih dan bebas kuman tentu diperlukan demi kesehatan keluarga. Namun, ibu pintar perlu waspada dalam memilih produk pembersih yang bisa saja mengandung bahan-bahan kimia berbahaya. Alih-alih menjaga kesehatan keluarga, bahaya penyakit pernafasan seperti asma atau penyakit kulit malah mengancam.

Coba gunakan bahan alami seperti soda kue, cuka, dan lemon untuk membersihkan rumah. Kesehatan keluarga tentu akan terjamin jika ibu pintar meminimalisir penggunaan produk-produk berbahan kimia dalam rumah tangga.

Menjadi ibu yang pintar tidak sulit asalkan selalu rutin menjaga kebersihan rumah tangga dan waspada dalam memilih yang terbaik untuk kesehatan keluarga. Jangan lupa pastikan juga rumah terhindar dari kedatangan hewan-hewan yang dapat mengganggu kebersihan rumah, seperti tokek! Jika ada hewan tersebut, segera lakukan cara mengusir tokek yang efektif agar rumah bersih kembali. Semoga keenam tips ini berguna, ya!

Kamu sedang mencari peralatan baru untuk memasak kue di rumah? Dekoruma jual cetakan kue, rolling pin, hingga oven, lho! Tak hanya itu saja, Dekoruma juga jual Nakami, merek perlengkapan makan dan minum dengan kualitas terbaik. Tunggu apa lagi? Yuk, cari kebutuhan memasakmu di Dekoruma!

What are the 7 pathogens?2021-01-23T09:32:28+07:00

A pathogen brings disease to its host. Another name for a pathogen is an infectious agent, as they cause infections. As with any organism, pathogens prioritize survival and reproduction.

The human body’s immune system acts as a defense against pathogens. The body can easily fight off some pathogens, but others are potentially fatal.

There are five main types of pathogens:

  1. Bacteria
    Bacteria are microscopic pathogens that reproduce rapidly after entering the body. They can release toxins that damage tissues and cause illness. Doctors typically prescribe antibiotics to treat bacterial infections, but some bacteria are becoming resistant to these drugs.
    Not all bacteria are pathogenic, though. In the body, there are many types of harmless bacteria, and some may even support essential bodily functions.
  2. Viruses
    Smaller than bacteria, a virus invades a host cell. It then replicates, producing hundreds and thousands of new viruses that go on to infect more host cells. Viruses can pass from person to person in various ways, including:
    – via respiratory droplets that travel through the air
    – through contact with the blood of a person with the infection
    – through contact with the bodily fluids of someone with the infection
  3. Fungi
    There are thousands of species of fungi, some of which cause disease in humans. Common fungal skin conditions include athlete’s foot and ringworm. These conditions are contagious and can spread through person-to-person contact.
    A study in Trends in Microbiology found that fungal pathogens are evolving a capacity for memory. They can use signals in the body to anticipate imminent threats to their survival, against which they can then prepare themselves.
  4. Protists
    These single cell organisms cause disease in their host. They infect other organisms to survive and reproduce.
    Protist pathogens affect plants and food crops. Foods containing protists can cause dysentery, which is an infection of the intestines that causes diarrhea.
    Protist pathogens can also be parasitic and live in other organisms, such as mosquitoes. Protists cause malaria through mosquito bites.
  5. Parasitic worms
    Parasitic worms, also known as helminths, are large enough for people to see with the naked eye, and they can live in many areas of the body. Some worms include:
    – Flatworms: These include tapeworms, which reside in the intestines.
    – Thorny-head worms: This type of worm lives in the intestines.
    – Roundworms: These worms can survive in the gastrointestinal tract and lymphatic system.
  6. Worms
  7. Protozoa
What are the 5 main pathogens?2021-01-23T09:26:44+07:00

A pathogen brings disease to its host. Another name for a pathogen is an infectious agent, as they cause infections. As with any organism, pathogens prioritize survival and reproduction.

The human body’s immune system acts as a defense against pathogens. The body can easily fight off some pathogens, but others are potentially fatal.

There are five main types of pathogens:

  1. Bacteria
    Bacteria are microscopic pathogens that reproduce rapidly after entering the body. They can release toxins that damage tissues and cause illness. Doctors typically prescribe antibiotics to treat bacterial infections, but some bacteria are becoming resistant to these drugs.
    Not all bacteria are pathogenic, though. In the body, there are many types of harmless bacteria, and some may even support essential bodily functions.
  2. Viruses
    Smaller than bacteria, a virus invades a host cell. It then replicates, producing hundreds and thousands of new viruses that go on to infect more host cells. Viruses can pass from person to person in various ways, including:
    – via respiratory droplets that travel through the air
    – through contact with the blood of a person with the infection
    – through contact with the bodily fluids of someone with the infection
  3. Fungi
    There are thousands of species of fungi, some of which cause disease in humans. Common fungal skin conditions include athlete’s foot and ringworm. These conditions are contagious and can spread through person-to-person contact.
    A study in Trends in Microbiology found that fungal pathogens are evolving a capacity for memory. They can use signals in the body to anticipate imminent threats to their survival, against which they can then prepare themselves.
  4. Protists
    These single cell organisms cause disease in their host. They infect other organisms to survive and reproduce.
    Protist pathogens affect plants and food crops. Foods containing protists can cause dysentery, which is an infection of the intestines that causes diarrhea.
    Protist pathogens can also be parasitic and live in other organisms, such as mosquitoes. Protists cause malaria through mosquito bites.
  5. Parasitic worms
    Parasitic worms, also known as helminths, are large enough for people to see with the naked eye, and they can live in many areas of the body. Some worms include:
  • Flatworms: These include tapeworms, which reside in the intestines.
  • Thorny-head worms: This type of worm lives in the intestines.
  • Roundworms: These worms can survive in the gastrointestinal tract and lymphatic system.
What are pathogenic bacteria in water system2021-01-23T09:19:22+07:00

6 Examples of How Pathogens May Get into a Water Supply
The following scenarios illustrate a range of ways in which pathogens can (and do) contaminate a community’s water supply.

  1. Damaged storage tank
    At a supply serving 50 people, groundwater is abstracted via a deep bore, chlorinated, and then stored in a wooden tank prior to use. Over time, some of the wooden planks that make up the roof of the tank have warped and twisted, allowing gaps to form. In addition, some of these planks rot. The gap formed allows birds and rats to get into the water, and they start nesting inside the reservoir. Even though the water is chlorinated and the water tested for free chlorine, the contamination is intermittent. Not all of the contamination involves microorganisms but rather organic matter that causes a chlorine demand – meaning that chlorine gets used up before it can control the micro-organisms in the water. The operator of the supply notices that there is very little free available chlorine in the distribution system. Then an E. coli test shows a positive result of 56 faecal coliforms per 100 mL. The problem is identified by the testing and fixed before anyone gets sick.
  2. High turbidity with a UV system
    In a small community supply serving 20 households and using a surface water source, a small river flows through lowland pasture with some dairying upstream. The water is pumped out of the river through the gravel (a form of pre-filtration) then disinfected via UV light immediately prior to use. During high flows, the degree of turbidity and contamination increases, causing poor UV light transmission, meaning that micro-organisms can get past without being inactivated. Users notice the change in water clarity but this cloudiness is a regular occurrence and consumers ‘get used to it’. Then some parents notice that children have diarrhoea after the water has been cloudy. Microbiological tests of the water when it is cloudy show high levels of E. coli. Tests of the children show that some of them have campylobacteriosis.
  3. Damaged well head
    A small school uses a groundwater supply for drinking-water. Clean, safe water is pumped from underground direct to use, without treatment, but the bore is in a paddock that also contains cattle. The well head is not secure due to a hole drilled in the concrete apron, allowing the otherwise safe water to be contaminated with runoff from the paddock. This results in intermittent contamination of the water, after heavy rain. This problem requires immediate action. Visual inspection would identify this particular problem but the school caretaker does not realise the risks of having an insecure well head. The water supply comes under suspicion when many of the children are sick with diarrhoea after a period of heavy winter rains.
  4. Chlorine pump failure
    A small community’s water is extracted from the ground via a pump, and chlorinated by a dosing pump dispensing liquid chlorine. The water is then stored in a well holding tank prior to use. As a community collaborative effort to operate the supply, different individuals are on a roster to check the free available chlorine levels and that the treatment plant is running, but some people forget or are not sure what to do. If the chlorine solution runs out or the pump fails to work, or even if chlorine is overdosed, there could be a problem. The chlorine dosing pump becomes blocked but still makes ‘pumping noises’. The chlorine levels drop. The water is from a shallow bore that contains contaminants from farm runoff. The water supply is contaminated with pathogenic micro-organisms until someone realises the chlorine pump is not working correctly and it is repaired.
  5. Spring water with no treatment
    Water is supplied via a spring that flows into a covered box, to exclude surface water interference. There is no filtration or disinfection. The springs are situated in lowland bush and there are livestock present in the area. Without the protection of barriers against micro-organisms getting into the water supply, any fault in this system would lead to illness. Without frequent and regular inspections, some problems could go unnoticed until it was too late. For example, if the lid of the collection box came off, it would allow surface contamination of the otherwise clean spring water.
  6. Roof water supplemented by tank water delivery
    The owner of a roof water supply has to purchase some drinking-water when the household supply runs low during a dry spell. A worker for a roading company uses the company’s water-tank truck to deliver some water during weekends and after hours. During the day, water from a small stream on a farm is used in the truck to wet down dirt on the roading site. After work, the worker fills the truck with water from the town supply without cleaning out its tank first. Some highly contaminated water from the stream is left in the truck, contaminating the load. The water delivered to the house is contaminated. The owner becomes ill with Giardia.
How do pathogens get in water2021-01-23T09:06:24+07:00

What is a Pathogen?
Put simply, a pathogen (or pathogenic organism) is a disease-causing organism. A disease-causing organism can make you sick. Even though bacteria, viruses, protozoa and cyanobacteria are tiny, their presence can be felt quite quickly and, if they are pathogenic, they can become a serious threat to the health of a community if they are able to contaminate a drinking-water supply. Pathogenic micro-organisms generally occur in water supplies that have been contaminated by human and/or animal waste. The ones that affect humans can very quickly multiply inside us and give us gastrointestinal illnesses – meaning vomiting and diarrhoea.

How do Pathogens Get into Water?
All waterborne pathogens (let’s call them ‘pathogenic micro-organisms’) are transmitted to humans through drinking or otherwise ingesting contaminated water, either directly or via food or poor hygiene. During heavy rain, many of these pathogenic microorganisms can be washed into waterways, increasing the risk of getting into water supplies.

Therefore, the keys to breaking the process of transmission of these pathogenic microorganisms are to:

  1. protect the water source by preventing contamination from occurring
  2. protect the population from ingesting contaminated water by treating a contaminated supply and limiting its use
  3. inform the community if something goes wrong.
    Examples of how human and animal waste may contaminate a water supply include,
    but are not limited to the following.
    • Groundwater may be contaminated through:
    – failure of an on-site sewage disposal system (eg, septic system), which causes direct infiltration to groundwater and/or provides runoff to surface water
    – contamination of the bore or wellhead
    – contamination of shallow well from an offal or dairy-shed waste pit, especially
    during a drought when groundwater level is low.
    • Surface water may be contaminated through:
    – discharge of untreated or improperly treated sewage to rivers and reservoirs,
    including the malfunctioning of waste-water plants during heavy storms with
    excessive stormwater runoff
    – runoff of animal wastes to surface water from pastures
    – over-application of dairy effluent onto pasture, causing contaminated water to run
    off to surface water and/or infiltrate to groundwater.
    • Roof water may be contaminated from faeces from possums, birds and cats on roofs
    from which water is taken. Animals like frogs living in storage tanks can also cause
    contamination.
    • After treatment may be contaminated through backflow and cross-contamination
    into the drinking-water supply.
Apa filter air murah?2021-01-23T08:55:21+07:00

Filter air minum Nazava adalah solusi untuk mendapatkan air minum yang layak dan 100% aman dirumah anda. Setelah proses filter air Nazava, air PDAM, air sumur, bahkan air hujan dapat diminum langsung, tanpa perlu direbus terlebih dahulu dan tanpa menggunakan listrik sehingga jauh lebih hemat dari membeli air kemasan galon maupun memasak air. Filter air Nazava sangat terjangkau, dan amat mudah untuk digunakan. Filter air Nazava sudah digunakan oleh lebih dari 150 ribu rumah tangga di Indonesia. Tunggu apalagi?  Dapatkan segara filter air  Nazava sekarang juga online atau lewat agen terdekat

Baca selengkapnya >>

Cara dapat air minum murah2021-01-23T08:51:21+07:00

Filter air minum Nazava adalah solusi untuk mendapatkan air minum yang layak dan 100% aman dirumah anda. Setelah proses filter air Nazava, air PDAM, air sumur, bahkan air hujan dapat diminum langsung, tanpa perlu direbus terlebih dahulu dan tanpa menggunakan listrik sehingga jauh lebih hemat dari membeli air kemasan galon maupun memasak air. Filter air Nazava sangat terjangkau, dan amat mudah untuk digunakan. Filter air Nazava sudah digunakan oleh lebih dari 150 ribu rumah tangga di Indonesia. Tunggu apalagi?  Dapatkan segara filter air  Nazava sekarang juga online atau lewat agen terdekat

Baca selengkapnya >>

Cara buat air siap minum2021-01-23T08:46:04+07:00

Air hasil saringan dari filter air keran dapat digunakan langsung untuk minum tanpa mesti harus dimasak lagi. Sebab, filter keramik yang menjadi inti dari Naqi Tap ini dapat langsung membunuh bakteri. Fakta bahwa seluruh produk Nazava benar-benar bisa menghilangkan 100% bakteri bukanlah bualan semata atau cuma untuk kepentingan marketing saja. Tetapi memang dibuktikan dari hasil uji laboratorium. Hingga saat ini, total uji laboratorium yang dilakukan Nazava mencapai 30 kali pengujian yang berlangsung di 11 negara, termasuk di Indonesia.

Baca selengkapnya >>

Cara bunuh kuman di air2021-01-23T08:39:42+07:00

CARA MENGHILANGKAN BAKTERI DARI DALAM AIR – Air bersih sangat penting bagi kesehatan dan kelangsungan hidup manusia, hewan, juga tumbuhan yang ada di Bumi. Namun sayangnya air juga dapat mengandung kotoran dan pathogen seperti virus, bakteri. Bila kita salah meminum air yang tercemar kita akan rentan terserang penyakit seperti diare, tifus dan hepatitis.

Air juga zat yang sangat rentan dicemari oleh bakteri, kuman serta berbagai jenis virus. Jika kita gunakan air yang sudah tercemar untuk memasak, mandi, mencuci dan bahkan untuk minum hal ini sangat berbahaya bagi  kesehatan tubuh kita jika digunakan dalam waktu yang lama. Kita juga harus perlu tau ternyata banyak sekali kotoran yang terkandung dalam air.

Bakteri sendiri tidak dapat dilihat secara kasat mata dan untuk mengetahui adanya bakteri dalam air minum biasanya kita harus teliti di laboratorium. Dan untuk melakukan penelitian biasanya dinas atau pihak terkait  akan mengambil sampel air yang biasa di gunakan.

Kebutuhan paling utama pada tubuh manusia adalah Air dan 70% berat tubuh manusia terdiri oleh air. Oleh karena itu pentingnya air bersih untuk menjaga kesehatan tubuh manusia.

Berikut adalah langkah-langkah atau cara untuk menghilangkan kuman dan bakteri sehingga membuat air menjadi bersih serta aman dari bakteri berbahaya:

  1. Rebus Air Hingga Mendidih
    Air yang di masak hingga mendidih juga merupakan cara mudah yang dapat memberikan rasa aman pada air karena kuman dan bakteri yang terkandung di dalamnya dapat mati dengan cepat. Dan air rebusan yang biasa kita minum pastilah sangat aman apalagi air tersebut kita rebus sendiri. Lama waktu yang digunakan untuk merebus atau memanaskan air biasanya dibutuhkan adalah berkisar 10-20 menit agar semua bakteri/kuman yang hidup dalam air akan mati.
    Untuk merebusnya sendiri biasanya kita pasti menggunakan bahan bakar seperti kayu bakar, gas dan bahan bakar sperti minyak. Dan ini butuh waktu yang lama dan memerlukan biaya yang lumayan.
  2. Menggunakan Penjernih Air atau Zat Pemutih
    Cairan penjernih air dapat di beli atau di dapatkan di apotik atau toko material yang biasa kita jumpain. Cairan ini biasa di gunakan untuk penelitian maupun dalam rumah tangga yang biasa di pakai untuk tambahan penjernih air. Cara ini juga mampu untuk membunuh bakteri dan kuman yang terkandung di dalam air, Namun cara ini memiliki efek samping atau pengaruh terhadap air yang kita campurkan cairan yaitu menimbulkan rasa air yang kurang sedap dan tidak enak pada air seperti rasa pahit.
  3. Penyulingan Air Alami
    Cara ini biasa digunakan dengan membutuhkan beberapa alat maupun benda-benda alami sperti batu , kerikil, ijuk, sabutkelapa, dan juga pasir halus serta diperlukan juga wadah untuk menyusun filter dan tempat untuk penampung air . Bahan tersebut akan kita susun sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan air yang jernih dan sehat.
    Tapi untuk penyaringan air dengan cara seperti ini hanya dapat memberikan dan menghasilkan air yang bersih dan sehat. Namun belum tentu semua dapat kita konsumsi secara bertahap, karena bakteri dan virus yang ada didalam air tidak dapat mudah kita hilangkan.

4. Menggunakan Bahan-bahan kimia

Untuk yang sering menggunakan penampung air sebagai kebutuhan sehari-hari ada baiknya menggunakan beberapa bahan kimia yang khusus mampu menghilangkan virus dan kuman yang terkandung di dalam air.

5. Filter Air (saringan air ) dan Sinar UV

Cara ini merupakan cara terbaik dan aman untuk memberikan rasa aman pada air yang ingin kita konsumsi setiap hari,karena filter mampu mensterilisasikan air dari bakteri dan mikroorganisme. Sinar UV ( Ultraviolet ) mampu membunuh mikroorgsnisme dan bakteri yang berbahaya bagi manusia. Dengan adanya dua hal ini dapat lah mampu memfilter zat-zat berbahaya.

Biasanya metodi ini digunakan depot-depot air isi ulang yang ada di sekitar tempat tinggal kita karena penggunaan yang mudah dan ini hanya membutuhkan peralatan khusus sperti Filter air dan penggunaan sinar UV (Ultraviolet ). Oleh karena itu dengan menggunakan filter sperti ini sangat cocok untuk rumahan maupun industrial.

How do you get rid of bacteria in water?2021-01-23T08:33:59+07:00

Sources of bacteria in drinking water

Bacteria of greatest concern in drinking water are those that originate from the gut of warm-blooded animals. Sources include wildlife, pets, and livestock on farms or in feedlots.

This old well has a cracked casing, allowing contaminants into the drinking water supply.

Contamination problems arise from improperly designed, failing, or overloaded waste water treatment systems, including septic systems from private homes, and leaking sanitary sewer pipes. Human sources are a particular concern as they include bacteria of human origin and may include human pathogens. Floodwater commonly contains high levels of bacteria from numerous sources.

Surface waters typically contain bacteria. Groundwater should be free of those bacteria that arise from animal sources. Proper well design and construction should protect drinking water sources from contamination by surface waters.

Potential health effects of bacteria in drinking water

The presence of bacteria does not mean the water is unsafe to drink. Only disease-causing bacteria, known as pathogens, lead to disease. Total coliform bacteria is a group of different kinds of bacteria commonly found in the environment, including soil, vegetation and untreated surface water. Total coliform bacteria are generally not harmful. Fecal coliform bacteria are a subgroup of the total coliform group. They exist in great quantities in the intestines and feces of humans and animals. The presence of fecal coliform bacteria in drinking water is a strong indication of recent sewage or animal waste contamination, which should be interpreted as an indication that there is a greater risk that pathogens are present. Microbes in these wastes may cause short-term effects, such as diarrhea, cramps, nausea, headaches or other symptoms, as well as potentially pose long-term health effects. They may pose a special health risk for infants, young children, some of the elderly and people with severely compromised immune systems.

Heterotrophic bacteria are noncoliform species of bacteria that utilize an organic substance for development. Heterotrophic bacteria can be widespread throughout a water system. The presence of heterotrophic bacteria in drinking water is not an indication that the water presents a health risk.

Testing drinking water for bacteria

Public water supplies are regulated by the Environmental Protection Agency (EPA). The EPA requires that all public water suppliers regularly test for bacterial contamination and deliver water that meets the EPA standard for total coliform bacteria in drinking water, which is zero total coliform per 100 milliliters of water. Testing for all potential pathogens would be impractical and expensive. Total coliform is used as an indicator of water quality with regard to bacteria because it is commonly found in the environment, reacts in the natural environment and to treatment in a manner similar to many pathogens, and is relatively easy and inexpensive to test for. However, a water sample testing positive for total coliform bacteria is not necessarily unsafe for consumption. A water sample testing positive for fecal coliform bacteria indicates recent fecal contamination, a sign there is a risk that pathogens are present.

Bacterial testing for private water supplies may be provided by certified commercial, city/county health departments and state health department laboratories. Private water supply users can have water tested by a state-certified laboratory. Depending upon the methodology, water test results may be reported as “present or absent” or as a number, to indicate whether or not bacteria was detected.

Options for bacteria in drinking water

The EPA requires that all public water suppliers provide water that meets the EPA standard for bacteria. Public notification is made if bacteria are present. The water supplier must immediately implement steps to provide safe water. The risk of this happening increases with area flooding.

If laboratory tests confirm the presence of either total coliform or fecal coliform bacteria in a private water supply, use an alternative water supply or disinfect the water supply for drinking and food preparation until further testing is negative for the presence of the bacterial contamination. Generally, untreated water can be used for showering and bathing as long as the water is not swallowed.

For short-term disinfection of water for drinking and food preparation, bring water to a vigorous rolling boil for one minute, which includes an adequate safety factor. Boiling any longer can concentrate other chemical contaminants that may be present, such as nitrate. Since water boils at a lower temperature as elevation increases, the Centers for Disease Control and Prevention recommends boiling for three minutes at altitudes above 6,562 feet (2,000 meters).

Household chlorine bleach without fragrance or other additives containing between 4 and 6 percent sodium hypochlorite is an option for disinfecting small amounts of water used for dish washing. For clear water, add six drops per gallon of water using a medicine dropper. Very cloudy water should be strained through a clean cloth, and then a larger disinfectant dose of 16 drops per gallon should be added. Stir the water and let it stand covered for 30 minutes. For adequate disinfection, the water should have a light chlorine odor to it after the 30-minute waiting period. If this odor is not present after 30 minutes, repeat the dose and let it stand covered another 15 minutes.

If total coliform and/or E. coli bacteria are detected in a private water supply, an immediate effort should be made to identify and eliminate the source of contamination. After addressing the contamination source, disinfect the entire water system, using shock chlorination. After shock chlorination, submit another water sample for testing. The water should test negative before use.

How do you tell if there is bacteria in your water?2021-01-23T08:31:35+07:00

Sources of bacteria in drinking water

Bacteria of greatest concern in drinking water are those that originate from the gut of warm-blooded animals. Sources include wildlife, pets, and livestock on farms or in feedlots.

This old well has a cracked casing, allowing contaminants into the drinking water supply.

Contamination problems arise from improperly designed, failing, or overloaded waste water treatment systems, including septic systems from private homes, and leaking sanitary sewer pipes. Human sources are a particular concern as they include bacteria of human origin and may include human pathogens. Floodwater commonly contains high levels of bacteria from numerous sources.

Surface waters typically contain bacteria. Groundwater should be free of those bacteria that arise from animal sources. Proper well design and construction should protect drinking water sources from contamination by surface waters.

Potential health effects of bacteria in drinking water

The presence of bacteria does not mean the water is unsafe to drink. Only disease-causing bacteria, known as pathogens, lead to disease. Total coliform bacteria is a group of different kinds of bacteria commonly found in the environment, including soil, vegetation and untreated surface water. Total coliform bacteria are generally not harmful. Fecal coliform bacteria are a subgroup of the total coliform group. They exist in great quantities in the intestines and feces of humans and animals. The presence of fecal coliform bacteria in drinking water is a strong indication of recent sewage or animal waste contamination, which should be interpreted as an indication that there is a greater risk that pathogens are present. Microbes in these wastes may cause short-term effects, such as diarrhea, cramps, nausea, headaches or other symptoms, as well as potentially pose long-term health effects. They may pose a special health risk for infants, young children, some of the elderly and people with severely compromised immune systems.

Heterotrophic bacteria are noncoliform species of bacteria that utilize an organic substance for development. Heterotrophic bacteria can be widespread throughout a water system. The presence of heterotrophic bacteria in drinking water is not an indication that the water presents a health risk.

Testing drinking water for bacteria

Public water supplies are regulated by the Environmental Protection Agency (EPA). The EPA requires that all public water suppliers regularly test for bacterial contamination and deliver water that meets the EPA standard for total coliform bacteria in drinking water, which is zero total coliform per 100 milliliters of water. Testing for all potential pathogens would be impractical and expensive. Total coliform is used as an indicator of water quality with regard to bacteria because it is commonly found in the environment, reacts in the natural environment and to treatment in a manner similar to many pathogens, and is relatively easy and inexpensive to test for. However, a water sample testing positive for total coliform bacteria is not necessarily unsafe for consumption. A water sample testing positive for fecal coliform bacteria indicates recent fecal contamination, a sign there is a risk that pathogens are present.

Bacterial testing for private water supplies may be provided by certified commercial, city/county health departments and state health department laboratories. Private water supply users can have water tested by a state-certified laboratory. Depending upon the methodology, water test results may be reported as “present or absent” or as a number, to indicate whether or not bacteria was detected.

Options for bacteria in drinking water

The EPA requires that all public water suppliers provide water that meets the EPA standard for bacteria. Public notification is made if bacteria are present. The water supplier must immediately implement steps to provide safe water. The risk of this happening increases with area flooding.

If laboratory tests confirm the presence of either total coliform or fecal coliform bacteria in a private water supply, use an alternative water supply or disinfect the water supply for drinking and food preparation until further testing is negative for the presence of the bacterial contamination. Generally, untreated water can be used for showering and bathing as long as the water is not swallowed.

For short-term disinfection of water for drinking and food preparation, bring water to a vigorous rolling boil for one minute, which includes an adequate safety factor. Boiling any longer can concentrate other chemical contaminants that may be present, such as nitrate. Since water boils at a lower temperature as elevation increases, the Centers for Disease Control and Prevention recommends boiling for three minutes at altitudes above 6,562 feet (2,000 meters).

Household chlorine bleach without fragrance or other additives containing between 4 and 6 percent sodium hypochlorite is an option for disinfecting small amounts of water used for dish washing. For clear water, add six drops per gallon of water using a medicine dropper. Very cloudy water should be strained through a clean cloth, and then a larger disinfectant dose of 16 drops per gallon should be added. Stir the water and let it stand covered for 30 minutes. For adequate disinfection, the water should have a light chlorine odor to it after the 30-minute waiting period. If this odor is not present after 30 minutes, repeat the dose and let it stand covered another 15 minutes.

If total coliform and/or E. coli bacteria are detected in a private water supply, an immediate effort should be made to identify and eliminate the source of contamination. After addressing the contamination source, disinfect the entire water system, using shock chlorination. After shock chlorination, submit another water sample for testing. The water should test negative before use.

How much bacteria is in tap water?2021-01-23T08:23:22+07:00

Bacteria found in tap water include cryptosporidium, legionella pneumophila, rotifers, copepods and Escherichia coli, more commonly know as E. coli. Rotifers and copepods are commonly found in drinking water and may grow large enough to see with the human eye, but they are rarely harmful to humans. E. coli may legally exist in up to 5 percent of drinking water samples, according to Environmental Protection Agency standards.

Legionella pneumophila, the bacteria that causes Legionnaires’ disease, exists naturally in water but is often eradicated by filtration and water treatment techniques. Only in rare cases does legionella show up in drinking water. In 2015, an outbreak occurred in New York City due to contaminated water, infecting 127 people and killing 12.

Human and animal fecal waste are common sources of contamination by cryptosporidium, a single-celled organism. A person infected with cryptosporidium may experience symptoms such as diarrhea, vomiting and cramps. Modern filtration and water treatment techniques filter approximately 99 percent of this bacteria from drinking water.

It is also possible to find the bacteria anabaena circinalis and salmonella enterica in tap water, as well as the mold spores of Chaetomium and rhizopus stolonifer, which is more commonly known as black bread mold.

What happens if you drink water with bacteria in it?2021-01-23T08:17:58+07:00

Sources of bacteria in drinking water

Bacteria of greatest concern in drinking water are those that originate from the gut of warm-blooded animals. Sources include wildlife, pets, and livestock on farms or in feedlots.

This old well has a cracked casing, allowing contaminants into the drinking water supply.

Contamination problems arise from improperly designed, failing, or overloaded waste water treatment systems, including septic systems from private homes, and leaking sanitary sewer pipes. Human sources are a particular concern as they include bacteria of human origin and may include human pathogens. Floodwater commonly contains high levels of bacteria from numerous sources.

Surface waters typically contain bacteria. Groundwater should be free of those bacteria that arise from animal sources. Proper well design and construction should protect drinking water sources from contamination by surface waters.

Potential health effects of bacteria in drinking water

The presence of bacteria does not mean the water is unsafe to drink. Only disease-causing bacteria, known as pathogens, lead to disease. Total coliform bacteria is a group of different kinds of bacteria commonly found in the environment, including soil, vegetation and untreated surface water. Total coliform bacteria are generally not harmful. Fecal coliform bacteria are a subgroup of the total coliform group. They exist in great quantities in the intestines and feces of humans and animals. The presence of fecal coliform bacteria in drinking water is a strong indication of recent sewage or animal waste contamination, which should be interpreted as an indication that there is a greater risk that pathogens are present. Microbes in these wastes may cause short-term effects, such as diarrhea, cramps, nausea, headaches or other symptoms, as well as potentially pose long-term health effects. They may pose a special health risk for infants, young children, some of the elderly and people with severely compromised immune systems.

Heterotrophic bacteria are noncoliform species of bacteria that utilize an organic substance for development. Heterotrophic bacteria can be widespread throughout a water system. The presence of heterotrophic bacteria in drinking water is not an indication that the water presents a health risk.

Testing drinking water for bacteria

Public water supplies are regulated by the Environmental Protection Agency (EPA). The EPA requires that all public water suppliers regularly test for bacterial contamination and deliver water that meets the EPA standard for total coliform bacteria in drinking water, which is zero total coliform per 100 milliliters of water. Testing for all potential pathogens would be impractical and expensive. Total coliform is used as an indicator of water quality with regard to bacteria because it is commonly found in the environment, reacts in the natural environment and to treatment in a manner similar to many pathogens, and is relatively easy and inexpensive to test for. However, a water sample testing positive for total coliform bacteria is not necessarily unsafe for consumption. A water sample testing positive for fecal coliform bacteria indicates recent fecal contamination, a sign there is a risk that pathogens are present.

Bacterial testing for private water supplies may be provided by certified commercial, city/county health departments and state health department laboratories. Private water supply users can have water tested by a state-certified laboratory. Depending upon the methodology, water test results may be reported as “present or absent” or as a number, to indicate whether or not bacteria was detected.

Options for bacteria in drinking water

The EPA requires that all public water suppliers provide water that meets the EPA standard for bacteria. Public notification is made if bacteria are present. The water supplier must immediately implement steps to provide safe water. The risk of this happening increases with area flooding.

If laboratory tests confirm the presence of either total coliform or fecal coliform bacteria in a private water supply, use an alternative water supply or disinfect the water supply for drinking and food preparation until further testing is negative for the presence of the bacterial contamination. Generally, untreated water can be used for showering and bathing as long as the water is not swallowed.

For short-term disinfection of water for drinking and food preparation, bring water to a vigorous rolling boil for one minute, which includes an adequate safety factor. Boiling any longer can concentrate other chemical contaminants that may be present, such as nitrate. Since water boils at a lower temperature as elevation increases, the Centers for Disease Control and Prevention recommends boiling for three minutes at altitudes above 6,562 feet (2,000 meters).

Household chlorine bleach without fragrance or other additives containing between 4 and 6 percent sodium hypochlorite is an option for disinfecting small amounts of water used for dish washing. For clear water, add six drops per gallon of water using a medicine dropper. Very cloudy water should be strained through a clean cloth, and then a larger disinfectant dose of 16 drops per gallon should be added. Stir the water and let it stand covered for 30 minutes. For adequate disinfection, the water should have a light chlorine odor to it after the 30-minute waiting period. If this odor is not present after 30 minutes, repeat the dose and let it stand covered another 15 minutes.

If total coliform and/or E. coli bacteria are detected in a private water supply, an immediate effort should be made to identify and eliminate the source of contamination. After addressing the contamination source, disinfect the entire water system, using shock chlorination. After shock chlorination, submit another water sample for testing. The water should test negative before use.

Berapa kebutuhan air minum untuk anak?2021-01-23T08:10:02+07:00

Air merupakan komponen penting dalam kehidupan, namun seringkali kurang diperhatikan. Anak – anak yang pergi bersekolah selama beberapa jam atau beraktivitas lama di luar rumah seringkali kurang mendapat asupan cairan yang cukup. Padahal, air pada tubuh anak menempati persentase yang besar dari berat badannya. Persentase air dalam tubuh anak lebih besar dibanding dewasa karena luas permukaan tubuhnya yang lebih besar dan kandungan lemak yang lebih sedikit.

Pada anak 1 tahun pertama, volume air total dalam tubuh sebanyak 65 – 80% dari berat badan. Persentase ini akan berkurang seiring bertambahnya usia, menjadi 55 – 60% saat remaja. Cairan diperlukan untuk berbagai fungsi tubuh, antara lain dalam metabolisme, fungsi pencernaan, fungsi sel, pengaturan suhu, pelarutan berbagai reaksi biokimia, pelumas, dan pengaturan komposisi elektrolit. Secara normal, cairan tubuh keluar melalui urin, feses, keringat, dan pernapasan dalam jumlah tertentu.

Cairan merupakan komponen yang penting karena status hidrasi yang cukup bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan. Kebutuhan cairan berbeda berdasarkan usia, jenis kelamin, massa otot, dan lemak tubuh. Diperkirakan, bayi usia 0 – 6 bulan memerlukan cairan 700 mL/hari; bayi 7 – 12 bulan memerlukan cairan 800 mL/hari; anak 1 – 3 tahun memerlukan 1300 mL/hari; anak 4 – 8 tahun memerlukan 1700 mL/hari; anak 9 – 13 tahun memerlukan 2400 mL/hari pada laki – laki dan 2100 mL/hari pada perempuan; anak 14 – 18 tahun memerlukan 3300 mL/hari (laki – laki) dan 2300 mL/hari untuk perempuan. Cairan ini dapat berasal dari makanan maupun minuman. Cairan dari minuman dapat berasal dari air putih, susu, atau jus buah.

Perlu diperhatikan bahwa pada beberapa kondisi, anak memerlukan masukan cairan yang lebih banyak, seperti saat olahraga, cuaca yang panas/sangat dingin, dan saat berpergian jauh. Pada kondisi tersebut, perlu dipastikan bahwa anak memiliki akses untuk mengkonsumsi cairan. Anak lebih mudah mengalami dehidrasi dibanding orang dewasa karena memiliki sensibilitas rasa haus yang lebih rendah serta tidak dapat mengekspresikan rasa haus dengan baik.

Cairan tubuh yang kurang menyebabkan dehidrasi yang bervariasi dari ringan sampai berat. Gejala dan tanda dehidrasi antara lain rasa haus, berkurangnya produksi urin, urin berwarna pekat, mata cekung, tidak ada air mata saat menangis, turgor kulit yang buruk, serta penurunan kesadaran.  Bayi kecil yang tidak dapat menyampaikan keluhan umumnya menjadi rewel dan haus. Jika tidak ditangani, bayi dapat menjadi lemas, cenderung tidur, dan tidak responsif. Dehidrasi pada anak perlu cepat diidentifikasi dan ditangani karena dehidrasi berat yang berlanjut menjadi syok dapat mengancam nyawa.

Rekomendasi untuk orangtua:

  1. Pastikan bahwa anak mendapatkan cairan yang cukup sesuai dengan kebutuhannya (bervariasi menurut usia dan jenis kelamin) agar pertumbuhan dan perkembangan optimal dapat tercapai.
  2. Selama olahraga, pada cuaca panas atau dingin, selama berpergian, anak memerlukan cairan tambahan lebih banyak dari kebutuhan minimum, pada saat sahur dan buka puasa konsumsi air minum lebih banyak.

Berdasarkan presentasi oleh  DR. Dr. Aman B. Pulungan, SpA(K), Dr. Dr. Sudung O. Pardede, SpA(K), dan  Dr. Antonius H. Pudjiadi, SpA(K), pada Pertemuan Ilmiah Tahunan IKA VIII, Makassar, 20 September 2016.

Penulis     : Dr. Natharina Yolanda

Reviewer  : Dr. Sudung O.Pardede,Sp.A(K)

Ikatan Dokter Anak Indonesia

Air masak atau air kemasan mana lebih baik2021-01-23T08:06:03+07:00

Sering dikira sama, ternyata air minum dan air mineral adalah dua jenis air berbeda. Ini perbedaaan air minum dan air mineral.

Banyak sekali air kemasan siap minum yang beredar di toko-toko di Indonesia. Berbagai merek dan ukuran akan tersedia di rak-rak toko sehingga bisa kamu beli sesuai dengan kebutuhan.

Selama ini, banyak orang menganggap bahwa semua air minum adalah air mineral. Ternyata ini anggapan keliru.

Air minum tidak sama dengan air mineral. Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh sebuah air minum untuk bisa dikatakan sebagai air mineral.

Air minum biasanya hanya berupa air tidak berwarna dan tidak memiliki rasa. Sedangkan, mengutip dari The Spruce Eats (11/1), air mineral harus mengandung tidak kurang dari 250 bagian per 1 juta “total padatan terlarut” yang berasal dari sumber air bawah tanah yang dilindungi.

Dengan kata lain, air mineral harus berasal dari dalam bumi. Definisi ini disebutkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan di Amerika Serikat (FDA).

Kandungan dalam air mineral ini setidaknya ada sodium, magnesium, zinc, kalsium dan beberapa mineral lain yang dibutuhkan tubuh. Mineral-mineral ini harus terkandung secara alami. Menurut laporan FDA pada 2018, tidak ada mineral yang mungkin terkandung dalam air minum biasa.

Salah satu karakter spesial dari air mineral adalah ketika kamu minum kamu bisa merasakan kesegaran dan rasa yang alami berasal dari tempat dimana air tersebut diambil. Ini yang kemudian menyebabkan beberapa harga air mineral kemasan di toko-toko atau supermarket cenderung mahal.

Cara terbaik untuk mengonsumsi air mineral adalah dengan meminumnya tanpa campuran. Rasanya akan unik dimana kamu bisa merasakan rasa kesegaran daerah dimana air mineral tersebut diambil. Beberapa chef bahkan menyarankan penggunaan air mineral untuk berbagai teknik memasak.

Rasa air mineral tidak akan berbeda jauh dengan air minum. Mengingat keduanya sama-sama tidak memiliki rasa dan warna. Tetapi ini akan menarik untuk melatih lidah merasakan sensasi yang berbeda dari sebuah air putih.

Rasa air mineral sangat dipengaruhi dengan kondisi tanah di mana sumber mata air tersebut berada. Secara umum, air mineral akan sedikit terasa seperti tanah. Di beberapa tempat, misalnya daerah yang tinggi dengan kandungan sodium, air mineral akan terasa sedikit lebih asin.

Air mineral bisa dengan mudah kamu dapatkan di toko-toko, supermarket atau beberapa apotek juga tidak jarang menyediakan air mineral. Beberapa air mineral bahkan jadi barang impor. Kamu bisa memilih air mineral sesuai dengan selera.

Menyimpan air mineral bisa pada botol, gelas, cangkir travel atau apapun yang dapat menyimpan air dengan baik. Air tidak akan mengalami kerusakan atau kedaluwarsa walaupun tidak disimpan dalam kondisi dingin. Air mineral hanya akan rusak ketika dimasak dengan suhu tinggi.

Air mineral berbeda dengan air penyulingan. Air mineral sangat berbahaya jika kamu gunakan untuk mengoperasikan sebuah mesin. Kandungan mineral yang cukup tinggi, hanya cocok untuk tubuh manusia dan bisa merusak barang-barang terutama yang menggunakan bahan logam.

Air mineral juga dihasilkan dari beberapa tempat terkenal. Beberapa merek populer biasanya berasal dari sumber air terkenal di dunia, seperti Fiji, San Pellegrino, Evian, Voss dan banyak lagi. Tidak hanya merek populer yang cukup mahal, jika lingkungan di sekitarmu bagus, bisa jadi air yang ada di sumur rumah kamu adalah air mineral.

Hal ini bukan berarti menjelaskan bahwa air mineral akan jauh lebih baik daripada air minum biasa. Pada sumber air lain, atau yang berasal dari sumur bawah tanah rumah kamu, juga bisa saja mengandung mineral dan nutrisi. Untuk membuktikan apakah air tersebut mengandung mineral yang baik bisa dengan melakukan uji kadar magnesium dan kalsium.

Air masak atau air mineral mana lebih baik?2021-01-23T08:02:59+07:00

Sering dikira sama, ternyata air minum dan air mineral adalah dua jenis air berbeda. Ini perbedaaan air minum dan air mineral.

Banyak sekali air kemasan siap minum yang beredar di toko-toko di Indonesia. Berbagai merek dan ukuran akan tersedia di rak-rak toko sehingga bisa kamu beli sesuai dengan kebutuhan.

Selama ini, banyak orang menganggap bahwa semua air minum adalah air mineral. Ternyata ini anggapan keliru.

Air minum tidak sama dengan air mineral. Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh sebuah air minum untuk bisa dikatakan sebagai air mineral.

Air minum biasanya hanya berupa air tidak berwarna dan tidak memiliki rasa. Sedangkan, mengutip dari The Spruce Eats (11/1), air mineral harus mengandung tidak kurang dari 250 bagian per 1 juta “total padatan terlarut” yang berasal dari sumber air bawah tanah yang dilindungi.

Dengan kata lain, air mineral harus berasal dari dalam bumi. Definisi ini disebutkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan di Amerika Serikat (FDA).

Kandungan dalam air mineral ini setidaknya ada sodium, magnesium, zinc, kalsium dan beberapa mineral lain yang dibutuhkan tubuh. Mineral-mineral ini harus terkandung secara alami. Menurut laporan FDA pada 2018, tidak ada mineral yang mungkin terkandung dalam air minum biasa.

Salah satu karakter spesial dari air mineral adalah ketika kamu minum kamu bisa merasakan kesegaran dan rasa yang alami berasal dari tempat dimana air tersebut diambil. Ini yang kemudian menyebabkan beberapa harga air mineral kemasan di toko-toko atau supermarket cenderung mahal.

Cara terbaik untuk mengonsumsi air mineral adalah dengan meminumnya tanpa campuran. Rasanya akan unik dimana kamu bisa merasakan rasa kesegaran daerah dimana air mineral tersebut diambil. Beberapa chef bahkan menyarankan penggunaan air mineral untuk berbagai teknik memasak.

Rasa air mineral tidak akan berbeda jauh dengan air minum. Mengingat keduanya sama-sama tidak memiliki rasa dan warna. Tetapi ini akan menarik untuk melatih lidah merasakan sensasi yang berbeda dari sebuah air putih.

Rasa air mineral sangat dipengaruhi dengan kondisi tanah di mana sumber mata air tersebut berada. Secara umum, air mineral akan sedikit terasa seperti tanah. Di beberapa tempat, misalnya daerah yang tinggi dengan kandungan sodium, air mineral akan terasa sedikit lebih asin.

Air mineral bisa dengan mudah kamu dapatkan di toko-toko, supermarket atau beberapa apotek juga tidak jarang menyediakan air mineral. Beberapa air mineral bahkan jadi barang impor. Kamu bisa memilih air mineral sesuai dengan selera.

Menyimpan air mineral bisa pada botol, gelas, cangkir travel atau apapun yang dapat menyimpan air dengan baik. Air tidak akan mengalami kerusakan atau kedaluwarsa walaupun tidak disimpan dalam kondisi dingin. Air mineral hanya akan rusak ketika dimasak dengan suhu tinggi.

Air mineral berbeda dengan air penyulingan. Air mineral sangat berbahaya jika kamu gunakan untuk mengoperasikan sebuah mesin. Kandungan mineral yang cukup tinggi, hanya cocok untuk tubuh manusia dan bisa merusak barang-barang terutama yang menggunakan bahan logam.

Air mineral juga dihasilkan dari beberapa tempat terkenal. Beberapa merek populer biasanya berasal dari sumber air terkenal di dunia, seperti Fiji, San Pellegrino, Evian, Voss dan banyak lagi. Tidak hanya merek populer yang cukup mahal, jika lingkungan di sekitarmu bagus, bisa jadi air yang ada di sumur rumah kamu adalah air mineral.

Hal ini bukan berarti menjelaskan bahwa air mineral akan jauh lebih baik daripada air minum biasa. Pada sumber air lain, atau yang berasal dari sumur bawah tanah rumah kamu, juga bisa saja mengandung mineral dan nutrisi. Untuk membuktikan apakah air tersebut mengandung mineral yang baik bisa dengan melakukan uji kadar magnesium dan kalsium.

Rebus air apakah boros lpg?2021-01-23T07:46:25+07:00
  • 1 tabung GAS (13kg) @ Rp140.000,-
  • 1 tabung 60 jam dalam pemakaian.
  • Penggunaan dalam 1 jam (Rp140.000 : 60 jam) = Rp. 2.333,33 / jam

Katakanlah kamu menggunakan air hangat untuk satu kali mandi.

Dengan perkiraan waktu merebus air selama 30 menit per pemakaian, artinya biaya yang dibutuhkan Rp1.166.

Biaya per bulan yang dihabiskan untuk merebus air adalah Rp1.166 x 30 = Rp34.980.

Itu baru untuk satu orang, apabila ada dua anggota rumah memakai air hangat untuk mandi, artinya biaya yang keluar sebesar Rp2.333 x 30 = Rp69.990 per bulan.

Berapa biaya rebus air2021-01-23T07:18:19+07:00
  • 1 tabung GAS (13kg) @ Rp140.000,-
  • 1 tabung 60 jam dalam pemakaian.
  • Penggunaan dalam 1 jam (Rp140.000 : 60 jam) = Rp. 2.333,33 / jam

Katakanlah kamu menggunakan air hangat untuk satu kali mandi.

Dengan perkiraan waktu merebus air selama 30 menit per pemakaian, artinya biaya yang dibutuhkan Rp1.166.

Biaya per bulan yang dihabiskan untuk merebus air adalah Rp1.166 x 30 = Rp34.980.

Itu baru untuk satu orang, apabila ada dua anggota rumah memakai air hangat untuk mandi, artinya biaya yang keluar sebesar Rp2.333 x 30 = Rp69.990 per bulan.

Apakah air minum isi ulang Berbahaya?2021-01-22T23:53:46+07:00

Apakakah Anda suka belih air isi ulang? Bacalah informasi ini untuk pilih depot yang aman.  Di dalam tubuh manusia sendiri terdapat unsur air yaitu sebanyak 70%, sehingga memang sudah sewajarnya air menjadi kebutuhan utama manusia untuk dikonsumsi. Karena jika air sebanyak 70% tidak dipenuhi, maka kondisi tubuh anda tidak akan seimbang, anda akan mulai merasa lemas, susah berkonsentrasi, dan jika diteruskan tubuh akan mengalami dehidrasi akut.

Baca selengkapanya >>

Apa cara air rebus2021-01-22T23:52:59+07:00

Mungkin sebagian orang menganggap remeh, bahwa merebus air adalah cara yang paling gampang yang bisa dilakukan oleh siapapun. Tapi, tanpa mereka sadari bahwa merebus air juga butuh banyak langkah-langkah yang harus dilakukan. Ya benar, teknologi sekarang ini memang sudah sangat berkembang pesat, orang-orang sudah jarang merebus air dengan cara manual. Mayoritas orang saat sekarang ini lebih memilih untuk membeli alat yang bernama dispenser atau alat pemanas air lainnya. Dengan menggunakan dispenser memang lebih simpel, tidak perlu mempersiapkan alat-alat untuk memasak air, asalkan lampu hidup dispenser dapat berfungsi sebagai mana mestinya. Disini penulis akan membagikan bagaimana merebus air dengan cara manual. Ini berdasarkan pengalaman dan pengamatan penulis ya…Berdasarkan pengamatan dan analisa penulis terdapat delapan (8) cara merebus air sesuai dengan kaidah yang berlaku. Diantaranya yaitu sebagai berikut..

Pertama kita tentu harus memiliki niat untuk merebus air, mengapa demikian? Karena apabila tidak ada niat maka kita tidak akan bisa menyelesaikan pekerjaan kita yaitu merebus air.

Kedua, kita harus memastikan di tempat kita berada hendaknya tersedia air yang cukup untuk kita rebus.

Keempat, jika menggunakan kompor biasa kita harus mempunyai alat penyala api agar api dapat dinyalakan. Jika menggunakan kompor gas kita hendak memastikan bahwa tabung gas yang kita miliki itu masih berisi.

Kelima, kita harus paham bagaimana cara menggunakan kompor gas dengan baik. Jika asal-asalan dalam menggunakan kompor gas maka itu akan menimbulkan bahaya seperti kebakaran dan kerusakan pada kompor gas kita.

Keenam, pastikan kita sudah memasukkan air yang ini kita rebus ke dalam wadah yang telah kita persiapkan. Air nya disarankan bukan air yang mentah ya, biar lebih aman saat dikonsumsi.

Ketujuh, letakkan air dalam wadah yang telah kita siapkan tadi di atas kompor gas, lalu nyalakan kompor gas.

Eittss jangan dibilang selesai dulu. Kedelapan kita harus memastikan suhu kompor tersebut dan perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk merebus air seberapa banyak yang kita perlukan.
Setelah mendidih air bisa digunakan untuk membuat kopi, teh dan minuman lainnya. Akan tetapi jika itu untuk minum saat kita kehausan hendaknya kita menunggu air tersebut dingin dan tidak membahayakan saat kita minum.
Bagaimana? Ternyata merebus air tidak segampang yang kita pikirkan, harus memenuhi beberapa persyaratan dan langkah-langkah agar air yang dikonsumsi tidak membahayakan tubuh. Semoga bermanfaat bagi kita bersama dan dapat diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari.

Ketiga, pastikan juga kita mempunyai wadah untuk menampung air saat kita ingin merebus air tersebut.

Apakah air minum ada kadarluarsa2021-01-22T23:48:33+07:00

Tentu tidak. Mengutip dari livescience.com, memiliki tanggal kedaluarsa pada sebotol air putih sama artinya dengan memiliki tanggal kedaluwarsa pada gula atau garam.

Menurut Asosiasi Air Minum Dalam Kemasan Internasional, Administrasi Makanan dan Obat-obatan (FDA), telah ditetapkan bahwa tidak ada batasan umur simpan air minum dalam kemasan.

Ada beberapa alasan mengapa air putih dalam botol memiliki tanggal kedaluwarsa. Pertama, karena merupakan peraturan dari birokrasi pemerintah: air adalah produk yang akan kita konsumsi, dengan demikian, tunduk pada hukum yang mewajibkan tanggal kedaluwarsa pada semua bahan makanan habis pakai adalah keharusan.

Selain itu, tanggal kedaluwarsa air kemasan memiliki manfaat tertentu bagi produsen.

Bolehkah minum air kaporit?2021-01-22T23:44:49+07:00

11 Bahaya Kaporit bagi Tubuh Manusia

Kalsium Hipoklorit atau lebih dikenal dengan Kaporit adalah bahan kimia yang digunakan sebagai desinfektan air. Senyawa kimia yang memiliki rumus Ca(ClO)2 ini berbentuk padatan berwarna putih yang akan melepaskan klorin serta oksigen saat terdekomposisi dalam air.

Kaporit beraroma kuat yang tidak ditemukan secara bebas di lingkungan kita. Kaporit yang terkandung dalam air kran  dapat menimbulkan efek serius jika digunakan dalam jangka waktu lama dan tidak diimbangi dengan pencegahan terhadap gangguan kesehatan yang mungkin muncul.

Kadar Kaporit yang tinggi dalam air kran menimbulkan dampak yang tidak bisa dianggap remeh. Kaporit sesungguhnya adalah bahan untuk membunuh kuman serta bakteri yang berada di dalam air. Bisa dibayangkan bagaimana bahan beracun ini jika mengendap dalam tubuh kita atau masuk ke dalam pori-pori kulit yang akan berakibat gangguan kesehatan serius.

Air PDAM yang mengalir dalam rumah kita sudah mengandung kaporit dalam jumlah yang banyak, sehingga diperlukan penanganan khusus jika kita ingin mengonsumsi atau menggunakannya tanpa menimbulkan efek samping yang buruk. Berikut ini adalah bahaya kaporit jika terlalu lama dan sering bereaksi dengan tubuh manusia.

  1. Merusak Kolagen
    Lapisan kolagen yang ada pada kulit dapat dirusak oleh senyawa kaporit yang digunakan dalam air kran. Kerusakan yang lebih serius dapat  dapat menimbulkan efek penuaan pada kulit serta merusak sel-sel yang normal yang berakibat wajah dan kulit lebih kusam dan terlihat berkerut. Oleh sebab itu, kaporit bisa menimbulkan efek yang buruk bagi kecantikan kulit dan wajah.
  2. Merusak Epidermis Kulit
    Epidermis kulit atau lapisan pelindung kulit dapat menjadi sangat kering dan ketat jika terlalu lama berendam dalam air yang mengandung kaporit. Apalagi jika terjadi pada anak-anak, maka sel yang masih sehat akan rusak serta menimbulkan alergi kulit, biang keringat dan iritasi yang serius. Kondisi tersebut diakibatkan oleh lapisan pelindung kulit tersebut tidak lagi bisa berfungsi sebagai penangkal kotoran serta debu yang akhirnya masuk melalui pori-pori kulit.
  3. Keratinisasi Kulit
    Penimbunan sel kulit mati serta sel yang sudah rusak atau dalam ilmu kesehatan disebut keratinisasi akan semakin mudah karena adanya senyawa kaporit dalam air yang digunakan untuk berendam atau mandi. Akibatnya sel kulit yang rusak tersebut akan mengeras, dan kehilangan inti sel sehingga wajah bisa tampak semakin tebal dan kusam, serta mudah menimbulkan jerawat atau gangguan hormon pada wajah.
  4. Kerusakan Folikel Rambut
    Ternyata senyawa berbahaya kaporit juga menimbulkan efek yang buruk bagi pertumbuhan rambut. Apalagi jika anda terlalu lama berendam dalam kolam renang yang otomatis juga merendam bagian kulit kepala anda. Kaporit akan merusak folikel setrta batang rambut yang menyebabkan kerontokan, ketombe, hingga kebotakan yang terlalu dini. Tanda awal saat kerusakan folikel rambut pada kulit kepala adalah rambut yang kusam dan rusak serta bercabang, maka dari itu waspadai bahaya mandi di kolam renang umum.
  5. Gangguan Ginjal
    Gangguan ginjal dapat terjadi apabila anda senantiasa mengonsumsi air kran yang mengandung kaporit dengan cara yang salah. Saringlah air saat mendidih atau saat dingin agar terhindar dari penyakit ginjal. Hindari minum air kran mendidih dalam keadaan hangat harena uap kaporit juga bisa terhirup oleh hidung.
  6. Gangguan Sistem Pernapasan
    Sistem pernapasan akan mengalami gangguan saat tidak sengaja menghirup uap kaporit. Hal tersebut bisa terjadi saat menggunakan air hangat yang baru saja mendidih ketika mandi. Uap air kaporit yang mendidih lebih berbahaya dibanding dengan zat kaporitnya secara langsung.
  7. Peradangan
    Peradangan yang dimaksud disini adalah terjadinya radang pada bagian tenggorokan atau kerongkongan sebagai akibat konsum,si air minum yang mnegandung kaporit. Seringkali kita menyeduh air kran yang dipanaskan untuk membuat minuman. Hal ini boleh saja dilakukan dengan catatan bahwa saat air akan mendidih beberapa saat maka dianjurkan untuk mengambil endapan kaporit yang menuju keatas (biasanya berwarna putih seperti kerak) atau dengan menyaring air sebelum dimasukkan ke dalam cangkir.
  8. Korosi Peralatan
    Ini termasuk bahaya lain senyawa kaporit yang diluar kesehatan dan kecantikan. Risiko rusaknya peralatan rumah tangga yang terbuat dari bahan tertentu bisa saja terjadi saat terus-menerus bereaksi dengan kalsium hipoklorit ini. Biasanya yang seringkali terjadi adalah munculnya kerak pada panci stainless atau peralatan stainless lainnya. Hal ini tentunya bisa merugikan dari segi kesehatan jika peralatan tersebut dipakai juga untuk memasak.
  9. Kanker
    Penyakit kanker terutama kanker kulit dapat disebabkan oleh reaksi senyawa kaporit dengan pori-pori kulit kita. Pori-pori kulit yang terbuka saat lama terendam air dapat menyebabkan segala bakteri serta senyawa yang berbahaya lainnya masuk dengan bebas. Terkontaminasinya kulit dengan bahan berbahaya seperti kaporit dapat menimbulkan sel kanker tumbuh tidak terkendali.
  10. Penyakit Jantung
    Penyakit timbul seiring dengan gangguan pernapasan yang dialami oleh seseorang karena menghirup uap kaporit atau saat tersedak di air kolam yang mengandung kaporit. Mulanya yang terganggu adalah ritme jantung kemudian akan mengakibatkan penyumbatan pada pembuluh darah yang berakibat tidak adanya oksigen menuju jantung. Hati-hati karena salah satu dari jenis-jenis penyakit jantung dapat berawal dari paparan kaporit.
  11. Mengganggu Imunitas
    Sistem kekebalan tubuh seseorang atau biasa disebut dengan sistem imun dapat mengakami gangguan karena kecenderungan mengonsumsi atau menggunakan air dengan kandungan kaporit yang tinggi. Hal ini dapat menyebabkan kondisi yang semakin parah yaitu hilangnya imunitas tubuh sehingga tubuh lebih mudah terinfeksi penyakit lain.
Amankah air kaporit?2021-01-22T23:41:33+07:00

11 Bahaya Kaporit bagi Tubuh Manusia

Kalsium Hipoklorit atau lebih dikenal dengan Kaporit adalah bahan kimia yang digunakan sebagai desinfektan air. Senyawa kimia yang memiliki rumus Ca(ClO)2 ini berbentuk padatan berwarna putih yang akan melepaskan klorin serta oksigen saat terdekomposisi dalam air.

Kaporit beraroma kuat yang tidak ditemukan secara bebas di lingkungan kita. Kaporit yang terkandung dalam air kran  dapat menimbulkan efek serius jika digunakan dalam jangka waktu lama dan tidak diimbangi dengan pencegahan terhadap gangguan kesehatan yang mungkin muncul.

Kadar Kaporit yang tinggi dalam air kran menimbulkan dampak yang tidak bisa dianggap remeh. Kaporit sesungguhnya adalah bahan untuk membunuh kuman serta bakteri yang berada di dalam air. Bisa dibayangkan bagaimana bahan beracun ini jika mengendap dalam tubuh kita atau masuk ke dalam pori-pori kulit yang akan berakibat gangguan kesehatan serius.

Air PDAM yang mengalir dalam rumah kita sudah mengandung kaporit dalam jumlah yang banyak, sehingga diperlukan penanganan khusus jika kita ingin mengonsumsi atau menggunakannya tanpa menimbulkan efek samping yang buruk. Berikut ini adalah bahaya kaporit jika terlalu lama dan sering bereaksi dengan tubuh manusia.

  1. Merusak Kolagen
    Lapisan kolagen yang ada pada kulit dapat dirusak oleh senyawa kaporit yang digunakan dalam air kran. Kerusakan yang lebih serius dapat  dapat menimbulkan efek penuaan pada kulit serta merusak sel-sel yang normal yang berakibat wajah dan kulit lebih kusam dan terlihat berkerut. Oleh sebab itu, kaporit bisa menimbulkan efek yang buruk bagi kecantikan kulit dan wajah.
  2. Merusak Epidermis Kulit
    Epidermis kulit atau lapisan pelindung kulit dapat menjadi sangat kering dan ketat jika terlalu lama berendam dalam air yang mengandung kaporit. Apalagi jika terjadi pada anak-anak, maka sel yang masih sehat akan rusak serta menimbulkan alergi kulit, biang keringat dan iritasi yang serius. Kondisi tersebut diakibatkan oleh lapisan pelindung kulit tersebut tidak lagi bisa berfungsi sebagai penangkal kotoran serta debu yang akhirnya masuk melalui pori-pori kulit.
  3. Keratinisasi Kulit
    Penimbunan sel kulit mati serta sel yang sudah rusak atau dalam ilmu kesehatan disebut keratinisasi akan semakin mudah karena adanya senyawa kaporit dalam air yang digunakan untuk berendam atau mandi. Akibatnya sel kulit yang rusak tersebut akan mengeras, dan kehilangan inti sel sehingga wajah bisa tampak semakin tebal dan kusam, serta mudah menimbulkan jerawat atau gangguan hormon pada wajah.
  4. Kerusakan Folikel Rambut
    Ternyata senyawa berbahaya kaporit juga menimbulkan efek yang buruk bagi pertumbuhan rambut. Apalagi jika anda terlalu lama berendam dalam kolam renang yang otomatis juga merendam bagian kulit kepala anda. Kaporit akan merusak folikel setrta batang rambut yang menyebabkan kerontokan, ketombe, hingga kebotakan yang terlalu dini. Tanda awal saat kerusakan folikel rambut pada kulit kepala adalah rambut yang kusam dan rusak serta bercabang, maka dari itu waspadai bahaya mandi di kolam renang umum.
  5. Gangguan Ginjal
    Gangguan ginjal dapat terjadi apabila anda senantiasa mengonsumsi air kran yang mengandung kaporit dengan cara yang salah. Saringlah air saat mendidih atau saat dingin agar terhindar dari penyakit ginjal. Hindari minum air kran mendidih dalam keadaan hangat harena uap kaporit juga bisa terhirup oleh hidung.
  6. Gangguan Sistem Pernapasan
    Sistem pernapasan akan mengalami gangguan saat tidak sengaja menghirup uap kaporit. Hal tersebut bisa terjadi saat menggunakan air hangat yang baru saja mendidih ketika mandi. Uap air kaporit yang mendidih lebih berbahaya dibanding dengan zat kaporitnya secara langsung.
  7. Peradangan
    Peradangan yang dimaksud disini adalah terjadinya radang pada bagian tenggorokan atau kerongkongan sebagai akibat konsum,si air minum yang mnegandung kaporit. Seringkali kita menyeduh air kran yang dipanaskan untuk membuat minuman. Hal ini boleh saja dilakukan dengan catatan bahwa saat air akan mendidih beberapa saat maka dianjurkan untuk mengambil endapan kaporit yang menuju keatas (biasanya berwarna putih seperti kerak) atau dengan menyaring air sebelum dimasukkan ke dalam cangkir.
  8. Korosi Peralatan
    Ini termasuk bahaya lain senyawa kaporit yang diluar kesehatan dan kecantikan. Risiko rusaknya peralatan rumah tangga yang terbuat dari bahan tertentu bisa saja terjadi saat terus-menerus bereaksi dengan kalsium hipoklorit ini. Biasanya yang seringkali terjadi adalah munculnya kerak pada panci stainless atau peralatan stainless lainnya. Hal ini tentunya bisa merugikan dari segi kesehatan jika peralatan tersebut dipakai juga untuk memasak.
  9. Kanker
    Penyakit kanker terutama kanker kulit dapat disebabkan oleh reaksi senyawa kaporit dengan pori-pori kulit kita. Pori-pori kulit yang terbuka saat lama terendam air dapat menyebabkan segala bakteri serta senyawa yang berbahaya lainnya masuk dengan bebas. Terkontaminasinya kulit dengan bahan berbahaya seperti kaporit dapat menimbulkan sel kanker tumbuh tidak terkendali.
  10. Penyakit Jantung
    Penyakit timbul seiring dengan gangguan pernapasan yang dialami oleh seseorang karena menghirup uap kaporit atau saat tersedak di air kolam yang mengandung kaporit. Mulanya yang terganggu adalah ritme jantung kemudian akan mengakibatkan penyumbatan pada pembuluh darah yang berakibat tidak adanya oksigen menuju jantung. Hati-hati karena salah satu dari jenis-jenis penyakit jantung dapat berawal dari paparan kaporit.
  11. Mengganggu Imunitas
    Sistem kekebalan tubuh seseorang atau biasa disebut dengan sistem imun dapat mengakami gangguan karena kecenderungan mengonsumsi atau menggunakan air dengan kandungan kaporit yang tinggi. Hal ini dapat menyebabkan kondisi yang semakin parah yaitu hilangnya imunitas tubuh sehingga tubuh lebih mudah terinfeksi penyakit lain.
Mengapa Air Aqua tidak boleh dimasak?2021-01-22T23:31:35+07:00

AQUA atau disebut juga Danone-AQUA adalah merek air minum dalam kemasan (AMDK) yang diproduksi oleh AQUA Group sejak tahun 1973. Selain di Indonesia, AQUA juga melayani penjualan produk di MalaysiaSingapura dan Brunei. Sebagai pelopor AMDK di Indonesia, AQUA telah menjadi merek generik di kalangan produk AMDK.[butuh rujukan]

Baca selengkapnya >>

Apakah air minum isi ulang Berbahaya?2021-01-22T23:26:04+07:00

Apakakah Anda suka belih air isi ulang? Bacalah informasi ini untuk pilih depot yang aman.  Di dalam tubuh manusia sendiri terdapat unsur air yaitu sebanyak 70%, sehingga memang sudah sewajarnya air menjadi kebutuhan utama manusia untuk dikonsumsi. Karena jika air sebanyak 70% tidak dipenuhi, maka kondisi tubuh anda tidak akan seimbang, anda akan mulai merasa lemas, susah berkonsentrasi, dan jika diteruskan tubuh akan mengalami dehidrasi akut.

Baca selengkapanya >>

Amankah Air PAM untuk di minum?2021-01-22T23:21:43+07:00

Air keran di setiap rumah berasal dari sumber yang berbeda-beda. Ada yang dari sumur (air tanah) dan ada yang dari sungai atau danau (air PAM). Air dari pusat instalasi PAM pada dasarnya sudah diproses sedemikian rupa sehingga aman untuk diminum tanpa harus dimasak dulu.

Baca selengkapnya >>

Air Isi Ulang apa bisa langsung diminum?2021-01-22T23:18:03+07:00

4 Saran untuk pilih tempat jualan air isi ulang.

Apakakah Anda suka belih air isi ulang? Bacalah informasi ini untuk pilih depot yang aman.  Di dalam tubuh manusia sendiri terdapat unsur air yaitu sebanyak 70%, sehingga memang sudah sewajarnya air menjadi kebutuhan utama manusia untuk dikonsumsi. Karena jika air sebanyak 70% tidak dipenuhi, maka kondisi tubuh anda tidak akan seimbang, anda akan mulai merasa lemas, susah berkonsentrasi, dan jika diteruskan tubuh akan mengalami dehidrasi akut.

Baca selengkapnya >> 

Apakah air aqua berbahaya?2021-01-22T23:11:17+07:00

AQUA atau disebut juga Danone-AQUA adalah merek air minum dalam kemasan (AMDK) yang diproduksi oleh AQUA Group sejak tahun 1973. Selain di Indonesia, AQUA juga melayani penjualan produk di MalaysiaSingapura dan Brunei. Sebagai pelopor AMDK di Indonesia, AQUA telah menjadi merek generik di kalangan produk AMDK.[butuh rujukan]

Baca selengkapnya >>

Apakah air isi ulang boleh direbus2021-01-22T23:04:21+07:00

Beberapa jenis racun dan bakteri bisa mati jika air direbus sampai mendidih. Akan tetapi, ingatlah bahwa ada juga jenis bakteri yang tetap bertahan hidup meskipun sudah direbus sampai mendidih. Artinya, merebus air tidak seratus persen menjamin air Anda aman diminum.

Bakteri tertentu seperti Clostridium botulinum masih bisa hidup di atas suhu 100 derajat Celsius. Bakteri yang hidup di tanah, sungai, dan danau ini bisa menyebabkan penyakit botulisme pada manusia yang terinfeksi.

Baca selengkapnya >>

Apakah air minum isi ulang aman?2021-01-22T22:59:19+07:00

4 Saran untuk pilih tempat jualan air isi ulang.

Apakakah Anda suka belih air isi ulang? Bacalah informasi ini untuk pilih depot yang aman.  Di dalam tubuh manusia sendiri terdapat unsur air yaitu sebanyak 70%, sehingga memang sudah sewajarnya air menjadi kebutuhan utama manusia untuk dikonsumsi. Karena jika air sebanyak 70% tidak dipenuhi, maka kondisi tubuh anda tidak akan seimbang, anda akan mulai merasa lemas, susah berkonsentrasi, dan jika diteruskan tubuh akan mengalami dehidrasi akut.

Karena menjadi kebutuhan penting bagi kehidupan manusia, berbagai usaha penyedia air minum pun bertebaran, termasuk usaha penyedia air isi ulang. Banyak orang yang memilih mengkonsumsi air isi ulang karena harganya yang jauh lebih murah daripada air galon bermerek. Memang, dengan membeli air isi ulang maka pengeluaran pun lebih hemat karena harganya yang lebih murah. Namun apakah anda yakin, meski sudah terfilter, air isi ulang yang biasa anda beli sudah layak dikonsumsi?

Dibalik air yang telah terfilter dan harga yang murah, ternyata air isi ulang ternyata berpotensi mengintai kesehatan konsumennya. Berikut beberapa hal yang perlu anda perhatikan sebelum membeli air isi ulang:

Baca selengkapnya >>

Apa standar air minum2021-01-22T22:56:21+07:00

Persyaratan air Minum

Parameter untuk mengukur kelayakan air minum dapat dilihat dari 3 hal, yaitu: dari fisiknya, dari kandungan zat kimianya dan dari mikrobiologisnya. Jika dilihat dari parameter fisik dan kandungan kimianya, maka parameter utama yang dilihat meliputi adanya logam berat, adanya senyawa organik, jumlah zat terlarut atau TDS dan juga tingkat kekeruhannya. Sementara dari parameter mikrobiologisnya meliputi bakteri coliform, E. coli, vibrio cholera (penyebab penyakit kolera), virus dan parasit protozoan.

Sebenarnya, untuk panduan mengenai standar kelayakan air minum telah dipublikasikan baik secara internasional maupun di dalam negeri. Standardisasi Internasional untuk air minum semisal ISO 24510 sementara untuk di Indonesia persyaratan air minum diatur dalam Peraturan Kementrian Kesehatan  492 tanggal 19 April 2010.

Baca selengkapnya >>

Apa air minum aman2021-01-22T22:50:29+07:00

Air Minum

 Kesimpulan dari artikel air minum

  • Air minum merupakan kebutuhan paling penting dalam kehidupan manusia
  • Menjaga kualitas air dan sumber air bersih itu sendiri merupakan kewajiban setiap orang
  • 90% dari kasus diare di negara berkembang terjadi akibat kualitas air minum yang buruk
  • Metode filterisasi dapat menjadi solusi konkrit untuk menjaga air minum tetap berkualitas

Apa itu Air Minum

Air minum adalah air yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidrasi pada tubuh manusia. Hal ini dikarenakan tubuh manusia sebagian besarnya diliputi oleh cairan. Sehingga, kekurangan air atau yang dikenal dehidrasi dimungkinkan dapat menurunkan fungsi-fungsi dari tubuh itu sendiri. Namun, air yang dibutuhkan tubuh bukanlah air sembarangan. Terdapat beberapa persyaratan yang mesti dipenuhi agar air yang dikonsumsi tersebut benar-benar layak dan aman. Syarat dasarnya adalah harus terbebas dari bakteri dan kuman serta terhindar dari kontaminasi zat-zat yang berbahaya.

Baca selengkapnya >>

Cara menghindari mencret2021-01-22T22:43:10+07:00

Diare atau sering disebut mencret merupakan salah satu masalah kesehatan yang terjadi pada sistem pencernaan makanan. Diare akan mengakibatkan penderita mengalami ingin buang air besar secara terus-menerus dengan jumlah lebih sering dari biasanya serta feses dengan kondisi yang tidak normal yaitu mengandung air yang berlebihan. Diare penyakit yang familiar bagi banyak orang, bisa dikatakan bahwa setiap orang pasti pernah mengalami diare.

Diare menyerang tidak pandang umur seseorang, tetapi bisa menyerang semua umur dari bayi sampai lanjut usia. Diare juga bisa menyerang seseorang kapanpun. Banyak hal yang dapat menyerang diare baik dari faktor makanan yang kita konsumsi, minuman yang kita konsumsi ataupun virus. Diare bukan penyakit yang sangat membahayakan tetapi jika tidak diobati maka dapat menyiksa orang yang mengalaminya. Beberapa hal yang dapat menyebabkan penyakit diare:

  1. Infeksi
    Penyebab mencret pertama adalah adanya infeksi. Infeksi dapat menyebabkan diare. infeksi ini merupakan faktor yang sering menyebabkan seseorang menjadi terserang diare. beberapa jenis infeksi yang menjadi penyebab diare yaitu infeksi internal, infeksi akibat bakteri, infeksi karena virus, parasit serta parental.
    Infeksi internal merupakan infeksi yang terjadi di saluran pencernaan sehingga menyebabkan pencernaan tidak bekerja normal dan menyebabkan mencret. Infeksi akibat bakteri merupakan infeksi yang disebabkan oleh adanya bakteri yang mengganggu sistem kerja tubuh sehingga menyebabkan mencret.

    • Bakteri yang menyebabkan seseorang terserang diare yaitu vibrio coma, e coli, salmonella, yersenia, shigella serta acromonas. Virus juga juga dapat menyebabkan infeksi sehingga dapat menyebabkan kita mencret.
    • Beberapa virus yang dapat menyebabkan mencret yaitu adeno virus, rota virus, astro virus serta entero virus.

    Parasit dalam tubuh kita juga dapat menyebabkan infeksi sehingga dapat menyebabkan mencret. Parasit tersebut diantaranya jamur, cacing serta protozoa. Infeksi parental merupakan infeksi diluar sistem pencernaan yaitu misalnya infeksi tonsilipharingitis serta infeksi otitis media akut.

  2. Virus
    Salah satu penyebab terserang diare adalah adanya virus di dalam tubuh anda. Untuk mencegah adanya virus yang masuk di dalam tubuh maka harus menjaga kebersihan tubuh atau badan. Ketika tubuh anda bersih maka virus tidak akan masuk kedalam tubuh anda. Virus ada dan bisa masuk kedalam tubuh anda karena ada hal yang dapat menyebabkan virus betah bersarang di tubuh anda yaitu kondisi badan yang kotor.
  3. Bakteri
    Bakteri yang masuk kedalam tubuh dapat menyebabkan terserang diare. Bakteri masuk kedalam tubuh dapat disebabkan oleh beberapa seperti lingkungan dan kondisi badan yang kurang bersih serta bisa masuk ke dalam tubuh melalui makanan. Makanan yang kita konsumsi harus di pastikan kebersihannya sehingga tidak membawa bakteri yang dapat menyebabkan mencret.
  4. Parasit
    Parasit di dalam tubuh kita dapat menyebabkan terserang mencret. Parasit seperti cacing merugikan kita sehingga cek secara rutin kesehatan tubuh anda.
  5. Penyakit usus
    Adanya penyakit usus atau penyakit yang ada di usus dapat memicu terjadinya diare. Usus yang tidak sehat akan mengakibatkan tidak bisa menjalankan tugasnya dalam proses pencernaan secara normal, sehingga diare menyerang. Penyakit usus misalnya seperti colitis ulserative, enterocolitis serta crohn disease.
  6. Sering mengkonsumsi makanan yang asam dan pedas
    Mengkonsumsi makanan yang mengandung rasa asam dan pedas tinggi terlalu sering tidak bagus untuk kesehatan, terutama kesehatan sistem pencernaan. Kandungan asam dan pedas yang terlalu sering masuk kedalam tubuh kita akan menyebabkan sistem pencernaan kita tidak bekerja dengan normal sehingga penyakit diare dengan mudahnya menyerang tubuh.
  7. Keracunan makanan atau minuman
    Makanan atau minuman yang sudah basi atau kadaluarsa dapat menyebabkan mencret atau diare karena makanan yang basi telah mengandung bakteri yang tidak bersahabat dengan perut sehingga menyebabkan sistem pencernaan makanan tidak bekerja dengan normal.
  8. Alergi
    Alergi dapat menyebabkan seseorang terkena penyakit mencret. Alergi yang paling sering terjadi pada kebanyakan orang yaitu alergi pada makanan. misalnya alergi susu. Orang yang mempunyai alergi terhadap susu dapat menyebabkan diare.
  9. Konsumsi alkohol yang berlebihan
    Bahaya minum alkohol memang sangat banyakAlkohol sebenarnya memang tidak baik untuk kesehatan tubuh kita. Salah satu gejala yang timbul akibat mengonsumsi alkohol yaitu mencret. Kandungan alkohol yang merusak usus dan lambung menjadikan sistem pencernaan tidak bekerja normal sehingga mencret. Alkohol juga akan menyebabkan organ dalam perut seperti lambung akan terasa panas sehingga mengganggu pencernaan. hindari mengkonsumsi alkohol karena sangat berbahaya untuk kesehatan.
  10. Gangguan tubuh
    Gangguan dalam tubuh dapat menyebabkan seseorang terkena diare. gangguan yang terdapat didalam tubuh misalnya gangguan metabolik serta gangguan malabsorbsi
  11. Pemanis buatan
    Adanya bahaya pemanis buatan dalam makanan yang terlalu banyak dapat menyebabkan mencret. Pemanis buatan merupakan bahan kimia yang tidak baik untuk kesehatan tubuh salah satunya untuk pencernaan. apalagi pada anak-anak, pemanis buatan sangat tidak baik untuk kesehatan anak-anak yang sedang mengalami masa pertumbuhan.
  12. Kekurangan vitamin
    Pada ibu hamil diare bisa terjadi karena kekurangan vitamin. Kekurangan vitamin yang dapat menyebabkan diare pada ibu hamil yaitu vitamin B, vitamin D serta dapat terjadi karena kekurangan asam folat. Ibu hamil lebih rentan terkena penyakit termasuk diare maka harus hati-hati dengan konsumsi makanan. ibu hamil banyak pantangan makanan yang boleh dimakan. Makanan yang dikonsumsi oleh ibu saat hamil juga akan berpengaruh pada kesehatan bayi. Jadi ibu hamil harus lebih ekstra hati-hati daripada wanita yang tidak hamil.
  13. Kurang nutrisi
    Orang yang mengalami kekurangan nutrisi di dalam tubuhnya dapat terserang penyakit mencret. Kekurangan nutrisi bisa terjadi karena seseorang kurang mengkonsumsi makanan yang mengandung serat serta makanan yang bergizi.
  14. Psikologi
    Faktor psikologi juga dapat menyebabkan seseorang terkena penykit diare. faktor psikologi akan mempengaruhi sistem kerja organ dalam tubuh. faktor psikologi yang dapat menjadi faktor penyebab diare misalnya seseorang merasa sangat takut atau cemas yang berlebihan sehingga akan menimbulkan terserang diare secara tiba-tiba.
  15. Mengonsumsi obat antibiotik
    Obat antibiotik ada yang menimbulkan efek samping mencret. Jika anda mengonsumsi obat antibiotik periksa dalam kemasan terkadang ada keterangan efek samping yang akan terjadi. Efek samping yang timbul dari obat biasanya rasa ngantuk atau hal lain seperti mencret.
    Satu orang dengan orang lain mempunyai kekebalan tubuh yang berbeda sehingga penyebab terjadinya diare juga kadang berbeda tergantung dengan sistem imun atau sistem kekebalan tubuh seseorang. Seseorang bisa saja hanya karena mengkonsumsi makanan pedas langsung terkena diare, tetapi ada orang yang mengkonsumsi makanan sangat pedas tetapi biasa saja dan tidak terkena diare. Beberapa penyebab diare yang telah dijelaskan diatas merupakan penyebab yang sering terjadi pada kebanyakan orang.
    Setelah anda mengetahui beberapa hal yang menyebabkan diare maka anda harus berhati-hati serta menjaga pola makan anda. Kenali terlebih dahulu diri anda sendiri seberapa kuat sistem kekebalan tubuh diri anda. Sebelum anda mendiagnosis penyakit yang anda derita misalnya diare anda perlu memahami terlebih dahulu ciri-ciri atau gejala dari penyakit diare supaya anda tidak terburu-buru untuk memutuskan cara mengobatinya. Jika anda salah cara mengobati maka bisa jadi penyakit anda bukan sembuh tetapi malah menjadi semakin parah. Berikut perlu anda ketahui untuk mengetahui ciri-ciri diare.

Ciri-ciri gejala diare

  1. Buang air besar terlalu sering
    Jika anda mengalami buang air besar yang terlalu sering, maka hati-hati itu salah satu tanda terserang diare. seseorang dinamakan terlalu sering buang air besar ketika jumlah lebih banyak dari biasanya. Jika pada bayi biasanya sering juga buang air besar, tetapi belum tentu juga dinamakan diare karena bayi alat pencernaannya beda dengan orang dewasa. Bayi dinamakan diare jika biasanya sehari buang air besar 2 kali sehari, tetapi beberapa hari terakhir buang air besar sebanyak 4 kali sehari maka sudah dapat dinamakan terkena diare. kalau orang dewasa normalnya buang air besar sekali sehari.
  2. Urgensi dubur
    Urgensi dubur yaitu seseorang selalu ingin buang air besar yang tidak dapat ditahan. Kadangkala belum sampai toilet sudah keluar duluan. Ini terjadi karena sistem pencernaan terganggu sehingga tidak bisa menahan feses yang akan keluar.
  3. Muntah-muntah
    Diare sering disertai dengan perut terasa mual sehingga memicu untuk menyebabkan muntah-muntah.
  4. Buang air besar setalah makan
    Saat anda terkena diare sering terjadi baru selesai makan tetapi langsung ingin buang air besar hal ini terjadi karena memang sistem pencernaan tidak normal. Sistem pencernaan yang tidak normal ini sehingga menyebabkan mencret menyerang anda.
  5. Rasa haus yang nyata
    Saat seseorang mengalami diare maka akan mengeluarkan cairan lebih banyak daripada biasanya. Kandungan air yang keluar bersama feses menyebabkan tubuh mengeluarkan banyak cairan sehingga tubuh terasa dehidrasi yang tinggi. Untuk mengurangi dehidrasi serta menggantikan cairan tubuh yang keluar maka dianjurkan untuk minum air putih 1 sampai 2 gelas setelah setiap kali buang air besar.
  6. Terasa sangat lemah dan kehilangan tenaga
    Diare menyebabkan anda harus bolak-balik toilet sehingga tenaga anda akan terkuras karena terlalu sering serta ditambah dengan kondisi tubuh yang demam, mual, serta kekurangan cairan karena terlalu banyak dikeluarkan. Ketika anda mengalami diare disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang tetap bergizi tetapi tidak mengandung hal-hal yang menyebabkan diare tambah parah seperti pedas serta asem yang berlebihan. Makanan yang baik untuk penderita diare seperti bubur, sup sayuran serta buah-buahan.
  7. Demam tinggi
    Diare sering disertai dengan demam yang tinggi setalah penderita mengalami diare lebih dari satu hari. Demam ini memang tidak setinggi seperti yang dialami oleh penderita demam berdarah atau malaria, tetapi demam ini menyebabkan penderita harus beristirahat untuk memulihkan kembali keadaan tubuh.
  8. Terdapat darah pada tinja
    Saat diare pencernaan sedang dalam keadaan tidak normal, darah kadang bisa ikut keluar bersama dengan feses. Hal ini terjadi karena darah kotor ikut keluar.
  9. Perut nyeri dan berbunyi
    Salah satu gejala diare yaitu perut terasa perih serta sering terdengar bunyi. Diare merupakan penyakit pencernaan, gejala awal yang dirasakan dari diare yaitu perut terasa nyeri mirip seperti rasa nyeri karena maag ataupun asam lambung. Jika anda merasakan gejala ini teliti dahulu gejala lain yang muncul jangan langsung menvonis kalau terkena penyakit diare.
  10. Punggung terasa pegal
    Gejala lain yang muncul ketika terkena diare yaitu punggung terasa pegal, selain punggung, pinggul juga kadang ikut terasa pegal serta bagian sekitar perut ikut terasa pegal.
  11. Kram pada perut
    Saat anda mengalami diare perut akan terasa nyeri dan sakit, setelah buang air besar perut akan terasa lebih kaku dan kram. Kram yang terjadi ini sangat mengganggu aktifitas anda sehingga kegiatan dan aktifitas anda tidak akan lancar dan berjalan dengan baik. Perut akan terasa sangat sakit, kram serta kaku.
  12. Kondisi feses yang encer dan lembek
    Orang dalam kondisi normal tidak terserang diare akan mengeluarkan feses dengan bentuk padat dan tidak lembek. Berbeda dengan ketika terkena diare maka bentuk feses akan menjadi encer dan lembek. Hal ini terjadi karena usus dan lambung mencerna makanan bersamaan dengan cairan sehingga bentuknya akan menjadi encer serta lembek dari biasanya.
  13. Perut terasa kembung
    Diare biasanya juga disertai dengan perut kembung. Perut yang kembung akibat pencernaan yang tidak normal serta sering disertai dengan rasa nyeri dan mual.
Cara menghindari mencret pada anak2021-01-22T22:19:15+07:00

Diare adalah penyakit yang sering dialami oleh banyak orang di segala usia. Diare terjadi karena sistem pencernaan tidak berfungsi dengan baik. Penyakit ini disertai dengan sakit perut, kembung hingga dehidrasi akut. Walaupun terlihat enteng, namun diare merupakan penyakit pembunuh anak paling berbahaya di Indonesia. Oleh karena itu sangat penting bagi setiap keluarga untuk mencegah diare dan cara pengobatannya.

baca selengkapnya >>

Cara menghindari sakit perut2021-01-22T22:19:00+07:00

Bagaimana Cara Mecegah Sakit Perut, terdengar sangat sepele, namun demikian makalah kesehatan mengenai mencegah sakit perut ini layak untuk kita sharing di sini, mengingat pada sebagian orang mereka sering mengalami yang namanya sakit perut ini.

Kebiasaan yang kurang baik pada pola makan seperti kurang melakukan kunyahan pada makanan yang dikonsumsi acap kali menjadi salah satu penyebab sakit perut ini, makan di ketika larut malam dan makan sebelum aktivitas fisik yang berat dapat menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan. Hal tersebut dapat terjadi karena menyebabkan produksi yang tidak cukup dari enzim pencernaan.

Ketika makan, tubuh akan melepaskan sekitar 22 jenis enzim pencernaan dari kelenjar saliva, lambung, dan usus kecil. Setiap salah satu dari enzim yang bekerja pada jenis makanan tertentu, misalnya protease memecah protein, amilase membantu mencerna karbohidrat, dan lipase memecah lemak dan lipid.

Dengan memecah jenis-jenis makanan tersebut, enzim-enzim pencernaan membantu tubuh mencerna dan menyerap nutrisi yang dibutuhkan. Untuk pria, penuaan juga dapat berkontribusi untuk gangguan pencernaan. Seiring dengan bertambahnya usia, tubuh mulai menghasilkan tingkat lebih rendah dari enzim pencernaan, sehingga tidak cukup untuk mencerna makanan.

Bagaimana Cara Mencegah Sakit Perut

  1. Makan banyak serat setiap hari
    Serat tidak hanya kunci cara mencegahsakit perut, tetapi penting untuk kesehatan secara keseluruhan. Sayangnya, makanan sehari-hari seringkali termasuk, junk food, daging merah, dan makanan yang tinggi lemak yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan.
    Diet tinggi serat merupakan bagian penting dari makanan sehat, selain membantu mencegah sakit perut, juga dapat membantu mencegah diabetes, penyakit jantung koroner, wasir, kanker kolorektal, dan penyakit lainnya. Hindari makanan yang dapat menyebabkan kembung atau gas, termasuk brokoli, kacang panggang, kubis, kembang kol, dan minuman berkarbonasi.
    Jika intoleransi laktosa sebaiknya menghindari produk susu atau mengambil enzim laktase untuk membantu pencernaan. Selain itu, sebaiknya juga minum banyak air, karena dapat melumasi makanan di saluran pencernaan, membantu melarutkan mineral, vitamin, dan nutrisi sehingga lebih mudah diserap, dan supaya tinja lebih lunak untuk mencegah sembelit.
  2. Mengunyah makanan dengan cukup
    Mengunyah merupakan salah satu bagian yang paling penting dari cara mencegah sakit perut, namun mungkin justru yang paling terlupakan. Mengunyah tidak hanya membantu memecah makanan, namun juga merupakan tanda dari kelenjar ludah, lambung dan usus kecil untuk mulai melepaskan enzim pencernaan.
  3. Berolahraga secara teratur dan menghindari stres
    Selain membantu mempertahankan gaya hidup sehat, olahraga juga dapat membantu mencegah sakit perut. Sebuah studi ilmiah yang diterbitkan dalam Gastroenterology and Hepatology journal telah menunjukkan bahwa, aktivitas fisik benar-benar dapat membantu mengurangi masalah pencernaan. Stres di sisi lain dapat memiliki efek negatif pada pencernaan.
  4. Jangan terlalu sering menggunakan antasida
    Asam di perut membantu tubuh mencerna makanan, namun dalam beberapa kasus asam dapat kembali ke kerongkongan, sehingga menyebabkan sensasi terbakar dari gangguan pencernaan. Ketika hal tersebut terjadi, orang sering mengonsumsi antasida yang bekerja dengan menetralkan asam lambung. Namun, bila terlalu sering digunakan, antasida dapat menyebabkan perut kehilangan fungsi dan rentan terhadap infeksi bakteri.
  5. Suplemen enzim pencernaan
    Enzim pencernaan yang berasal dari sumber tanaman dapat membantu mempromosikan pencernaan yang baik dan bahkan meningkatkan penyerapan gizi. Dalam kasus di mana orang yang kurang cukup enzim pencernaan karena pola makan yang buruk dan kesehatan, mengkonsumsi suplemen enzim dapat mengurangi gejala gangguan pencernaan dan sakit perut.

    Bahkan pada pria sehat, dengan enzim ekstra dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan. Sebuah enzim pencernaan yang baik berisi campuran amilase, lipase, selulase (untuk mencerna serat tanaman), dan protease. Enzim-enzim tersebut merupakan berbagai enzim kunci untuk mencapai pencernaan yang lebih baik dari banyak makanan.

Bagaimana cara menghindari dan Mengatasi Diare?2021-01-23T08:43:26+07:00

Bagaimana Cara menghindari diare

  1. Selalu cuci tangan pakai air dan sabun. Khusus sebelum makan. 
  2. Jangan lupa mandi dan pastikan rumah dan halaman anda bersih
  3. Mencegah sakit perut & diare dengan masak makanan hingga matang 
  4. Mengurangi pertumbuhan kuman dalam makanan dengan simpan makanan di lemari dingin
  5. Pilih air minum yang sehat seperti air yang sudah disaring oleh filter air nazava Riam 
  6. Makan sedang dan bervariasi untuk membuat tubuh Anda tebal
  7. Jangan makan atau minum makanan yang telah  kadaluarsa 
  8. Hanya makan di tempat kaki lima pinggir jalan yang bersih dan higienis. 

Cara menghindari diare

baca selengkapnya >>

Cara mengatasi diare

  1. Minum secukupnya. Pilih air yang bebas kuman seperti dari filter air Nazava  (Baca juga mengenai penyakit bawaan air  dan cara saringan air Nazava dapat membunuh kuman
  2. Minum oralit

baca selengkapnya mengenai pengobatan diare

Bagaimana cara mengaktifkan kembali basir mangan yg habis masa aktifnya, dan berapa harga per kg nya?2021-01-17T15:26:51+07:00

Cara mengaktifkan kembali pasir mangan yang habis masa aktifnya

Bisa dilakukan dengan pengaktif mangan beli di online shop atau di Tokopedia

Langkah-langkah terperinci untuk mengaktifkan kembali filter pasir mangan hijau Anda ada di halaman ini.

Ada juga video tutorial to youtube

Berapa harga per kg nya pengaktif pasir mangan?

Harganya rupiah 100Rb per 100gram. Bisa tahan lama.

Apakah membersihkan filter air keramik dengan jeruk nipis ini disarankan?2021-01-17T08:01:50+07:00
Kamu belum uji efek asam jeruk nipis terhadap keramik, karbon aktif dan perak di filter air keramik Nazava. Ada kemungkinan zat asam di jeruk nipis dapat menghancur keramik (walaupun kelihatan putih) atau merusak karbon aktif. Makanya untuk saat ini saya tidak sarankan menggunakan jeruk nipis. Kalau mau coba boleh, tapi risiko dengan pelanggan sendiri. Kami tentu saja akan melalukan eksperimen dan informasikan kembali.  Jadi tolong ingatkan kami jika kami tidak memperbarui FAQ ini setelah satu bulan.
Apakah boleh pakai sepon besi , katanya bisa memperbesar pori pori filter keramiknya?2021-01-17T00:33:44+07:00
Memang kami di Nazava sarankan untuk mencuci dengan sepon yang halus dulu dan hanya menggunakan sikat yang kasar atau steel wool / sepon besi  kalau filter setelah dicuci / disikat dengan spon halus masih tetap tersumbat atau aliran air belum normal. Sebenarnya pori tidak membesar, hanya lapisan luar keramik digosok, selama ketebalan masih cukup kinerja filter masih 100%. Baca juga Baca juga tentang cara filter air minum Nazava berfungsi
Betulkah pembersihan filter itu bertujuan untuk memperlancar daya hisap filter bukan untuk membuat filter menjadi putih lagi?2021-01-17T00:37:10+07:00

Betul sekali tujuan membersihkan filter air keramik adalah untuk pastikan aliran air minum memperlancar.   Kami sarankan mencuci filter pada saat aliran air yang keluar dari filter keramik sudah tidak mencukupi kebutuhan keluarga Anda.  Warnanya tidak pengaruhi kinerja, jadi tidak perlu sikat sampai putih, pentingnya cuci sampai aliran air minum mencukupi kebutuhan lagi.

Bagaimana cara membersihkan penyaringnya? Seberapa sering?

Bagaimana saya bisa aktifkan kembali filter air manganese yang sudah jenuh?2021-01-17T00:39:30+07:00
  1. Setel 3 way valve ke posisi backwash
  2. biarkan air mengalir sampai sudah jernih
  3. tutup pasokan air dengan memutar setopkan
  4. membuka setopkeran di bawah corong
  5. tuang satu sendok teh serbuk pengaktif mangan ke corong
  6. tuang 1 liter air ke corongnya
  7. tutup lagi setop keran di bawah corong
  8. buka stopkeran untuk hidupkan lagi pasokan air
  9. air buangan akan menjadi ungu, tidak usah kawatir
  10. biarkan air mengalir sampai jernih (tidak ungu lagi )
  11. tutup lagi pasokan air
  12. memutar way valve ke posisi faste rinse
  13. membuka lagi setopkeran di bawah corong
  14. masukkan satu(1)  sendok teh pengaktif mangan ke corongnya
  15. tuang 1 liter air ke corongnya
  16. tutup setop keran dibawa corong
  17. hidupkan pasokan air
  18. air buangan akan menjadi ungu lagi
  19. membiarkan air mengalir sampai jernih, bisa beberapa menit.
  20. putar 3 way valve ke posisi filter

Read more here

Lebih baik mana, memiliki TDS rendah atau TDS tinggi?2021-01-17T08:09:11+07:00

Lebih baik mana, memiliki TDS rendah atau TDS tinggi?

Menurut WHO (World Health Organization), kandungan mineral dalam air tidak akan berpengaruh terhadap kesehatan selama air masih dikategorikan tawar. Meski begitu, WHO menetapkan standar kandungan padatan terlarut dalam air minum yang terbagi menjadi beberapa kriteria level.

Kandungan TDS (mg/l atau ppn) Penilaian Rasa air
Kurang dari 300 Bagus sekali
300 – 600 Baiki
600 – 900 Bisa diminum
900 – 1200/ Buruk (rasa payau)
lebih dari 1200/ berbahaya (terlalu asin)

Sampai sekarang, masih terjadi perdebatan tentang apakah air yang memiliki kadar TDS 0 (nol) atau sama sekali tidak (TDS rendah) mempunyai kandungan mineral di dalamnya adalah yang terbaik bagi kesehatan. Namun WHO sebagai Organisasi Kesehatan Dunia yang diakui saat ini mempunyai pandangan lain terhadap kualitas air minum tersebut.

Menurut WHO, air minum tanpa mineral seperti hasil penyulingan yang diolah oleh teknologi RO (Reverse Osmosis) bisa mengakibatkan beberapa hal ini pada tubuh manusia yang mengkonsumsinya. Diantaranya:

  • Kekurangan kadar kalium dalam badan, dimana tanpa kalium saraf tidak berfungsi.
  • Kekurangan zat kalsium (Ca), akan menyebabkan gejala sebagai berikut : banyak keringat, gelisah, sesak napas, menurunnya daya tahan tubuh, kurang nafsu makan, sembelit, susah buang air, insomnia (susah tidur), kram, dan sebagainya. Baca lebih mengenai kapur dalam air
  • Kekurangan kadar Magnesium (Mg), dimana kekurangan magnesium dapat memicu: kekakuan atau kejang pada salah satu pembuluh koroner arteri, sehingga mengganggu peredaran darah dan dapat menyebabkan serangan jantung.
  • Sering buang air kecil dan dalam jumlah yang banyak karena badan kita tidak bisa menyerap air yang tidak mengandung mineral.
  • Kurangnya kemampuan tubuh memproduksi darah.

Sehingga, menurut WHO, berdasarkan penelitian lanjutan, sebaiknya air yang kita konsumsi memiliki TDS  di atas 100 ppm atau mg/l.  Kalau TDS di bawah 100 ppm, masih aman juga untuk diminum tapi kurang bergizi saja.

TDS dalam air minum

Filter air minum Nazava dan TDS

Filter air Nazava untuk keluarga seperti Nazava Riam dapat menangani TDS dari 0-500 mg / l.  Dengan filter air Nazava Anda dapat mengubah sumur, keran dan air hujan menjadi air yang aman dikonsumsi. Baca juga ringkasan jenis air yang bisa dipakai dengan Nazava.  Tidak perlu direbus. Cara kerjanya, Anda bisa membacanya di sini.

Karbon yang ada di dalam filter seberapa kuat kemampuannya mengatasi kimia?2021-01-17T02:32:43+07:00

Karbon aktif dalam filter keramik Nazava berfungsi untuk mengurangi jumlah zat organik (seperti pestisida) dan juga klorin dalam air. Karena interaksi yang sangat kompleks, kami belum bisa menjamin berapa persen Filter keramik Nazava dapat menghilangkan zat kimia yang terdapat dalam air. Dan sejauh ini kami juga belum menemukan sumber air di Indonesia yang tercemar zat kimia yang sangat tinggi.

Walaupun begitu, sempat  terdapat laporan terdapat kontaminasi Arsenik pada beberapa sumur di beberapa tempat di Sumatera Selatan. Namun sejauh ini, menurut Kementerian Kesehatan Indonesia, kontaminasi arsenik sangat jarang terjadi pada sumur-sumur air minum di luar daerah pertambangan.

Dapatkah air hujan menyebabkan kerusakan pada gigi?2021-01-17T02:33:34+07:00

Dapatkah air hujan menyebabkan kerusakan pada gigi?

Air hujan adalah sumber air minum yang ideal digunakan sebagai sumber air minum setelah difilter menggunakan filter air Nazava. Namun, untuk mencegah kerusakan pada gigi, maka Anda harus membeli tablet fluorida tambahan untuk anak-anak Anda. Sebab, air hujan tidak mengandung fluorida. Tablet fluorida tersebut dapat ditemukan di apotek-apotek terdekat.

Bagaimana cara mengatasi rasa plastik?2021-01-17T02:35:18+07:00

Bagaimana cara mengatasi rasa plastik?Terkadang mungkin muncul sedikit bau wadah plastik baru pada produk bening saat masih baru. Untuk menghilangkannya sangat mudah. Sahabat Nazava cukup cuci kontainer atas dan bawah dengan sabun pencuci piring sebanyak 3 kali jika perlu tambahkan perasan lemon, bilas dengan air bersih hingga bau benar-benar hilang.

Apakah wadah di pabrik sudah steril?2021-01-17T02:36:21+07:00

Sama seperti meja dan peralatan dapur lainnya, wadah air tidak disterilisasi dan tidak dikemas dalam kemasan steril. Sebelum membuka kemasan, cucilah tangan Anda terlebih dahulu dengan menggunakan sabun. Kemudian, cuci wadah dan keringkan dengan kain yang bersih dan kering.Apakah wadah di pabrik sudah steril?

Apakah pengujian yang mudah dan cepat dapat dilakukan untuk membuktikan bahwa air yang disaring menggunakan filter air minum Nazava aman untuk diminum?2021-01-17T02:37:12+07:00

Apakah pengujian yang mudah dan cepat dapat dilakukan untuk membuktikan bahwa air yang disaring menggunakan filter air minum Nazava aman untuk diminum?

Sayangnya, saat ini belum ada pengujian yang cepat untuk bakteri. Pengujian ini memakan waktu 48 jam dan membutuhkan peralatan yang mahal untuk menguji keberadaan bakteri.

Apakah dengan meminum air dari filter air minum Nazava dapat menyembuhkan penyakit?2021-01-20T20:21:21+07:00

Apakah dengan meminum air dari filter air minum Nazava dapat menyembuhkan penyakit?

Meskipun kami telah menerima banyak laporan bahwa banyak pelanggan  merasa lebih baik dan lebih sehat setelah membeli filter air minum Nazava, namun kami tidak mengklaim bahwa air yang disaring menggunakan filter air minum Nazava dapat menyembuhkan penyakit. Dengan minum air sehat yang cukup (2 liter per hari), hal tersebut akan membuat Anda tetap sehat! Kemudian air dari filter air Nazava sudah bebas kuman sehingga keluarga Anda ter lindungi dari penyakit diare

Dapatkah saya menggunakan air yang memiliki kandungan zat besi sangat tinggi untuk filter air minum?2021-01-17T02:38:48+07:00

Dapatkah saya menggunakan air yang memiliki kandungan zat besi sangat tinggi untuk filter air minum?Zat besi akan disaring sebanyak 80-100% oleh filter air minum Nazava. Zat besi tidak beresiko terhadap kesehatan sehingga air aman untuk diminum setelah penyaringan. Zat besi dapat menimbulkan noda berwana kecoklatan pada filter air minum dengan konsentrasi serendah 0,01 mg/l. Hal inilah yang justru berbahaya.

Permukaan filter air minum tidak lembut tetapi mengapa memiliki beberapa lubang di dalamnya?2021-01-17T02:39:55+07:00

Permukaan filter air minum tidak lembut tetapi mengapa memiliki beberapa lubang di dalamnya?Tanah liat yang digunakan untuk penyaring merupakan produk alami. Selama pemrosesan dan pembakaran, muncul lubang-lubang kecil. Hal ini tidak akan berpengaruh terhadap kinerjanya.

Berapa pH yang aman untuk air minum?2021-01-18T14:48:59+07:00

Berapa pH yang aman untuk air minum?pH yang aman sesuai peraturan permenkes adalah Antara pH 6 dan 8.

Baca lebih mengenai pH  di air di artikel ini :pH dalam air minum, air alkali, air asam, mitos dan fakta

Dengan filter air Nazava  seperti Nazava Riam  hampir semua jenis air tawar bisa menjadi air siap minum setelah disaring.  Ini cara bekerja filter air Nazava

Bagaimana mengatasi lumut yang menempel pada tulip filter yang terpakai?2021-01-17T02:41:43+07:00

Bagaimana mengatasi lumut yang menempel pada tulip filter yang terpakai?Lumut adalah salah satu tanaman. Seperti halnya semua tanaman, dia memerlukan sinar matahari untuk tumbuh. Jika menjauhkan penyaring dari sinar matahari, maka lumut tidak akan tumbuh.

Dapatkah filter air minum Nazava menghilangkan timah dari air seperti di Pulau Bangka?2021-01-17T08:15:41+07:00
Dapatkah filter Nazava menghilangkan timah dalam air

Dapatkah filter Nazava menghilangkan kandungan timah dalam air?

Timah tidak diserap oleh tubuh manusia. Tidak akan ada efek yang merugikan hingga 200 mg/l. Tidak ada petunjuk dari WHO maupun Kementerian Kesehatan. Namun, jika Anda tinggal dekat dengan lokasi penambangan maka akan lebih baik jika airnya diuji terlebih dahulu di laboratorium yang telah bersertifikasi.

Mengapa rasa air milik saya seperti logam/aneh?2021-01-17T02:41:59+07:00

Mengapa rasa air milik saya seperti logam/aneh?Air bisa saja berbau pada saat menggunakan penyaring untuk pertama kalinya. Meskipun tidak berbahaya jika diminum, namun Anda hendaknya tidak meminum air yang disaring dari wadah pertama karena rasanya yang aneh.

Bagaimana cara membersihkan penyaringnya? Seberapa sering?2021-01-17T02:29:17+07:00

Filter penyaring (keramik filter) harus dibersihkan sedikitnya satu kali setiap dua minggu. Untuk membersihkan filter penyaring, gunakan spons atau sikat yang halus. Jangan gunakan deterjen, sabun, atau bahan kimia lainnya. Gosok penyaring secara perlahan dengan spons atau sikat dibawah air mengalir.Bagaimana cara membersihkan penyaringnya? Seberapa sering?

Mengapa kecepatan penyaring yang saya miliki sangat lambat/bahkan terlalu cepat?2021-01-20T20:21:50+07:00

Mengapa kecepatan penyaring yang saya miliki sangat lambat/bahkan terlalu cepat?Jika penyaring yang Anda miliki kecepatannya terlalu cepat atau sangat lambat, maka pastikan bahwa filter penyaring sudah terpasang dengan benar dan kemudian pastikan juga bahwa tabungnya sudah terpasang dengan kencang menggunakan mur untuk penyaring. Terakhir, pastikan bahwa keran terpasang dengan benar. Jika aliran air tetap cepat, segera hubungi toko yang bersangkutan.

Mengapa penyaring/air yang saya miliki berbau tidak sedap?2021-01-17T02:51:09+07:00

#02528d

Mengapa penyaring/air yang saya miliki berbau tidak sedap?Jika air berbau tidak sedap, pastikan bahwa Anda tidak menggunakan sabun untuk membersihkan penyaringnya, karena sabun dapat membuat penyaring menjadi bau.

Air yang saya miliki rasanya seperti obat, mengapa bisa seperti itu dan apa yang harus saya lakukan?2021-01-17T02:54:54+07:00

Air yang saya miliki rasanya seperti obat, mengapa bisa seperti itu dan apa yang harus saya lakukan?Air hasil penyaringan 15 – 20 liter pertama atau seterusnya bisa saja memiliki rasa aneh seperti itu karena tercampur debu yang berasal dari Keramik Filter. Oleh karena itu disarankan untuk tidak meminum air hasil penyaringan pertama melainkan langsung membuangnya. Jika air terus-menerus terasa aneh, cobalah untuk mencuci wadahnya dengan sabun cuci piring dan membilasnya sampai bau sabun hilang. Jika hal tersebut tetap tidak membantu, cobalah air mentah yang juga memiliki rasa aneh (bahkan setelah direbus). Jika rasa air mentah lebih baik namun air dari filter air tetap terasa aneh, segera hubungi toko tempat membeli untuk klaim garansi.

Mengapa saya tidak boleh meletakkan penyaring dibawah sinar matahari langsung?2021-01-17T03:00:30+07:00
Mengapa saya tidak boleh meletakkan penyaring dibawah sinar matahari langsung?

Mengapa saya tidak boleh meletakkan penyaring dibawah sinar matahari langsung?

Plastik akan terurai bila terkena sinar matahari, sama halnya seperti kulit Anda yang dapat terbakar sinar matahari.

Jika air asli yang saya miliki berwarna, dapatkah saya menggunakan Nazava?2021-01-17T03:00:38+07:00

Jika air asli yang saya miliki berwarna, dapatkah saya menggunakan Nazava?Jika air tanah Anda berwarna kekuning-kuningan atau kecoklat-coklatan, maka Anda dapat menggunakan Pemurni Nazava untuk membuatnya bening dan aman untuk diminum. Filter air minum Nazava tidak menyaring zat pewarna dari teh gambut, dan tinta.

Bagaimana Anda tahu jika ada zat pencemar di dalam air?2021-01-17T03:03:42+07:00

Bagaimana Anda tahu jika ada zat pencemar di dalam air?Air PDAM di Indonesia bebas dari kontaminasi bahan kimia. Air sumur dapat terkena polusi jika sumur Anda jaraknya mendekati 20 meter dari lokasi dimana bahan-bahan kimia tersebut dibuang ke air tanah. Polusi dapat berasal dari bengkel, pabrik atau yang lainnya. Jika Anda tinggal di perumahan atau wilayah pedesaan, perubahan air tanah yang tercemar oleh bahan kimia sangatlah sedikit. Bila perlu, kami dapat menguji kandungan bahan kimia pada air Anda sampai 350.000 untuk pengujian keseluruhan dan 150.000 untuk satu kali pengujian parameter.

Jika saya memasukkan air dari Nazava ke dalam peti es, apakah hal tersebut aman atau justru akan membiarkan bakteri berkembang?2021-01-17T03:05:59+07:00

Jika saya memasukkan air dari Nazava ke dalam peti es, apakah hal tersebut aman atau justru akan membiarkan bakteri berkembang?Hal tersebut aman selama wadahnya bersih dan bebas dari bakteri. Selain itu, wadah juga harus dalam keadaan tertutup sehingga tidak ada bakteri dari udara yang dapat masuk ke dalamnya.

Apakah Nazava memiliki sertifikat?2021-01-17T03:15:15+07:00

Apakah Nazava memiliki sertifikat?Nazava adalah sebuah merek dagang terdaftar. Air dari filter air minum Nazava telah diuji di lebih dari 20 laboratorium di seluruh dunia dengan hasil memuaskan.

Mengapa keran air mudah rusak?2021-01-17T03:18:37+07:00

Mengapa keran air mudah rusak?Keran air milik kami yang lama mudah rusak lalu kami ganti dengan keran yang lebih kuat agar tahan lama.

Penyaring milik saya alirannya kecil bahkan tidak mengalir sama sekali/menyaring terlalu cepat, apa yang harus saya lakukan?2021-01-17T03:20:34+07:00

Penyaring milik saya alirannya kecil bahkan tidak mengalir sama sekali/menyaring terlalu cepat, apa yang harus saya lakukan?Jika penyaringnya sangat lambat, cobalah untuk membersihkannya. Perhatikan bahwa penyaring hanya akan mencapai aliran maksimum setelah menyaring 60 liter air. Jika alirannya tetap lambat meskipun sudah dibersihkan, maka Anda dapat mengembalikan filternya ke toko tempat Anda membeli filter tersebut, lalu mereka akan segera menggantinya dengan filter yang baru.

Jika aliran yang mengalir melalui penyaring sangat cepat, lebih dari 10 liter per menit dan hanya berlangsung selama 30 menit atau sudah mengisi seluruh wadah air minum, maka segera matikan penyaringnya dan kembalikan langsung ke toko tempat Anda membeli penyaring tersebut, lalu minta untuk diganti dengan penyaring yang baru.

Dapatkah Nazava menyaring merkuri?2021-01-17T03:22:25+07:00

Dapatkah Nazava menyaring merkuri?Karbon aktif dapat menghilangkan sejumlah merkuri dari dalam air. Karbon aktif tidak mampu menyaringnya dalam jumlah banyak. Jika Anda perhatikan, sumber air Anda telah tercemar oleh merkuri karena dekat dengan lokasi kegiatan penambangan. Kami menganjurkan Anda untuk mengujinya. Kami dapat menguji kandungan merkuri sebanyak 150.000 per sampel. Untuk sementara ini, Anda dapat menggunakan sumber lain, misalnya air hujan.

Anda dapat mengolah air terlebih dahulu dengan menggunakan Alum. Campurkan alum dengan air dan biarkan selama 3 jam. Gunakan 0,5 gram alum untuk setiap liternya. Nazava menjual alum dalam kemasan besar dan kecil.

Apa perbedaan antara air yang disaring dengan air suling?2021-01-17T03:25:20+07:00

Apa perbedaan antara air yang disaring dengan air suling?Air suling tidak mengandung mineral. Jika Anda selesai berolah raga atau berkeringat, maka air suling yang banyak tidak bagus untuk dikonsumsi karena tidak dapat menggantikan mineral yang hilang pada saat Anda berkeringat tadi.

Apakah air yang disaring oleh pemurni air Nazava aman bagi bayi? Bagaimana saya tahu kalau hal itu aman?2021-01-17T03:28:49+07:00

Apakah air yang disaring oleh pemurni air Nazava aman bagi bayi? Bagaimana saya tahu kalau hal itu aman?Bayi yang baru lahir sebaiknya minum ASI. Air yang disaring oleh pemurni Nazava aman untuk dikonsumsi oleh bayi atau untuk membuat susu karena bebas dari bakteri. Jika Anda ingin memberikan air yang sudah direbus untuk bayi Anda, maka air yang sudah disaring pun juga aman bagi bayi Anda. Air yang sudah disaring lebih bersih daripada air yang sudah direbus.

Kecuali keringat dan air payau, apa lagi yang tidak dapat disaring oleh Nazava?2021-01-17T03:30:57+07:00

Kecuali keringat dan air payau, apa lagi yang tidak dapat disaring oleh Nazava?Air yang sudah tercemar bahan kimia seperti air limbah industri. Filter air minum Nazava dirancang untuk menyaring kotoran, lumpur dan bakteri. Bahan-bahan kimia yang larut tidak disaring tetapi sisa bahan kimia berbahaya dapat diserap oleh karbon aktif di dalam penyaring. Hal ini menunjukkan bahwa jumlah bahan kimia yang banyak tidak akan tersaring.

Apakah filter dapat didaur ulang setelah 7.000 L?2021-01-17T03:32:43+07:00

Apakah filter dapat didaur ulang setelah 7.000 L?Plastik biru dapat didaur ulang. Keramik dan karbon aktif dapat digunakan sebagai penyubur tanah (lihat pertanyaan “Apakah filter air minum plastik aman untuk digunakan di rumah dalam jangka waktu lama?”)

Mampukah Nazava menyaring keringat atau air mata?2021-01-17T03:35:23+07:00

Mampukah Nazava menyaring keringat atau air mata?Filter air Nazava akan menyaring bakteri dan kotoran dari keringat dan air mata. Namun, rasa asin akan tetap ada.

Mineral apa yang dapat disaring dengan menggunakan Nazava?2021-01-17T03:39:39+07:00

Mineral apa yang dapat disaring dengan menggunakan Nazava?

Filter air minum Nazava dirancang untuk menyaring kotoran, lumpur dan bakteri. Karbon aktif menyaring bahan-bahan kimia (organik). Mineral yang larut seperti Natrium, Garam Abu dan Kalsium tidak tersaring.

Berapa banyak kadar oksigen di dalam air dari filter air minum Nazava?2021-01-17T03:41:48+07:00

https://www.nazava.com/wp-content/uploads/2018/02/Oksigen-dalam-air-576x1024.pngKadar oksigen di dalam Nazava adalah sama seperti kadar air asli. Jika Anda ingin kadar oksigen yang lebih tinggi lagi, Anda dapat memasang pompa akuarium di wadah atas.

Apakah bahan tersebut aman bagi lingkungan?2021-01-17T03:44:18+07:00

Apakah bahan tersebut aman bagi lingkungan?Wadah, keran dan tutup plastik biru pada filter penyaring terbuat dari plastik PP, yang sangat mudah untuk didaur ulang. Anda dapat memberikannya ke pengumpul limbah di daerah Anda.

Filter keramik dan karbon aktif dapat dibuang di daratan atau bahkan di pekarangan rumah Anda. Karbon aktif akan meningkatkan retensi air tanah dan kapasitas pertukaran kation, yang membuat tanah menjadi lebih subur. Keramik, jika pecah berkeping-keping juga dapat meningkatkan retensi air sehingga membuat tanah dapat menyerap air lebih banyak dan Anda tidak perlu sering menyiramnya dengan air.

Jenis mineral apa yang tersisa jika kita menggunakan Nazava?2021-01-17T03:46:12+07:00

Jenis mineral apa yang tersisa jika kita menggunakan Nazava?Sebagian besar mineral (Kalsium, Garam Abu dan Seng) tetap terkandung dalam air setelah penyaringan. Mineral-mineral tersebut sangat penting bagi tubuh Anda.

Apakah menggunakan filter air minum Nazava lebih murah daripada membeli galon atau membeli air isi ulang?2021-01-17T03:48:03+07:00

#02528d

Apakah menggunakan filter air minum Nazava lebih murah daripada membeli galon atau membeli air isi ulang?Dengan menggunakan Filter air minum Nazava, Anda dapat menghemat lebih banyak uang. Jika Anda membeli air isi ulang, harganya Rp.1.150.000/tahun (asumsikan bahwa air isi ulang harganya Rp. 4.000/galon). Bandingkan dengan Nazava yang harganya hanya Rp.131.400/tahun.

Apakah air yang disaring oleh pemurni air Nazava kualitasnya lebih baik daripada air isi ulang di sekitar sini? Misalnya galon aqua?2021-01-17T03:50:51+07:00

Apakah air yang disaring oleh pemurni air Nazava kualitasnya lebih baik daripada air isi ulang di sekitar sini? Misalnya galon aqua?Sebagian besar tempat pengisian air minum isi ulang tidak diuji oleh pemerintah. Banyak tempat pengisian air minum isi ulang yang tidak mengganti penyaringnya, atau sering terkena sinar UV. Hal ini yang menyebabkan seringkali ditemukannya bakteri fecal di dalam air isi ulang. Dan ini juga yang menjadi penyebab bahwa air isi ulang dapat mengakibatkan Anda sakit.

Air Aqua yang asli aman untuk diminum, sama seperti air dari penyaring Nazava. Namun, dengan melakukan penyaringan air akan lebih baik bagi lingkungan, lebih praktis dan dapat menghemat uang Anda!

Bagaimana cara melakukan perawatan terhadap pemurni air Nazava?2021-01-19T20:08:09+07:00

Bagaimana cara melakukan perawatan terhadap pemurni air Nazava?Anda dapat merawat Nazava milik Anda dengan cara membersihkannya secara teratur, setiap 3-4 hari atau bila aliran air tidak memadai untuk kebutuhan sehari-hari. Bersihkan filter tanpa menggunakan sabun, Anda dapat menggosoknya menggunakan spons atau sikat. Jika Anda sedang membersihkan filter, pastikan bahwa ujung-ujung nosel mengarah ke bawah sehingga air yang kotor tidak akan masuk ke dalam filter. Filter akan semakin tipis dan Anda dapat menggunakan alat pengukur untuk mengukurnya bila ingin mengganti dengan filter yang baru. Untuk membersihkan ember, gunakan spons yang lembut agar plastik tidak rusak. Aman untuk menggunakan sabun cuci piring yang ringan untuk membersihkan ember, tetapi Anda harus membilasnya dengan sangat bersih. Setelah dibersihkan, keringkan seluruh bagian dengan kain bersih dan Anda dapat menggunakan Nazava kembali.

Mengapa penyaring (filter) milik saya bisa berwarna hijau tua atau coklat tua?2021-01-19T20:11:43+07:00

Mengapa penyaring (filter) milik saya bisa berwarna hijau tua atau coklat tua?Penyaring (filter) akan berubah warna menjadi coklat karena kotoran air yang disaring. Ini merupakan indikasi bahwa penyaring milik Anda berfungsi dengan baik. Jika penyaring milik Anda berubah warna menjadi hijau, itu berarti penyaring yang Anda miliki kemungkinan diletakkan di dekat jendela. Kami menganjurkan untuk meletakkan penyaring di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung maupun tidak langsung.

Partikel-partikel apa saja yang dapat dan tidak dapat disaring oleh Nazava?2021-01-19T20:14:28+07:00

Partikel-partikel apa saja yang dapat dan tidak dapat disaring oleh Nazava?Nazava menyaring seluruh partikel yang berukuran lebih dari > 0,4 mikron. Partikel-partikel yang lebih kecil dapat tersaring melalui penyaring.

Apakah aman menggunakan air sumur atau air PAM untuk Nazava?2021-01-19T20:24:25+07:00

Apakah aman menggunakan air sumur atau air PAM untuk Nazava?Sesuai peraturan berdasarkan pengalaman yang ada, Anda dapat menggunakan Filter air minum Nazava jika Anda ingin mengkonsumsi air setelah direbus. Sebagian besar air sumur dan air keran di Bali belum tercemar limbah industri atau agro-kimia dan dapat dikonsumsi secara aman setelah disaring. Nazava juga mampu menghilangkan sisa unsur-unsur agro-kimia seperti pestisida.

Kami telah menguji air dari lusinan PDAM di Indonesia dan seluruhnya aman untuk dikonsumsi setelah disaring dengan Nazava.

Jika Anda mencurigai bahwa air telah tercemar oleh bahan kimia, maka Anda dapat langsung memasukkan air tersebut ke dalam botol berukuran 1,5 liter lalu kirim ke Nazava untuk diuji. Biaya pengujiannya adalah Rp. 350.000 untuk tes bahan kimia lengkap dan Rp. 150.000 untuk parameter tunggal.

Bali memiliki banyak ladang padi, dimana tanahnya menggunakan pupuk, apakah ladang padi tersebut mampu menyaring pupuk dengan sempurna?2021-01-19T20:27:26+07:00

Bali memiliki banyak ladang padi, dimana tanahnya menggunakan pupuk, apakah ladang padi tersebut mampu menyaring pupuk dengan sempurna?Kami tidak menyarankan Anda untuk menggunakan air dari ladang padi secara langsung setelah ladang tersebut diberi pupuk atau disemprot dengan pestisida.

Pada kondisi tropis terjadi pelarutan pupuk yang sangat sedikit ke dalam air tanah. Oleh karenanya, air sumur tidak mengandung kadar Nitrat, Fosfat atau Garam Abu yang tinggi.

Karbon aktif di dalam penyaring akan mampu menghilangkan sejumlah nitrat. Garam Abu (Kalium) tidak hilang. Kalium tidak berbahaya bagi kesehatan. Fosfat tidak larut dengan sempurna di dalam air dan mengikat tanah tropis secara kuat sehingga jarang ditemukan di dalam air sumur. Fosfat yang larut tidak akan tersaring oleh penyaring.

Apakah Nazava aman digunakan untuk air Bali?2021-01-19T20:31:01+07:00

Apakah Nazava aman digunakan untuk air Bali?Sesuai peraturan berdasarkan pengalaman yang ada, Anda dapat menggunakan Filter air minum Nazava jika Anda ingin mengkonsumsi air setelah direbus. Sebagian besar air sumur dan air keran di Bali belum tercemar limbah industri atau agro-kimia dan dapat dikonsumsi secara aman setelah disaring. Nazava juga mampu menghilangkan sisa unsur-unsur agro-kimia seperti pestisida.

Jika Anda mencurigai bahwa air telah tercemar oleh bahan kimia, maka Anda dapat langsung memasukkan air tersebut ke dalam botol berukuran 1,5 liter lalu kirim ke Nazava untuk diuji. Biaya pengujiannya adalah Rp. 350.000 untuk tes bahan kimia lengkap dan Rp. 150.000 untuk parameter tunggal.

Apakah filter air minum plastik aman untuk digunakan di rumah dalam jangka waktu lama?2021-01-19T20:34:06+07:00

Menurut The Green Guide, sebuah website dan majalah tentang kehidupan yang lebih hijau dan dimiliki oleh the National Geographic Society, plastik yang paling aman untuk menyimpan makanan dan dapat digunakan berulang kali adalah yang terbuat dari polietilena berdensitas tinggi (HDPE, atau plastik #2), polietilena berdensitas rendApakah filter air minum plastik aman untuk digunakan di rumah dalam jangka waktu lama?ah (LDPE, atau plastik #4) dan polipropilena (PP, atau plastik #5).

Merek yang saya rekomendasikan adalah yang menggunakan plastik PP seperti Tupperware dan Dopper (sebuah merek botol air minum berkualitas tinggi).

Berapa lama ember plastik dapat bertahan? Jika filter dapat diganti setiap 7.000 L, kapan waktu yang tepat untuk mendapatkan ember yang baru?2021-01-19T20:37:58+07:00

Berapa lama ember plastik dapat bertahan? Jika filter dapat diganti setiap 7.000 L, kapan waktu yang tepat untuk mendapatkan ember yang baru?PP hanya mengurangi pengaruh sinar UV dan radiasi lainnya. Di dalam ruangan, yang tidak terkena sinar matahari, ember akan bertahan untuk jangka waktu lama (10 tahun). Sama halnya dengan Tupperware, plastik ini terbuat dari jenis plastik yang sama.

Ember plastik terbuat dari bahan apa? (Harap jelaskan lebih lanjut)2021-01-19T20:40:07+07:00

Ember plastik terbuat dari bahan apa? (Harap jelaskan lebih lanjut)Plastik bebas BPA. Plastik ini terbuat dari plastik PP (polipropilena) yang 100% berupa butiran plastik dan dibuat di Indonesia, sebagian berasal dari minyak lokal dan sebagian lagi dari minyak impor.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyaring air?2021-01-19T20:42:09+07:00

Apakah aman menggunakan air sumur atau air PAM untuk Nazava?

Satu filter mampu menyaring antara satu sampai enam liter air per menit dalam sistem gerakan gravitasi. Filter air minum eksklusif adalah yang paling lambat karena wadah yang paling atasnya sangat kecil. CepatBening XL menghasilkan aliran tercepat per penyaring karena kolom air yang terletak di bagian penyaring paling atas berada pada posisi yang tinggi dan ada hisapan dari selang yang panjangnya 1 meter.

Apa yang sebenarnya dilakukan oleh karbon aktif, khususnya dalam sistem filtrasi secara ilmiah?2021-01-19T20:43:59+07:00

Apa yang sebenarnya dilakukan oleh karbon aktif, khususnya dalam sistem filtrasi secara ilmiah?Karbon aktif hanya menghilangkan citarasa dan bau dari air yang disebabkan oleh beberapa bahan kimia yang diserap oleh karbon aktif. Karbon aktif sangat tepat untuk menghilangkan zat-zat organik dari air termasuk unsur-unsur jejak pestisida. Karbon aktif juga mampu menghilangkan klorin. Karbon aktif bekerja sangat baik karena partikel-partikel aktifnya memiliki permukaan yang sangat besar. Satu butir karbon aktif yang kecil memiliki permukaan lebih dari 20 lapangan sepakbola!

Apa fungsi dari bahan-bahan yang berbeda di dalam penyaring?2021-01-19T20:46:40+07:00

Apa fungsi dari bahan-bahan yang berbeda di dalam penyaring?Keramik memiliki pori-pori yang kecil tidak lebih dari 0,4 mikron (0.0004 mm) yang berfungsi membantu menyaring partikel-partikel seperti kista, parasit, jamur dan mikroorganisme lain.

Perak dilapisi dengan partikel nano-perak yang menonaktifkan bakteri dan mikroorganisme lain. Ini semacam pembunuh bakteri.

Karbon aktif mengurangi kadar bahan kimia (organik) di dalam air seperti pestisida dan klorin. Dengan cara ini akan meningkatkan citarasa air.

Karbon aktif jenis apa yang digunakan di Nazava? ok2021-01-19T21:01:48+07:00

Karbon aktif berbahan dasar kelapa dari Indonesia. Karbon aktif dibuat di Indonesia dengan teknologi Jepang. Karbon aktif batok kelapa ini juga banyak diekspor utamanya ke Jepang.

Penyaring terbuat dari bahan apa? ok2021-01-19T21:00:28+07:00

Filter terbuat dari keramik yang dilapisi dengan perak dan karbon aktif.

Berapa lama filter air minum ini dapat bertahan?2021-01-19T20:58:45+07:00

Filter air minum (filter) mampu bertahan hingga 7.000 L atau kira-kira setelah penggunaan selama 1-2 tahun. Air yang kotor akan mengurangi masa pakai filter penyaring. Setelah penyaring dibersihkan, penyaring akan menjadi lebih tipis. Penyaring dilengkapi dengan alat pengukur untuk mengecek apakah penyaring tersebut sudah terlalu tipis untuk digunakan jika diameternya kurang dari 5 cm.

Apakah air hasil penyaringan Nazava aman walaupun tanpa melalui proses memasak air?2021-01-19T20:57:02+07:00

Air hasil penyaringan filter air minum Nazava hampir sama dengan air dalam kemasan botol plastik yang biasa kita beli di pasaran. Air tersebut juga tanpa proses merebus air atau dimasak terlebih dahulu melainkan proses filtrasi beberapa tahap. Air dari filter air Nazava sudah terbukti dan melalui pengujian yang ketat di lebih dari 30 Lab baik didalam maupun di luar negeri.  Memasak air memang merupakan salah satu cara yang direkomendasikan kementrian kesehatan untuk mendapatkan air minum yang layak. Namun filter keramik juga termasuk salah satu cara yang direkomendasikan Kemenkes RI untuk bisa mendapatkan air minum yang layak di dalam STBM. Baca lebih mengenai rebus air dan beli air disini.

Apa yang sebenarnya dilakukan oleh karbon aktif, khususnya dalam sistem filtrasi secara ilmiah?2021-01-19T20:55:36+07:00

Karbon aktif dapat menghilangkan citarasa dan bau dari air yang disebabkan oleh beberapa bahan kimia, dimana bahan tersebut diserap oleh karbon aktif. Karbon aktif sangat tepat untuk menghilangkan zat-zat organik dari air termasuk unsur-unsur pestisida. Karbon aktif juga mampu menghilangkan klorin dan kaporit. Karbon aktif bekerja sangat baik karena partikel-partikel aktifnya memiliki permukaan yang sangat besar. Satu butir karbon aktif yang kecil memiliki permukaan lebih dari 20 lapangan sepakbola. Karbon aktif ada bagian penting dari filter air keramik Nazava dan karbon aktif juga dijual untuk filter air bersih

Apa yang sebenarnya dilakukan oleh karbon aktif, khususnya dalam sistem filtrasi secara ilmiah?

Filter air keramik Nazava terbuat dari bahan apa?2021-01-19T20:51:50+07:00

Filter air Keramik Nazava terbuat dari bahan keramik khusus yang dicampur dengan perak- nano dan terdapat karbon aktif didalamnya. 

Jenis karbon aktif apa yang terdapat di dalam filter Nazava?2021-01-19T20:50:05+07:00

Karbon aktif berbahan dasar tempurung kelapa yang diaktifkan asal dari Indonesia dibuat pakai teknologi Jepang. Tahukah anda karbon aktif yang terbaik datang dari Indonesia?

Berapa lama filter air keramik ini dapat digunakan?2021-01-20T08:25:44+07:00

Filter air keramik Nazava mampu bertahan hingga 7.000 Liter atau kira-kira setelah penggunaan selama 2-3 tahun tergantung kondisi air. Bila air yang digunakan lebih kotor, akan berpengaruh terhadap masa pakai karena semakin kotor air yang digunakan berarti akan semakin sering filter dibersihkan yang berakibat filter akan semakin cepat menipis.

Jika diameter filter air masih lebih dari 5 cm filter layak untuk dipakai Jika diameter filter air sudah kurang dari 5 cm filter keramik harus diganti

Apa fungsi dari bahan-bahan yang berbeda yang terdapat pada filter air keramik?2021-01-20T08:27:09+07:00

Keramik memiliki pori-pori yang kecil sebesar 0,4 mikron (0.0004 mm) yang berfungsi membantu menyaring partikel-partikel seperti kista, parasit, jamur dan mikro-organisme lain. Perak dilapisi dengan partikel nano-perak yang menonaktifkan bakteri dan mikroorganisme lain. Ini semacam pembunuh bakteri. Karbon aktif dapat mengurangi kadar bahan kimia (organik) di dalam air seperti pestisida dan klorin. Dengan cara ini akan meningkatkan citarasa air.

Apa yang sebenarnya dilakukan oleh karbon aktif, khususnya dalam sistem filtrasi secara ilmiah?2021-01-20T08:29:01+07:00

Karbon aktif dapat menghilangkan citarasa dan bau dari air yang disebabkan oleh beberapa bahan kimia, dimana bahan tersebut diserap oleh karbon aktif. Karbon aktif sangat tepat untuk menghilangkan zat-zat organik dari air termasuk unsur-unsur pestisida. Karbon aktif juga mampu menghilangkan klorin dan kaporit. Karbon aktif bekerja sangat baik karena partikel-partikel aktifnya memiliki permukaan yang sangat besar. Satu butir karbon aktif yang kecil memiliki permukaan lebih dari 20 lapangan sepakbola. Karbon aktif ada bagian penting dari filter air keramik Nazava dan karbon aktif juga dijual untuk filter air bersih

Apa yang sebenarnya dilakukan oleh karbon aktif, khususnya dalam sistem filtrasi secara ilmiah?